Saturday, October 26, 2019

Cushion Lokal Terbaru : Fanbo BB Aqua Foundation


Hello everyone…

Sudah lama nggak review cushion nihh, kali ini aku mau mereview cushion dari brand lokal legendaris yaitu Fanbo. Siapa sih yang nggak kenal sama Fanbo? Coba tanya mama mu pasti mereka juga tahu hehe. Buat kalian yang udah lama follow Instagram ku pasti tau kalo aku ini bucin banget sama yang namanya cushion, aku punya koleksi lebih dari 10 cushion hingga saat ini, jadi ketika tahu Fanbo mengeluarkan cushion dengan case warna-warni super imut dan harga terjangkau tentu saja aku sangat excited.

Sebenarnya apa sih cushion itu? Kalo dalam bahasa Inggris nih cushion artinya bantal, jadi kayaknya disebut cushion karena sponge yang ada di dalam case nya yang berfungsi menampung cairan itu bentuknya kayak bantal hahaha. Sementara isi cairannya bisa foundation, bb cream, cc cream, bahkan blush on, ada juga yang all in one gitu isinya udah mencakup moisturizer, primer, foundation dan concealer, keren nggak tuh? Tren cushion ini datang dari Kore Selatan, aku sendiri pertama kali memiliki cushion sekitar tahun 2014 dan sejak saat itu aku benar-benar jatuh cinta, meskipun banyak yang bilang kalau isi cushion itu jauh lebih sedikit dibandingkan foundation biasa, itu memang benar, tapi yang namanya udah suka ya mau gimana lagi, tidak ada yang bisa menghentikan kecintaanku terhadap cushion, hahahaha.

FANBO BB AQUA FOUNDATION

Oke, daripada aku bahas kesana kemari makin nggak jelas sekarang langsung aja kita bahas cushion Fanbo ini. Dari namanya aku agak bingung BB Aqua Foundation, jadi cushion ini isinya berupa BB cream atau Foundation? Atau keduanya? Kalau dilihat dari kata Aqua tentu karena produk ini water base jadi akan terasa ringan. Tersedia dalam 3 pilihan warna yaitu 01. lIght, 02. Natural dan 03. Beige.


CLAIMS

Double Brightening Effect, Vitamin C & Sakura Extract, mempunyai manfaat sebagai anti oxidant, meningkatkan produksi kolagen, mengatasi peradangan kulit, mengatasi sun-burn dan menjaga kelembapan kulit.
High Moisturizer, Aloe Vera berfungsi untuk melembabkan kulit. Kemudian lidah buaya dapat berfungsi sebagai anti inflamasi dan dapat juga menenangkan kulit.
Non Comedogenic, Pemilihan bahan yang tidak bersifat comedogenic dengan level rendah membuat formula ringan dan tidak menyumbat pori-pori dan kulit.
Pore Minimizer, Memberikan flawless natural coverage yang mampu menyamarkan pori-pori dan warna kulit yang tidak merata serta garis halus akibat penuaan dini.
SPF 30 PA++, Memberikan perlindungan kulit dari pengaruh buruk matahari hingga 5 jam. Adanya PA menunjukkan bahwa kulit terhindar dari pengaruh buruk UV A.
Long Lasting Formula Up to 8 Hours, kulit tampak tidak kusam setelah pemakaian yang lama, atau tidak terjadi oksidasi.
Matte Finish, hasil akhir matte namun tetap menjaga kelembaban kulit / tidak membuat kulit jadi kering.

PACKAGING & MATERIALS


Ketika Fanbo posting cushion ini di instagram mereka tentu yang pertama kali menyita perhatianku adalah kemasannya, it’s so cute!!!!! Kemasannya warna-warni ceria gitu, awalnya aku pikir perbedaan warna kemasan itu beda jenis produk ternyata mereka semua sama, perbedaan warna kemasan untuk membedakan pilihan shade nya saja, jadi kemasan kuning adalah shade light, kemasan pink untuk shade natural dan yang terakhir hijau tosca shade beige.






