Sunday, May 28, 2023
Review Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk
| Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk |
Salah satu sunscreen yang sudah lama ada dalam wishlist ku, Anessa! Yups, akhirnya aku bisa cobain dan secara otomatis dia masuk dalam kasta tertinggi sunscreen yang aku miliki, hehe. Anessa adalah brand sunscreen No. 1 di Jepang yang berdiri pada 1992 di bawah naungan Shiseido Company. Anessa ini memang spesialis di sunscreen yaa, mereka punya berbagai bentuk mulai dari yang milk, gel, spray, compact, dll.
Baru-baru ini Anessa meluncurkan line up limited edition mereka yang pasti kalian semua kenal! Doraemon! Siapa yang nggak kenal kucing robot warna biru ini? Menariknya lagi di line up ini ada adiknya, si kuning Dorami. Trus, apakah ini adalah produk baru? Nggak, cuma beda kemasan aja kok sementara isinya si Doraemon adalah Anessa Perfect UV Sunscreen Skincare Milk dan Dorami berisi Anessa Perfect UV Sunscreen Mild Milk.
Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk
| Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk |
Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk adalah Sunscreen dengan formulasi yang super nyaman dan gentle yang didesain untuk mereka yang memiliki kulit sensitif, bahkan produk ini bisa dipakai oleh anak-anak di atas 6 bulan. Ini merupakan hybrid sunscreen, dengan kandungan physical & chemical sunscreen di dalamnya.
Diformulasikan dengan Smooth Protect Technology yaitu perlindungan yang kuat tapi gentle dan sangat nyaman. Dengan Aqua EX Booster Technology, memberikan perlindungan yang semakin kuat dan merata ketika terpapar air atau keringat. Trus produk ini juga Super Waterproof, tidak luntur ketika terkena air maupun keringat. Apakah hanya itu saja kelebihannya? Nggak dong! Masih ada lagi, yaitu:
Hypoallergenic formula yang membuatnya aman untuk bayi di atas 6 bulan dan anak-anak.
Additive-free (Ethanol, Paraben, Mineral Oil, Colorant-free).
Tidak hanya melindungi kulit dari sinar UV tapi juga partikel mikro di udara.
Dilengkapi dengan 50% kandungan skincare.
Tekstur ringan dan mudah meresap.
Menghidrasi & melembapkan kulit.
Anti-inflamasi & non-comedogenic.
Dapat digunakan sebagai base makeup.
Bisa dibersihkan hanya dengan sabun.
Lebih ramah lingkungan.
Main Ingredients
Berikut ini adalah beberapa kandungan skincare yang ada di dalamnya beserta dengan manfaatnya.
Super Hyaluronic Acid : menjaga kulit tetap lembut dan terhidrasi.
Tormentilla/ Yellow Flower Extract : Mencegah terjadinya vasodilatasi penyebab penuaan dini.
Kyoto Uji Green Tea : sebagai antioksidan.
Peony Root Extract : natural antioksidan.
Glycyrrhizic Acid : Soothing & anti-inflammatory properties.
Full Ingredients
Methyl Methacrylate Crosspolymer, Diisopropyl Sebacate, Water, Caprylyl Methicone, Zinc Oxide, Cetyl Ethylhexanoate, Titanium Dioxide, Pentaerythrityl Tetraethylhexanoate, Triethylhexanoin, Butylene Glycol, Diethylhexyl Succinate, Polymethylsilsesquioxane, Glycerin, Silica, Bis-Butyldimethicone Polyglyceryl-3, PEG-9 Polydimethylsiloxyethyl Dimethicone, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Trimethylsiloxysilicate, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, PEG/PPG-14/7 Dimethyl Ether, Sodium Chloride, Paeonia Albiflora Root Extract, Dipotassium Glycyrrhizate, Sodium Acetylated Hyaluronate, PEG-10 Dimethicone, Aluminum Hydroxide, Stearic Acid, Dextrin Palmitate, Ethylhexyl Triazone, Disteardimonium Hectorite, Hydrogen Dimethicone, Citric Acid, Sodium Citrate, Talc, Sodium Metabisulfite, Tocopherol, Benzoic Acid.
Packaging
| Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk |
Dikemas dalam botol berbentuk tabung pipih, berwarna kuning dan bergambar Dorami. Tutupnya miring dan bagian atasnya berwarna pink. Botolnya ini berbahan plant-based plastic, sangat environmental friendly. Menurutku bahan botolnya tebal dan kokoh. Pada bagian lubangnya kecil, sangat pas untuk produk dengan tekstur yang cair seperti ini.
| Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk |
Kemasan luarnya pouch berbahan kertas, ini yang membedakan dengan the original version yang bahannya plastik. Jadi selain desainnya yang lucu line up ini juga lebih ramah lingkungan. Semua informasi pada kemasan menggunakan bahasa jepang, tapi jangan khawatir karena ini sudah resmi masuk Indonesia dan telah terdaftar bpom jadi ada informasi berbahasa Indonesia yang ditempel pakai sticker.