Kemasan box nya berbahan doff dengan warna dan desain yang sama seperti case nya. Dibagian depan terdapat nama produk, sebelah kanan ingredients list, sebelah kiri cara penggunaan produk dan bagian belakang terdapat deskripsi produk dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Case berbahan plastik doff dan bagian atasnya terasa agak bertekstur. Menurutku bentuknya sangat mirip dengan cushion Missha x Line edition. Dibagian belakang case terdapat keterangan warna produk.




Seperti cushion pada umumnya, bagian tempat puff dan bantalan produknya terpisah. Membuka bagian dalam produk masih bersegel dengan sticker, hal ini menandakan produk masih baru. Bantalannya berpori-pori besar sehingga cukup mudah untuk mengambil cairan produk, tidak perlu menekan terlalu kuat.



Sekarang kita lihat air puff nya, aku agak kaget karena itu mirip sekali dengan air-puff refil yang biasa aku beli dari china, bahkan warnanya juga sama. Bagian pegangannya terbuat dari pita satin warna putih tercetak merk fanbo, bagian belakangnya berwarna cokelat tua, puff tidak terlalu tebal dan bagian permukaannya lumayan halus tapi tidak sehalus air-puff punya peripera. Bekerja cukup baik, tidak banyak cairan cushion yang terserap ke dalam puff, jadi penggunaan puff ini akan lebih menghemat produk.

SWATCHES, COVERAGE, STAYING POWER


Melihat foto swatches ke-tiga warna berjejer itu terlihat warna light dan natural tidak jauh berbeda, tapi ketika mengaplikasikannya ke wajah  warna light memiliki yellow undertone, dan natural memiliki pink undertone. Sementara warna beige lebih seperti medium beige dengan warm undertone, biasanya warna seperti ini paling cocok dikulitku.

Selanjutnya untuk tekstur produk, aroma, coverage dan ketahanan akan kita bahas tiap warna, karena ada beberapa perbedaan antara warna satu dan yang lainnya.

01 LIGHT

Memiliki tekstur yang agak cair, tanpa aroma wangi berlebihan maupun menyengat, itu terasa dingin ketika menyentuh kulit.


Coverage-nya sheer to medium dengan hasil akhir dewy to glossy. Bisa kalian lihat pada foto di atas, ketika aku menggunakan 1 lapis cushion noda masih terlihat dengan jelas hanya sedikit tersamarkan, setelah pemakaian 2 lapis noda lebih tersamarkan namun masih terlihat.


Pada foto di atas terlihat ketika setalah mengaplikasikan produk wajahku nampak lebih cerah , noda bekas jerawat tersamarkan dan tekstur kulit terlihat lebih halus dengan dewy finish. Setelah 1 jam warna nampak mulai menyatu dengan warna kulit asliku, namun tidak terlihat kusam, kulit mulai terlihat glossy namun tidak berminyak berlebihan.

Setelah 3 jam di foto nampak kulitku lebih cerah dibandingkan foto 1 jam, hal tersebut karena kulitku mulai mengeluarkan minyak dan memantulkan cahaya di foto jadi nampak glowing, tekstur kulit masih terlihat halus hanya beberapa bagian mulai terlihat tekstur dan noda bekas jerawatnya. Wajah tidak menjadi kusam maupun nampak abu-abu setelah pemakaian 3 jam. Sesuai klaimnya produk terasa sangat ringan dikulit tidak menyumbat pori-pori yang menyebabkan komedo dan tidak menimbulkan dry-patches.

02 NATURAL

Teksturnya sama seperti yang light, terasa agak cair dan tanpa bau wangi menyengat yang terlalu wangi. Terasa dingin ketika pertama kali menyentuh kulit.


Warna natural ini memiliki coverage yang lebih bagus dibandingkan light, bisa kalian lihat difoto penggunaan 1 lapis mampu menyamarkan noda, hanya terlihat sedikit bayang-bayang dan ketika menggunakan 2 lapis noda nyaris tertutup dengan sempurna.