Texture & Scent
| Tekstur Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk |
Teksturnya cair, milky kayak emulsion, jadi masih ada viscosity. Berwarna putih, terasa sedikit licin ketika diratain dan finishnya silky ketika sudah terserap. Ada whitecast tipis setelahnya tapi menghilang dalam beberapa menit, trus whitecast nya ini nggak abu-abu sedikit pinkish gitu di kulitku.
Aromanya mild, sekilas aku mencium ada sedikit hints milky tapi kemudian di dominasi powdery khas sunscreen. Aromanya juga tidak lingering, jadi menurutku ini sangat nyaman buat yang kurang suka bau-bauan.
How to Use
Pada step terakhir morning skincare routine gunakan Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk dengan takaran 2 jari atau sesuai kebutuhan. Oleskan secara merata ke seluruh wajah dan leher atau badan. Tepuk-tepuk dengan lembut supaya produk terserap. Selanjutnya tunggu sekitar 10-15 menit sebelum beraktifitas di bawah sinar matahari langsung. Bisa juga setelahnya langsung ditimpa makeup.
Sementara untuk membersihkannya ini cocok banget buat kaum mager (males gerak) karena bisa dibersihkan hanya pakai sabun saat cuci muka.
My Experience
Pertama kali mencoba Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk benar-benar sesuai ekspektasi ku, langsung terbesit "ternyata ini ya yang bikin beda sunscreen mahal?" Gimana ya menjelaskannya? Ada sensasi menyenangkan ketika mengaplikasikannya. Dengan tekstur runny, terasa licin ketika diratain and beautifully absorbed into a smooth and silky finish.
Teksturnya sangat ringan dan nyaman di kulitku yang sensitif dan acne-prone, bahkan kayak nggak terasa lagi pakai apa-apa. Ada whitecast sih tapi dikit banget dan nggak lama menghilang. Trus, ini bikin minyakan atau gosong nggak? Kalian bisa cek foto di bawah ini.
| Pemakaian Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk |
Pada bare face terlihat ada beberapa bagian di kulitku yang berminyak, paling terlihat yang di jidat, trus ada bekas jerawat serta jerawat yang masih aktif, kemudian teksturnya tampak kasar hingga kerutan halus juga terlihat. Pada freshly applied tampak kulitku jadi sedikit cerah, ini efek whitecast, di sini minyak di jidat berkurang & tekstur kulit jadi lebih halus. Setelah 2 jam minyak tidak bertambah banyak, bahkan ini lebih sedikit dibanding sebelum pakai, tekstur kulit juga masih bagus, mengindikasikan well hydrated. Aku juga coba berada di bawah sinar matahari langsung selama 2 jam itu, dan bisa kalian lihat sendiri hasilnya kulit tidak menggelap karena terbakar sinar matahari.
I've been using this product for 5 days, sejauh ini nggak ada reaksi negatif di kulitku. Aku juga coba selama 5 hari itu tidak double cleansing, hanya cuci muka pakai facial foam, hasilnya masih aman, nggak ada jerawat atau bruntusan muncul, padahal biasanya 3 hari nggak double cleansing saja sudah breakout.
Conclusions
So far, ini adalah sunscreen terbaik yang pernah aku coba. Teksturnya paling ringan dan paling nyaman di kulit sensitif dan mudah berjerawat. Selain itu juga tidak pedih di mata, sehingga anakku yang berusia 14 bulan bisa dengan nyaman dan aman memakainya. Ditambah lagi karena ini mudah dibersihkan jadi lebih simple memang buat anak-anak nggak perlu ngajakin mereka double cleansing, hehe. I highly recommend this product buat kalian yang lagi cari sunscreen untuk kulit sensitif atau sunscreen yang aman buat anak-anak.
Where to buy
Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk bisa kalian dapatkan di website mereka maupun e-commerce favorit kalian. Info mengenai produk Anessa lainnya kalian bisa follow Instagram mereka @anessa_official_indonesia.
| Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk |
Wednesday, May 24, 2023
Review BASE Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++, Perlindungan Nyaman untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
Sampai saat ini apakah ada yang masih kesulitan dalam mencari sunscreen yang sesuai dengan jenis kulitnya? Kalau iya, sini toss dulu! Meskipun sudah mencoba belasan atau bahkan puluhan sunscreen jujur aku kadang masih kesulitan buat mencari sunscreen yang pas buat jenis dan masalah kulitku. Kenapa nggak pakai yang sebelumnya sudah cocok saja? Jiwa penasaranku tidak bisa berhenti di situ saja, selalu pengen cobain yang baru karena siapa tahu bakal menemukan yang lebih bagus?
Beberapa waktu belakangan ini aku lagi eyeing sunscreen dari Base karena mereka punya 2 pilihan yang bisa disesuaikan dengan jenis kulit kita, yaitu Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ yang merupakan sunscreen untuk kulit berminyak, kombinasi dan sensitif, trus yang satunya Base Ultra Soothe Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ adalah sunscreen untuk kulit kering, sensitif dan dehidrasi. Kalau punya pilihan gini jadi lumayan memudahkan ya? Tapi aku masih bingung nih pilih yang mana? Karena kulit ku kombinasi, sensitif dan kadang juga dehidrasi. Akhirnya aku cobain SmartSkin Test di website mereka supaya lebih yakin gitu mana yang paling pas buat kulitku.