Lihatlah difoto ketika aku baru mengaplikasikan produk, itu terlihat sangat putih dan wajahku seperti pucat. Warna natural ini membuat warna kulitku seperti bertambah 2 tingkat. Setelah 1 jam warna mulai menyatu dan tidak terlihat pucat lagi, tekstur juga terlihat lebih halus dibandingkan setelah pakai. 3 jam kemudian warna benar-benar sudah menyatu seperti warna kulit asliku, tekstur menjadi semakin halus.

Oh iya warna natural ini memiliki hasil akhir matte dan menyebabkan bebrapa dry patches di hidungku, kalian bisa lihat foto dibawah, kondisi kulitku setelah mengaplikasikan warna natural, itu juga terlihat menyumbat pori-pori. Baru setelah 1 jam finish matte nya berubah jadi dewy dan membuat kulit nampak halus.



03 BEIGE

Dibandingkan 2 warna sebelumnya, beige memiliki tekstur yang lebih kental dan terasa creamy namun terasa lebih mudah di aplikasikan. Meiliki aroma dan rasa dingin yang sama seperti warna sebelumnya.


Aku bisa bilang warna beige ini coverage nya paling juara, bisa kalian lihat difoto, hanya dengan 1 lapis mampu menutup noda nyaris sempurna, dan denga 2 lapis bisa membuat noda benar-benar tetutup.


Memiliki hasil akhir dewy to glossy, sejak awal mengaplikasikannya itu terlihat glowing bagus banget dan wrnanya sangat pas dengan kulitku, tidak menambah tingkat kecerahan kulitku namun membuatnya menyamarkan noda bekas jerawatku, benar-benar terlihat natural. Setelah 1 jam tidak banyak perubahan, kulit tidak menjadi kusam tapi tekstur terlihat semakin halus. 3 jam kemudian kulit sedikit nampak cerah akibat pantulan kulitku yang mulai berminyak.

Warna beige ini terasa ringan dan nyaman dikulit, tidak membuat kering dan menyumbat pori-pori.

CONCLUSIONS

Menurutku ke 3 shade memiliki formula yang berbeda, ini berdasarkan pengalamanku menggunakannya dengan kondisi wajah yang sama ( pakai skincare yang sama) kondisi kulit lembab dan cukup terhidrasi, tapi ternyata ke tiganya memiliki finish, coverage dan staying power yang berbeda. Jadi sebenarnya perbedaan warna case ini seharusnya tidak hanya jadi pembeda shade karena mereka benar-benar berbeda bukan hanya dari segi warna. Misal nih, yang kuning itu bisa jadi variant sheer to medium coverage dengan finish dewy kemudian warna pink variant medium to high coverage dengan matte finish dan yang tosca
variant high coverage with glossy atau glowing finish.


Dari ke 3 nya aku paling suka yang Tosca, bukan hanya karena shade nya paling cocok dikulitku, tapi dari segi formula dan finish nya aku suka banget. Meskipun aku memiliki kulit kombinasi dan cenderung berminyak tapi aku suka glowing finish.


Aku berharap Fanbo akan menambah lagi pilihan warnanya yang lebih sesuai dengan warna kulit orang Indonesia, karena menurutku shade light dan natural masih agak terang untuk kulitku yang medium.

Menurutku cushion ini worth to try, harganya juga cukup terjangkau yaitu Rp. 105.000 harga official di shopee, kadang di counter mereka sering ada diskon jadi bisa dapat lebih murah. Untuk ukurannya sendiri 13 gr standard seperti Cushion pada umumnya.

Bagaimana? Apakah kalian tertarik untuk mencobanya?

Kalian bisa beli Cushion Fanbo ini di counter Fanbo secara offline, untuk pembelian online bisa ke official shop mereka di Shopee

*this products was provided by Fanbo Cosmetic in collaboration with Bloggirls.id


Saturday, September 28, 2019

Battle Aloe Vera Gel Indonesia Harga dibawah 20ribu : PURBASARI ALOE VERA SOOTHING GEL VS VIVA SOOTHING ALOE GEL


Hello everyone...

Fans Aloe Vera Gel angkat tangan...!!
Soothing Gel sih sebenere namanya, tapi karena kebanyakan yang dipakai adalah aloe vera jadi orang-orang lebih sering menyebutnya aloe gel, kadang cuma aloe gitu aja, padahal ada banyak variantnya, aku sendiri punya semangka, lemon, bamboo, lotus, dll. Entah itu variant aloe vera atau bukan orang tetap menyebutnya aloe, hahahaha ahh sudahlah.

Koleksi soothing gel ku yang kebanyakan brand Korea.

Trend soothing gel ini..ehh aku sebutnya aloe vera gel aja yaa biar kalian lebih paham, mulai rame di Indonesia sekitar tahun 2017, sementara aku sudah pakai sejak 2013, aloe vera gel pertamaku adalah Nature Republic, ini sampe sekarang masih hype banget kayaknya, waktu itu model mereka Jang Geun Suk, karena aku ngefans banget sama doi tentu saja aku beli, ehhh tapi selain itu aku beli bukan semata-mata karena JGS, kala itu aku sedang PPL, yaa semacam praktek mengajar gitu, kebetulan aku ditempatkan di SMA yang letaknya dipegunungan, setiap hari pulang pukul 13.00 wib dan itu panasnya minta ampun, jadi aku butuh produk yang mampu mendinginkan kulitku yang habis tersengat matahari, akhirnya beli deh Nature Republic Aloe Vera Soothing Gel.

Dulu iklannya kayak gini, ada Jang Geun Suk yang bikin aku auto beli.

Jadi sejak awal aku beli aloe vera gel hanya buat mendinginkan/ menyejukkan kulit, sesuai namanya kan soothing gel. Memang sih aloe vera gel ini memiliki banyak manfaat lain, kalo di lihat ada listnya tuh bisa dipakai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Bisa buat wajah? bisa, tapi karena kulit wajahku sensitive aku ga bisa menggunakannya untuk wajah, punya Nature Republic ini kerasa banget alkoholnya. Satu-satunya aloe vera gel yang aku berani pakai untuk wajah adalah punya Benton, karena tidak mengandung alkohol dan pewangi.

Trend aloe vera gel ini ternyata makin berkembang hingga banyak brand lokal berlomba-lomba membuat aloe vera gel versi mereka, sayangnya beberapa diantara mereka over claim, ada yang menyatakan bahwa aloe gel bisa mencerahkan, bahkan katanya bisa mengatasi mata panda, wkkwkwk konyol banget ini. Aku telah menemukan setidaknya 10 brand lokal yang mengeluarkan aloe gel.

Kali ini aku akan membuat perbandingan antara Purbasari Aloe Vera Soothing Gel dengan Viva Soothing Aloe Gel. Kenapa kedua produk tersebut? karena perbandingan harganya yang tidak berbeda jauh, purbasari ukuran 100ml Rp. 18.500 sementara Viva 80ml Rp. 15.500 jadi ini cukup adil bukan? masa aku bandingin harga 20ribu vs 70rb? kan ga adil hehe, okelah mari kita bahas satu persatu.

NAMA PRODUK & KLAIM

Purbasari menggunakan nama Aloe Vera Soothing Gel, sementara Viva Soothing Aloe Gel, hampir sama sih cuma di bolak balik aja, Purbasari lebih menekankan pada Aloe Vera, Viva lebih ke Soothing-nya.