Sedikit mengenai Base, mereka ini adalah skincare vegan local brand yang didirikan pada 2019. Dengan SmartSkin Test yang mereka sediakan kalian bisa mendapatkan produk perawatan kulit yang tepat. Produk Base 100% Vegan, Cruelty free, telah terdaftar BPOM, aman buat ibu hamil dan menyusui serta aman untuk anak dan remaja. Kebetulan saat ini aku sedang menyusui jadi nggak ragu buat cobain produk Base.
Setelah melakukan SmartSkin Tes ternyata untuk kulitku lebih disarankan pakai Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++. Ngomong-ngomong SmartSkin Test mereka ini keren banget, simple dan gampang pertanyaannya, meliputi persoalan masalah kulit hingga gaya hidup. Nah, setelah isi semua kalian bakal dapet hasil tentang kulit, kandungan apa yang cocok hingga rekomendasi produk.
Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++
Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ adalah sunscreen vegan yang diformulasikan untuk kulit berminyak, kombinasi, acne-prone dan sensitif. Termasuk hybrid sunscreen yaitu memiliki 2 kandungan perlindungan, perpaduan physical dan chemical sunscreen. Memiliki tekstur ringan, tanpa whitecast dan cocok untuk iklim tropis.
Selain melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar matahari UVA dan UVB, produk ini juga punya perlindungan dari Blue Light atau HEV. Blue Light itu apa ya? Blue Light adalah sinar biru yang dipancarkan oleh perangkat digital, contohnya Handphone yang hampir setiap saat menemani kita. Apa sih efek buruk dari Blue Light? Ini berpengaruh banget pada hiperpigmentasi dan penuaan.
Beberapa keunggulan lainnya dari produk ini yaitu memiliki manfaat sebagai Anti-pollution, Anti-photoaging, anti-irritant serta bekerja sebagai skin barrier & sebum regulator sekaligus menenangkan kulit. Komplit banget kan? Sounds great buat yang kulitnya sensitif sepertiku.
Main Ingredients
Carotolino® : Minyak biji wortel dan akar wortel yang efektif melindungi kulit dari Blue Light.
Ectoin® : Asam amino yang efektif mencegah penuaan kulit dan menghentikan kerusakan sel akibat polusi.
Seboxyl® : Kombinasi daun Blackcurrant & Raspberry membantu mengontrol sebum, mencegah pembentukan komedo serta dapat meredakan peradangan akibat jerawat.
Bisabolol : Sebagai anti iritasi & berperan sebagai perlindungan ekstra dari paparan sinar UV.
Full Ingredients
Aqua, Dicaprylyl Carbonate, Nylon 6/12, Octocrylene, Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Zinc Oxide, Cetearyl Alcohol, Glyceryl Monostearate, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Acrylates/C12-22 Alkyl Methacrylate Copolymer, Aminomethyl Propanol, Aluminum Starch Octenylsuccinate, C15-19 Alkane, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Glycerin, Rubus idaeus (raspberry) leaf extract, Ribes nigrum (blackcurrant) leaf extract, Tocopheryl Acetate, Ceteth-10 Phosphate, Dicetyl Phosphate, Hydroxyacetophenone, Canola Oil, Argania Spinosa Kernel Oil, Arginine, Coco-Glucoside, Disodium EDTA, Ectoin, Ethylhexylglycerin, Disodium Lauryl Sulfosuccinate, Sodium Dilauramidoglutamide Lysine, Daucus Carota Sativa Seed Oil, Bisabolol, Magnesium Chloride, Beta-Carotene, Daucus Carota Sativa Root Extract, Helianthus Annuus Seed Oil, Sorbic Acid, Phenoxyethanol, BHT.
Dari full ingredients di atas bisa kita ketahui bahwa Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ ini bebas dari kandungan Alcohol, Fragrance serta Essential Oil. Bisa diketahui juga bahwa kandungan physical sunscreennya adalah Zinc Oxide dan kandungan Chemicalnya ada Octocrylene, Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate & Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine.
Packaging
Jujur kesan pertama ketika melihat packagingnya aku merasa ini super fancy, warnanya serta desainnya bener-bener menarik dan beda dari yang lain. Bentuknya agak bulat, dengan warna kombinasi ungu dan orange yang kontras serta bahan kemasan yang tebal dan kokoh. Sayangnya di balik itu semua dibutuhkan effort buat mengeluarkan isi dari botolnya. Ini sedikit berat ketika dipencet, aku rasa kemasan dan bahan model begini lebih cocok untuk produk yang teksturnya mirip lotion atau lebih runny, sementara sunscreen ini teksturnya creamy dan sedikit thick sehingga butuh tenaga buat mencet supaya mau keluar, ditambah bagian lubang keluarnya kecil.
Kemasan luarnya box kertas berbahan cukup tebal dengan finish doff. Bahannya lumayan kokoh sehingga nggak gampang penyok. Berwarna kombinasi kuning, orange dan sedikit pink, dengan desain yang simple dan fancy. Informasi yang tercetak pada box juga cukup lengkap, mulai dari Ingredients, cara penggunaan, peringatan, dll.