Jelas terlihat dikemasan bagian depan Purbasari tertulis 99% pure aloe vera, dengan klaim sebagai soothing dan hydrating. Viva tidak menyebutkan kandungan aloe vera dalam bentuk persen tapi dibagian belakang kemasan tertulis *Aloe Vera Concentrate dengan kekuatan 200x agak membingungkan ini, 200x itu takarannya berapa? klaimnya mampu melembapkan, menenangkan , menyejukkan kulit serta mengatasi kemerahan.




KEMASAN

Kedua produk memiliki kemasan hijau, Purbasari kemasannya berwarna kombinasi hijau tua dan hijau muda transparan. Dengan tube bulat agak ramping dan memanjang. Tutupnya berwarna hijau tua model flip-top, model tutup seperti ini lebih praktis / mudah membukanya tapi beresiko ketika dibawa perjalanan bergesek-gesekan dengan barang lain didalam tas bisa terbukan dan produk akan tumpah.


Viva memiliki tube lebih lebar dan pendek, dengan warna body tube hijau muda transparan dan tutup hijau tua, tutupnya model flip-top.

INGREDIENTS

Kandungan Aloe Vera pada Purbasari berada pada urutan kedua, sementara Viva ada di urutan ke 5. Aku menemukan kandungan alcohol di urutan ke 3 dan parfum pada urutan ke 7 di Purbasari. Viva juga mengandung parfum, bisa di lihat di urutan 4 dari bawah, tapi aku tidak menemukan alcohol di list ingredients nya.

Ingredients list Purbasari

Ingredients list Viva


Ini hasil analisis ingredient produknya yang aku cek melalui skinCharisma.

Purbasari

Viva

Dari hasil diatas bisa kita lihat bahwa Purbasari tidak free-alcohol dan tidak safe bagi yang memiliki fungal acne.

TEKSTUR & AROMA

Kedua produk memiliki tekstur yang hampir sama, berbentuk gel bening, bedanya Viva sedikit lebih cair, ketika aku menuangkan keduanya ditangan kemudian membalik tanganku, Viva dengan mudah meluncur jatuh sementara Purbasari masih diam ditempat.


Purbasari memiliki aroma aloe vera soft yang menurutku sangat mirip dengan Nature Republic, sementara Viva baunya sangat menyengat dan menusuk hidung, menurutku lebih mirip greentea dibandingkan aroma aloe vera, aku kurang suka dengan baunya.

MY EXPERIENCE

Aku menguji kedua produk ini di tangan dan punggung kakiku, karena bagian tersebut yang paling mudah kering. Aku mengoleskan Purbasari disebelah kanan dan Viva disebelah kiri. Kedua produk terasa dingin ketika menyentuh kulit dan diratan, tapi sensasi dingin tersebut langsung hilang ketika gel terserap. Bau Viva benar-benar mengganggu, ketika dikeluarkan itu langsung menusuk hidung, sementara Purbasari baunya lembut dan cukup menenangkan.

Kedua produk cukup cepat untuk terserap, tapi keduanya meninggalkan sedikit rasa lengket dipermukaan kulit, jadi ketika aku gesekkan tanganku terasa kurang nyaman. Setelah benar-benar terserap, aku bisa merasakan ditanganku bagian Viva terasa halus, sementara bagian Purbasari terasa agak kesat.

1 jam kemudian, ditanganku sebelah kiri, bagian Viva aku masih bisa merasakan kelembapannya, permukaan kulit juga masih terasa halus dan ketika aku coba menciumnya ternyata bau menyengatnya sudah hilang, tidak berbekas sama sekali. Dibagian Purbasari kulitku terasa semakin kesat, ketika aku coba menggosok-gosoknya itu terasa seperti ketarik dan tidak nyaman, aroma wanginya juga tidak hilang.

KESIMPULAN

Kedua produk memiliki kekurangan dan kelebihan, untuk hasilnya aku lebih suka Viva meskipun baunya sangat menyengat, aku ga bisa bayangin kalo harus pakai ini diwajahku hahahaha. Purbasari sensasinya seperti Nature Republic, tapi hasilnya benar-benar parah, itu membuat kulit kesat tidak nyaman.