Texture & Scent
Teksturnya creamy tapi sedikit thick dengan warna kekuningan. Meskipun agak thick tapi surprisingly ini cukup mudah diratain, nggak sepekat or kesat kayak kebanyakan sunscreen dengan matte finish yang pernah aku coba. Terasa ringan, mudah terserap, nggak ninggal kesan lengket setelahnya. Finishnya juga bukan matte yang kering, ini terlihat natural dan terasa sedikit silky ketika disentuh.
Untuk aromanya karena ini no artificial fragrance and essential oil added jadi nggak ada wangi yang semerbak gitu, wanginya soft khas aroma sunscreen dengan kandungan Zinc Oxide, kayak ada hints powdery.
How to Use
Gunakan Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ pada step terakhir morning skincare routine. Dengan takaran 2 jari ratakan ke seluruh wajah dan leher. Tunggu sekitar 15 menit sebelum beraktivitas di bawah terik matahari langsung. Reapply setiap 2 atau 4 jam sekali. Untuk membersihkannya jangan lupa melakukan double cleansing.
My Experience
Awalnya ketika tahu teksturnya agak thick atau padat gitu aku berfikir bahwa ini bakal agak susah diratain karena terasa kesat, tapi ternyata aku salah. Dengan skincare base sebelumnya yang cukup melembapkan dan menghidrasi, aku cuma pakai hydrating toner dan light lotion sebagai pelembap sebelum mengaplikasikan Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ ternyata produk bisa meluncur dengan mudah, enak diratain.
Bagaimana dengan finishnya dan setelah 2 jam? Berikut adalah foto bare face, freshly applied dan setelah 2 jam. Bisa kalian lihat kondisi kulitku berminyak dan sedang ada jerawat. Kebetulan jerawat hormonal lagi menyerang, ada beberapa yang masih terasa sakit, bengkak dan kemerahan. Tekstur kulitku tidak rata karena bekas jerawat dan pori-pori besar. Pada freshly applied terlihat minyak berkurang, tidak ada whitecast dan tekstur kulit kayak sedikit lebih halus
Selanjutnya aku pakai beraktivitas di bawah matahari langsung selama sekitar 1 jam, kemudian berada di dalam ruangan 1 jam. Ini juga sama sekali tidak membuat kusam maupun gosong karena terpanggang di bawah terik matahari, trus bagusnya lagi nggak minyakan! Bahkan kondisi pada 2 jam ini minyaknya jauh lebih sedikit dibanding sebelum pakai.
Trus apakah pedih di mata? Ini nih yang sering jadi pertimbangan ketika mencari sunscreen, pedih di mata nggak? Karena kalau pedih lumayan ganggu juga, terlebih buat kalian yang aktivitasnya lebih banyak di luar ruangan sehingga sering berkeringat. Waktu itu aku pakai panas-panasan dan keringat bercucuran nggak pedih, tapi ketika nggak sengaja nangis gara-gara nonton video sedih terasa sedikit pedih, tapi nggak parah karena aku cuci pakai air langsung hilang.
Aku telah menggunakan Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ ini selama 1 minggu, sejauh ini tidak ada reaksi buruk yang terjadi pada kulitku. Gimana dengan jerawat? Ini nggak bikin jerawatku tambah parah, malahan aku memperhatikan jerawat dekat hidung malah jadi cepet sembuhnya.
Conclusions
Overall, this is a good sunscreen and worth to try! Teksturnya enak, finish nya bagus, rasanya nyaman dan hasilnya sesuai klaim, beneran mengontrol sebum sehingga minyak nggak berlebihan trus bantu menenangkan kulit. Aku hanya kurang suka dengan kemasannya, sebenarnya ini nggak mempengaruhi kualitas produk sih, tapi ya lumayan jadi effort buat mencetnya, hehe. I highly recommend this product buat yang lagi mencari sunscreen untuk kulit berjerawat, berminyak dan sensitif.
Where to buy
Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ bisa kalian beli di base.co.id dan dapatkan diskon sebesar 35% dengan kode voucher DAISY35 hanya dengan minimal pembelian Rp. 100.000 dan maksimal diskon Rp. 200.000.
Untuk informasi lebih lanjut tentang produk Base jangan lupa buat follow juga Instagram mereka @itsmybase.
#itsmyBASE #reviewitsmyBASE #BASESunscreen
Monday, October 10, 2022
Sunscreen Murah Tanpa White Cast! Implora Perfect Shield Sunscreen SPF40 PA++++
Satu lagi sunscreen murah menambah daftar local brand sunscreen dengan harga terjangkau. Kali ini dari Implora, siapa yang nggak kenal dengan local brand satu ini? Brand ini dikenal dengan harga produknya yang terjangkau. Ketika 1 per 1 local brand berlomba-lomba mengeluarkan sunscreen dengan harga terjangkau, Implora tidak mau ketinggalan. Implora Perfect Shield Sunscreen namanya, sunscreen ini dibanderol dengan harga 25 ribuan saja dengan ukuran 50ml, woww! Murah banget kan? Tapi bagaimana dengan kualitas serta performanya? Let's find out!
Implora Perfect Shield Sunscreen
Merupakan produk yang membantu melindungi kulit dari efek buruk paparan sinar UV dengan SPF40 PA++++. Memiliki kandungan chemical (Octinoxate & Octocrylene) serta physical (Titanium Dioxide) filter menjadikannya hybrid sunscreen.
Produk ini juga mengandung berbagai kandungan yang memiliki manfaat bagus untuk kulit seperti:
Hyaluronic Acid : Memberikan kelembapan ekstra pada kulit.
Almond Extract : Menutrisi dan membuat kulit tampak lebih sehat.
Schisandra Chinensis Fruit Extract : membantu memulihkan energi pada sel kulit sehingga kulit tampak sehat alami.
Camellia Sinensis Leaf Extract : melindungi kulit dari radikal bebas, sebagai antioksidan dan membantu mencegah kerusakan kulit akibat radiasi sinar UV.
Carthamus Tinctorius Flower Extract : Membantu menenangkan kulit yang mengalami peradangan dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.
Full Ingredients
Packaging
Dikemas dalam tube pipih warna gradasi ungu + pink & permukaannya matte. Kombinasi warnanya menurutku cakep banget dan mengingatkanku dengan sunscreen Y.O.U Tone Up UV Elixir cuma beda tekstur permukaannya saja, matte vs glossy.
Berukuran 50 ml tapi menurutku untuk ukuran segitu ini terlalu sedikit. Aku coba bandingkan dengan sunscreen lain yang berukuran sama, bedanya lumayan jauh, bahkan dengan Y.O.U yang berukuran 40ml kayaknya hampir sama.
Tutup botolnya model ulir warna putih. Bagian lubangnya sedang, nggak yang kecil or terlalu besar & ketika dipencet ini juga nggak bikin produk auto muncrat banyak.
Kemasan luarnya box berbahan kertas dengan warna yang sama, ungu kombinasi pink juga. Informasi yang tertera di box juga sangat lengkap, mulai dari kandungan, cara pakai, hingga peringatan semuanya ada.
Texture & Scent
Teksturnya mirip lotion, agak encer gitu dengan warna milky white. Mudah diratain dan lumayan ringan, hanya saja butuh waktu buat terserap. Btw, aku malah suka produk yang nggak cepet nge-set, karena kadang yang cepet gitu rawan pilling ketika diratakan. Finishnya gimana? Tergantung pelembap yang digunakan, kadang berminyak, kadang berminyak banget, hehe. Supaya tidak berminyak gimana? Nanti aku jelaska di bawah. Whitecast nggak? Ketika aku coba ratakan di punggung tangan ada whitecast yang sangat minim, nah oas aku coba di wajahku nggak ada sama sekali.
Baunya samar-samar, agak ada kesan bau milky vanilla gitu ketika awal dipakai, tapi lama-kelamaan baunya berubah sedikit ada hints kayak bau minuman bersoda. Pada Ingredients list tidak terdapat kandungan fragrance, tapi di sana ada flavor, entah ini apa yang dimaksud? Apakah ini buat tambahan aroma? Menurutku memang ini baunya ada sedikit kesan artificial tapi nggak menyengat kok, kalem baunya dan sama sekali tidak mengganggu.
How to Use?
Ambil sebanyak 2 jari untuk wajah dan leher. Ratakan dan tunggu 10 menit untuk beraktivitas di bawah sinar matahari. Reapply setiap 2 jam sekali.
My Experience
Pertama cobain Implora Perfect Shield Sunscreen aku merasa produk ini kayak nggak meresap, terasa becek dan membuat wajah tampak greasy. Saat itu aku memakai moisturizer yang sebenarnya nggak terlalu thick, nggak berminyak malahan tapi hydrating sifatnya. Jujur pemakaian awal ini bikin aku kurang nyaman tapi beneran ini di kulitku yang medium nggak white cast sama sekali. Menjelang sore ketika aku coba gosok bagian dagu ada sedikit pilling, ini aku belum tahu memang sunscreennya yang pilling apa karena moisturizer nya?
Hari selanjutnya aku coba pakai tanpa moisturizer, sekalian mau tes bagaimana efek lembap produk ini. Urutan pemakaiannya setelah toner aku pakai serum, kemudian langsung sunscreen ini. Kali ini nggak sebecek ketika aku pakai dengan moisturizer, tapi memang lumayan lama terserap. Awalnya sedikit berminyak kemudian absorbed into glowy finish. Tetep nggak white cast juga, berikut kalian bisa lihat foto before - freshly applied - after 2 hours.
Foto yang setelah diaplikasikan agak warm karena tiba-tiba awan yang tadinya menutup matahari geser, jadi lebih terik jadilah seperti itu fotonya, jadi bukan karena sunscreennya kulitku terkesan lebih warm, bisa dilihat bandonya juga ikutan warm kan?