Untuk kalian yang tahan bau menyengat aku lebih merekomendasikan Viva karena hasilnya cukup bagus melembapkan dan membuat kulit terasa halus.

Aku sendiri tidak akan menggunakan kedua produk ini untuk wajah, apalagi menjadikannya sebagai pelembap utama, aku hanya akan menggunakannya sebagai penyejuk setelah panas-panasan. Tapi aku juga tidak akan melarang kalian yang mempunyai keyakinan bahwa soothing gel seperti dewa all in one produk untuk segala masalah kulit, semua kembali ke jenis dan ketahanan kulit masing-masing.

Oke, sekian review kali ini... next aku akan membuat perbandingan produk lain, see ya!


Where to buy ? Shopee, masukin aja keyword nama produknya trus cari yang termurah!

Monday, September 23, 2019

MY BAD SKIN DAY SURVIVAL KIT


Breakout sucks!
And I got some dry patches on my nose and chin area.
What should I do?

First as much as possible don't stress! because it will worsen my skin condition. Focus on hydrating the skin! Soothe the redness and swollen pimples, it's very painful! Drink lots of water, get enough sleep, reduce junk food and sugar, exercise!

Here are some skincare that works quite well against bad skin day.


For hydrating I use badskin collagen bomb ampoule, it comes in a huge bottle, works very well to hydrate the skin, I can use it 3-7 layers, sometimes I also use it as a compress or mask.

To calming down the redness I'm using the 24h secret mist plus by groundplan, this is my holy grail! I have used of the 60ml, luckily I got the tiny size of 24ml in their travel kit.

As a spot treatment I use cos de baha salicylic acid serum, because for now I don't have any spot cream. it works as an anti-bacterial, so it's able to fight acne.

Lastly, one of my favorite moisturizers T-Care Calming Cream from sferangs, it gives a cool sensation to the skin and instantly soothes problematic skin.

how about you guys? what do you do when facing bad skin day?

Saturday, September 21, 2019

AHC NATURAL ESSENTIAL MASK AQUA CALMING

Pada bulan Agustus 2019 aku memenangkan Giveaway yang diadakan oleh AHC Global, dan aku baru menerima hadiahnya beberapa hari yang lalu, butuh waktu sekitar 1 bulan karena hadiah dikirim dari London, selain itu paket sempat tertahan di Bea Cukai Indonesia dan aku butuh menyerahkan beberapa dokumen untuk di konfirmasi, seperti invoice, bukti harga, dll. Karena itu adalah hadiah jadi aku tidak punya semua dokumen yang diperlukan, akhirnya aku mengirimkan bukti percakapanku dengan AHC Global yang menyatakan bahwa aku pemenang giveaway, dan akhirnya paketku di lepaskan tanpa membayar pajak, yeayyyy....!!

Aku sangat terkejut ketika membuka paketku, aku mendapatkan cukup banyak hadiah, total ada 10 produk yaitu Peony Bright Skincare Line mereka yang jumlahnya ada 5 produk, kemudian eye cream dan 4 buah sheet mask. Sayang sekali salah satu sheet masknya bocor, terdapat lubang bekas staples, jadi mau ga mau aku harus segera menggunakannya, dan yang bocor itu variant untuk calming, sesuai yang aku butuhkan.

AHC NATURAL ESSENTIAL MASK AQUA CALMING


Masker ini bekerja sebagai dual function calming & hydrating, that sounds good, kedua hal tersebuat adalah 2 faktor penting kebutuhan kulitku.


Mengandung 93% bahan alami, seperti Centella Asiatica dan Mistletoe Fruit extract yang bekerja menenangkan kulit kemerahan dan stress. Selain itu juga mengandung Aqua Ceramide yang bekerja menghidrasi kulit.


Kemasannya sangat unik, berbentuk seperti botol serum/ampoule. Dinagian belakang kemasan terdapat sticker dengan gambar termometer berwarna biru yang berfungsi sebagai indikator, untuk hasil maksimal disarankan menyimpan masker ini dalam kulkas hingga sticker termometernya berubah jadi hijau.