Hingga 2 jam pemakaian tidak membuat wajah semakin berminyak, efek lembap serta hidrasinya juga oke. Nggak bikin kulit terasa kering or ketarik. Aku coba pakai buat panas-panasan jam 10 pagi nggak membuat kulit terasa tersengat. Tidak pedih di mata, padahal aku lumayan banyak berkeringat sampe netes-netes di bagian jidat hingga turun ke mata & pipi.
Implora Perfect Shield Sunscreen ini juga sudah aku coba timpa dengan makeup dan hasilnya bagus! Nggak crack untuk complexionnya serta nggak pilling sama sekali ketika foundie aku ratakan. Makeup terlihat lebih bagus karena permukaan kulit yang halus, makeup juga lebih tahan lama.
Wahh kayaknya bagus banget ya ini? Udah seneng karena setelah coba pakai tanpa moisturizer ini kayak bagus parah, tapi kebahagiaanku segera berakhir ketika keesokan harinya muncul jerawat jerawat di dagu dan sekitar bibir. Jerawat pustules dan kecil-kecil kayak bruntusan trus kulitnya merah, ada yang baru bengkak juga dan belum muncul matanya. Ini tuh mirip kalo aku lupa nggak double cleansing selama 2-3 hari, nah padahal aku tiap hari double cleansing dan sedang tidak mencoba skincare baru selain sunscreen ini.
Masih aku lanjutkan pemakaian hari ke 3, untuk melihat apakah jerawat bakal tambah parah atau nggak? Jawabannya adalah IYA! Bagian yang merah semakin bengkak dan membesar, kemerahannya juga menyebar kayak iritasi gitu. Akhirnya aku ucapkan selamat tinggal pada sunscreen ini di hari ke 3,BYE!
Conclusion
Sunscreen ini cukup viral dan banyak dibicarakan para beauty enthusiasts. Banyak review positif tentangnya, tapi lagi-lagi yang bagus or cocok untuk orang lain belum tentu kamu bakal cocok juga. Sebenarnya untuk tekstur aku suka banget, dengan harga sangat terjangkau menurutku ini bagus, no whitecast juga, tapi sayang aku nggak cocok, mau gimana lagi?
Where to Buy?
Implora Perfect Shield Sunscreen bisa kalian dapatkan di sini, harganya so far ini termurah.
Wednesday, September 28, 2022
Review Y.O.U Triple UV Elixir
Setelah sebelumnya mencoba sunscreen Y.O.U yang kemasannya warna ungu, Tone Up UV Elixir dan berhasil membuatku suka, kali ini aku cobain sunscreen terbaru mereka Triple UV Elixir. Sebenarnya nggak baru banget sih sunscreen ini, sudah beberapa bulan ada di pasaran cuma aku aja yang telat nyobain, hehe. Sempat nggak ada niat buat review tapi banyak yang nanyain apa bedanya Sunscreen Y.O.U yang warna ungu dan biru? Compare dong! Maka aku beli deh! Padahal aku masih ada 10 lebih sunscreen yang harus dihabiskan. Ya sudahlah, aku beli buat review dan untung harganya nggak mahal.
Y.O.U Triple UV Elixir
Ini adalah hybrid sunscreen. Apa itu hybrid sunscreen? Sunscreen yang memiliki 2 kandungan Physical (Titanium Dioxide) dan Chemical (Ethylhexyl Methoxycinnamate, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Octocrylene) untuk memberikan perlindungan.
Dengan SPF50+ PA++++ sama seperti pendahulunya Tone Up UV Elixir. Cukup tinggi ya? Tapi kayaknya sekarang banyak local brand yang mengeluarkan sunscreen dengan SPF segini, kalau dulu biasanya SPF30 aja kayak udah tinggi. Selain itu, produk ini juga mengklaim bisa mengurangi efek radiasi dari blue light. Jujur, sebenarnya aku kurang begitu percaya dengan produk yang punya klaim semacam ini, jadi aku nggak prioritaskan sebuah produk harus ada penangkal blue light, hehe. Ini menurut aku pribadi ya, aku nggak ngajak kalian buat ikutan.
Produk ini telah terdaftar BPOM, telah teruji secara klinis & 0% Alcohol. Trus maksud dari Triple pada nama produk ini apa dong? Pertama 3x perlindungan (UVA, UVB & Blue Light), ke 2 tekstur ringan, tanpa white cast & cooling sensation, ke 3 adalah formula yang menutrisi kulit, menenangkan, melembutkan dan menjaga kelembapan.
Main Ingredients
Allantoin : Melembapkan kulit.
Vitamin E : Melindungi kulit dari kerusakan serta menghaluskan.
Niacinamide : Membantu mencerahkan kulit.
Centella Asiatica : Menenangkan kulit yang sedang bermasalah.
Full Ingredients
Packaging
Kemasannya berbentuk tube berukuran 30ml. Tubenya glossy warna biru muda. Bagian tutupnya model ulir & lubangnya kecil. Kemasan luarnya plastik model standing pouch. Informasi yang tertera di kemasan luar terbilang lengkap, mulai dari kandungan, manfaat, cara pakai, dll. Oh iya, juga tertera kalau produk ini di produksi di China, seperti kebanyakan produk Y.O.U atau malah semuanya ya?