Bahan lembarannya terbuat dari 100% cotton, tidak terlalu tipis tapi sangat halus dan ringan menyentuh kulit. Bentuknya juga sangat pas di wajahku.


Essencenya berwarna bening seperti air dan sedikit agak kental. Baunya sangat enak, perpaduan manis dan segar, seperti kombinasi beberapa essential oil seperti bergamot dan lavender oil, aku bisa menemukan 2 extract tersebut di ingredients list, jadi sepertinya memenag bau yang dihasilkan berasal dari kedua extract tersebut.


Disarankan untuk menggunakan masker ini selama 10-20menit, tapi seperti biasa aku selalu menggunakan sheet mask lebih lama dari yang disarankan, tapi tidak lewat dari 30menit.

Masker terasa sangat nyaman digunakan, mungkin karena bahannya yang bagus dan essencenya yang tidak lengket serta tidak menetes kemana-mana. Selama memakai aku tidak merasakan adanya sensasi dingin.


Setelah 30 menit aku melepasnya, masker masih sangat basah dengan essence, begitu pula dengan wajahku. Aku pijathpijat essence yang tersisa diwajahku hingga terserap seluruhnya. Ketika essence sudah terserap aku bisa merasakan wajahku sangat halus, terhidrasi dan kenyal. Selain itu kemerahan diwajahku berkurang, bahkan hilang, wajahku juga jadi glowing, bagus banget pokoknya, bukan glowing yang berminyak gitu, tapi benar-benar kulit terlihat glowing sehat. Masker ini otomatis masuk jajaran sheet mask favorit!!

Aku sangat merekomendasikan masker ini buat kalian yang punya kulit sensitive, kemerahan dan butuh hidrasi, masker ini bekerja sangat baik sesuai klaimnya.
Sayangnya masih belum banyak yang jual masker ini di Indonesia, dan harganya masih cukup mahal, sekitar Rp.50.000/pcs, tapi aku lihat di shopee banyak yang jual dengan harga di bawah itu.

Ok, sekian review sheet mask kali ini...see ya!

Tuesday, September 17, 2019

CENTELLA GLOW CLAY MASK BY 27 DEGREES : MASKER LOKAL UNTUK KULIT BERJERAWAT

Hello everyone, how's life....

Sekitar 1 tahun belakangan ini Centella Asiatica menjadi primadona dalam skincare. Kalian pasti sering banget baca kandungan ini dalam ingredients list skincare, seperti dalam rangkaian perawatan wajah dan masker, tak jarang juga kita temui Centella Asiatica menjadi Key Ingredient suatu produk.

Sebenarnya apa sih Centella Asiatica itu? Dan apa manfaatnya buat kulit? Di Indonesia sendiri lebih dikenal dengan pegagan, lahh..itu kan memang sudah lama di pakai dalam skincare produk lokal? Yups, beberapa skincare lokal memang telah lama menggunakan pegagan sebagai kandungan produknya, terutama produk-produk yang ditargetkan untuk jerawat, tapi baru hype 1 tahun belakangan ini setelah banyak Korean beauty brand meluncurkan produk dengan Centella Asiatica, kalian tau kan betapa pesatnya perkembangan skincare di Korea dan telah mendunia.

Centella Asiatica memiliki berbagai manfaat untuk kulit yaitu, meningkatkan antioksidan, mempercepat penyembuhan luka, mengencangkan kulit, mengatasi jerawat dan mencegah bekasnya.
Demam Centella Asiatica telah merambah kembali ke Indonesia, dimana akhirnya banyak brand meluncurkan produk unggulan mereka dengan kandungan Centella Asiatica, salah satunya adalah bran lokal 27 Degrees, mereka baru-baru ini mengeluarkan Clay Mask dengan star ingredient Centella Asiatica dengan nama Centella Glow Clay Mask.

CENTELLA GLOW CLAY MASK


What is it?

Adalah masker clay berbentuk pasta, jadi tidak perlu menambahkan cairan lagi tinggal oles ke wajah, yang diformulasikan dengan berbagai ingredients yang bagus untuk kulit berjerawat seperti, Centella Asiatica Leaf Extract, Lemon Fruit Extract, Tea Tree Oil, dll.


Key Ingredients

Centella Leaf Extract : Bekerja sebagai anti acne, anti aging, antioksidan & blemish control.

Lemon Fruit Extract : Kaya akan vitamin C, membantu mencerahkan kulit.

kaolin Clay & Rice Powder : Membantu membersihkan pori-pori.

Tea Tree Essential Oil : Bekerka sebagai anti bakteri.


Packaging

Dikemas dalam jar plastik putih ukuran 75gr, dengan sticker perpaduan warna hijau muda dan hijau kekuningan yang cukup cantik, dilengkapi dengan box kertas dengan warna yang sama dan bagian nama produknya dicetek dengan warna hologram yang lumayan menarik. 


Didalam kemasan terdapat lid berwarna transparan dan tipis seperti mika. Sebenarnya aku kurang suka masker dengan kemasan jar seperti ini, soalnya jadi cepat kotor masker kadang beleber kemana-mana, apalagi aku orangnya agak clumsy, jadi bisa dipastikan tidak butuh waktu lama kemasannya bakal cepat kotor kena tumpahan masker.


Texture & Scent

Teksturnya sedikit agak cair, dengan warna hijau kebiruan, coverage nya oke, halus dan bisa menutup kulit dengan bagus. Oh iya masker ini ada sedikit butiran scrubnya, menurutku butirannya cukup besar dan kasar.



Baunya mengingatkanku dengan Freeman Mint Lemon, bedanya ini bau lemonnya sedikit agak soft, lumayan enak baunya ga terlalu pasaran.

How to use

Gunakan setelah wajah dibersihkan, oleskan secara merata ke seluruh wajah, tunggu 5-10menit kemudian bilas dengan air hangat. Disarankan untuk menggunakan masker ini maksimal 2 hari sekali.


My Experience

Aku telah menggunakan masker ini selama 4x, dan aku cukup terkejut dengan hasilnya, dimana kulitku jadi terasa halus, segar dan jerawat diwajahku kadi lebih tenang. Aku menggunakan masker ini seperti yang tertera dikemasan yaitu maksimal 10 menit, kemudian aku bilas dengan air biasa/air dingin, soalnya mager banget kalau harus manasin air dulu hahhaha, selama memakai aku tidak merasakan adanya sensasi dingin, ketika mengering masker juga tidak membuat wajah terasa sangat ketat dan ketarik. Masker cukup mudah dibilas, cepat bersihnya dan tidak meninggalkan residu. Tapi....ada 1 hal yang aku kurang suka, apakah itu? Aku kurang suka dengan scrubnya, menurutku sangat kasar dan cukup sakit ketika dibilas, meskipun sangat sedikit scrubnya tapi itu benar-benar kurang nyaman apalagi ketika kulit berjerawat bakal sakit banget. Pertama kali menggunakannya aku bareng adekku, dan saat itu bia lagi ada jerawat yang cukup meradang, dia bilang perih terkena scrubnya ketika dibilas.


Untuk lokal brand menurutku masker ini cukup bagus, dan bekerja sangat baik sesuai klaimnya untuk kulit berjerawat, masker juga tidak membuat wajah terasa kering setelahnya. Bagi kalian yang jerawatnya lagi meradang aku sarankan untuk sangat hati-hati ketika membilasnya. Seandainya masker ini tanpa scrub aku akan memberinya nilai 9, tapi karena scrubnya cukup menyakitkan jadi aku beri nilai 7,5 !!

Where to buy : 27Degrees Shop di Shopee
Price : Rp. 124.900