Texture & Scent
Teksturnya mirip lotion, warna milky white agak kekuningan, padahal aku sempat mikir ini bakal agak biru, ehh ternyata nggak. Ringan, mudah diratakan, nggak lengket dan cepet meresap, mungkin karena ini water base. Benarkah ada cooling sensation? Menurutku kurang begitu terasa, bahkan ketika aku coba di tangan nggak terasa sama sekali.
Baunya cukup kuat dan menempel, bahkan seharian aku bakal kebayang-bayang sama baunya. Baunya perpaduan bunga dan manis, enak sih sebenarnya tapi terlalu kuat aja buatku.
How to Use
Karena ini lubangnya kecil, jadi takaran 2 jari saja kurang untuk seluruh wajah dan leherku, jadi biasanya aku pakai 2 jari untuk wajah saja dan tambahkan 1 jari untuk leher. Pemakaiannya di step terakhir am routine dan reapply setiap 2 jam sekali. Untuk membersihkannya aku selalu double cleansing dengan memakai cleansing balm dari Hanskin terlebih dahulu kemudian cleansing foam Thank You Farmer.
My Experience
Ketika mencoba sunscreen aku selalu menggunakan 2 cara, pertama memakainya setelah pelembap, ke 2 memakainya tanpa pelembap. Cara ke 2 aku lakukan untuk melihat apakah sunscreen ini cukup melembapkan sehingga bisa skip pelembap atau nggak? Cara ke 2 juga bisa meminimalisir jika terjadi pilling dengan pemakaian cara pertama, tapi tentunya setelah dicoba dengan berbagai jenis pelembap terlebih dahulu.
Pertama aku coba setelah menggunakan Teratu Weightless Oil Free Gel Moisturizer, ini adalah pelembap favorit yang sering aku pakai akhir-akhir ini. Teksturnya gel, dia perpaduan humektan, emollient & occlusive, finishnya bikin kulit halus dan terasa ada lapisan halus gitu. Nah, pas pakai ini sunscreennya jadi nggak terlalu meluncur dengan mudah ketika diratain, malahan sedikit kesat, trus bagian kulit yang agak kering malah terlihat banget dan ninggalin kayak putih-putih gitu. Ada white cast? Iya ada, cuma nggak terlalu parah dan nggak bikin kulit abu-abu. White cast juga lenyap kurang dari 1 jam.
Bisa kalian lihat pada foto di atas, freshly applied tampak kulitku sedikit lebih cerah, tapi nggak abu-abu dan warnanya nggak jauh beda sama leherku.i Jika diperhatikan dengan saksama pada bagian dagu yang saat itu memang lagi kering teksturnya jadi lebih menonjol dan sunscreennya menggumpal di bagian tersebut. Setelah 2 jam, tepatnya sebelum reapply warnanya lebih menyatu dengan kulitku dan nggak ada minyak berlebih, minyaknya masih normal nggak yang minyakan banget kayak pas aku pakai sunscreen Fanbo.
Hari ke 2 aku coba tanpa pelembap, tapi sebelumnya aku gunakan Oasea Oceanus Squalane + Tranexamic Spot Correcting Face Oil Serum, pikirku supaya permukaan kulit licin dan sunscreen mudah diratakan. Ternyata benar, jadi mudah diratakan dan whitecast lebih minim dibanding hari sebelumnya. Tidak ada penampakan kulit kering or gumpalan putih-putih yang tidak merata. Kali ini benar-benar bagus dan aku menyukainya! Kulit tampak halus, ada efek blur yang bikin bekas jerawat tersamarkan dan glowing.
Bagaimana performanya? Aku sudah coba panas-panasan, waktu itu lagi terik banget aku jalan kaki ke posyandu & nggak terbakar, kulit aman nggak ada sensasi perih or cekit-cekit. Keringatku yang bercucuran juga nggak bikin sunscreennya pedih di mata. Btw, ini entah karena keringatku nggak terlalu banyak atau emang mataku nggak terlalu sensitif, soalnya ada yang bilang agak pedih pakai ini, lagi-lagi tiap orang beda ya!
Bagaimana efeknya di kulitku yang gampang berjerawat? Seminggu berturut-turut aku memakai Y.O.U Triple UV Elixir nggak ada reaksi buruk, sejauh ini terpantau aman tidak menimbulkan jerawat baru. Sayangnya selama 1 minggu aku pakai tanpa pelembap kulitku jadi kering, keringnya tuh bukan yang pas diraba aja tapi sampai terasa agak kaku gitu kulitku. So, sunscreen ini nggak bisa aku pakai dengan skip moisturizer, cuma ya agak tricky harus cari mousturizer yang teksturnya agak licin supaya sunscreen mudah diratain.
Apa Bedanya Sunscreen Y.O.U yang Ungu dan Biru?
Karena banyak yang tanya apa bedanya sunscreen Y.O.U yang warna ungu dan biru? Berikut aku buat perbandingannya dengan singkat disertai foto tekstur keduanya.
Keduanya sama-sama hybrid sunscreen dengan SPF50 PA++++ & 0% Alcohol.
Yang ungu punya kandungan utama Hyaluronic Acid & Sunflower seed oil, sementara yang biru Allantoin, Vitamin E, Niacinamide & Centella Asiatica extract.
Teksturnya yang ungu lebih kental dan warnanya agak keunguan, sementara yang biru lebih encer dengan hints kekuningan.
Keduanya sama-sama tricky ketika diratakan di wajah, tergantung base sebelumnya.
Memiliki aroma yang sama, kombinasi bunga dan manis.
Sama-sama whitecast tapi tidak abu-abu, lebih ke tone up, bikin kulit tampak halus, trus yang biru lebih minim lagi whitecastnya.
Finishnya sama, dewy & agak glowing.
Sama-sama no bad reactions buat kulit acne-prone & nggak bikin kulit minyakan.
Yang ungu punya klaim soothes dan beneran lumayan bisa nenangin jerawat, sementara yang biru klaim cooling sensationnya nggak bisa aku rasain.
Untuk kulitku yang combination to oily yang biru bikin kering jika dipakai tanpa pelembap terlebih dahulu, sementara yang ungu masih aman dan nggak bikin kering jika skip pelembap.
Untuk ukuran dan harga yang biru 30ml Rp. 45.000 sementara yang ungu 40ml Rp. 60.000
Conclusion
Menurutku dari segi tekstur Y.O.U Triple UV Elixir ini emang lebih bagus dibanding yang ungu, sementara soal whitecast karena yang ungu kan memang tone up makanya lebih terlihat. Jika disuruh memilih agak susah sih, dari segi teksturnya aku suka yang biru, tapi selebihnya aku suka yang ungu. Coba kalau yang ungu teksturnya kayak yang biru, hehe bakal nyaris sempurna.
Kalian bisa beli Y.O.U Triple UV Elixir maupun Tone Up UV Elixir di shopee.
Monday, October 12, 2020
Sunscreen untuk Kulit Berjerawat, Moolda - Calamine Pink Sun
Monday, August 10, 2020
Bellflower Watermelon Fresh & Carrot Mild Sunscreen SPF50+ PA++++
Ini adalah chemical sunscreen dengan Tinosorb S & Uvinul A plus filters. Mengandung Watermelon Fruit Extract 11,700ppm yg kaya akan vitamin C, asam amino dan likopen, bagus untuk kulit yang rusak akibat sinar matahari. Selain itu bagus juga untuk meningkatkan regenerasi sel & melembapkan.
The other main ingredients are :
- Centella Asiatica, this is my all time favorite ingredient! Bagus banget buat soothing.
- Sodium Hyaluronate, ini berfungsi untuk mempertahankan kelembapan kulit.
- Niacinamide, ini bekerja sebagai brightening sekaligus anti-aging.
- Adenosine, this one is great for anti-aging.
Packagingnya mirip dengan Bellflower Cream, dikemas dalam tube ramping ukuran 50 ml dengan screw-cap. Bahan tubenya doff, jadi terasa nyaman di pegang. Kemasannya minimalis, perpaduan warna putih dengan tulisan tercetak hijau & hitam serta gambar semangka yang cute.
Memiliki tekstur cream yang agak thick dan terasa berminyak. Warna creamnya milky orange dengan sedikit hint pink.
Jika kalian berharap ini bakal memiliki bau seperti semangka maka kalian harus siap-siap kecewa. Ini sama sekali ga ada bau semangka, this sunscreen no fragrance added jadi bau yang di hasilkan berasal dari bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Syukurlah baunya nggak nyengat, jadi sama sekali nggak ganggu penciumanku yang sensitif sama bau-bauan.
Pertama kali coba produk ini aku cukup terkesan dengan teksturnya yang meskipun agak thick tapi enak diratakan. Finishnya glossy atau cenderung berminyak dikulit kombinasiku. Rasa lembapnya lumayan oke, ini bisa langsung ku pakai ketika terburu-buru tanpa moisturizer.1 jam kemudian, kulitku mulai terasa gatal di beberapa bagian. 2 jam berlalu, wajahku jadi agak abu-abu kusam. Malam harinya bagian yg gatal tadi menjadi merah dan muncul pustules.
Keesokan harinya aku masih coba sunscreen ini lagi, kali ini aku pakai dibawah masker dan panas-panasan, seriously rasanya kurang nyaman, kulitku terasa panas dan pengap. Okay I'm done in day 2. Hanya 2 hari saja aku menyerah dengan sunscreen ini.
Sedih sekali karena sunscreen ini ga cocok dikulitku, tapi bukan berarti udah pasti ini jelek yaa, soalnya my hubby yg punya kulit kering baik-baik aja pakai ini.
Bellflower Carrot Mild Sunscreen SPF50+ PA++++
Ada yg bisa deskripsikan bagaimana bau wortel? Seingatku jarang banget aku cium aroma wortel secara langsung, seringnya pas udah diolah jadi makanan or jus. I was surprised ketika tau sunscreen "wortel" ini baunya lebih mirip jeruk, tapi kemudian aku cek ingredients list nya ternyata memang ada Orange Peel Oil disana.
Ini adalah physical sunscreen dengan beberapa ingredients menarik, ada Centella Asiatica, Tomato dan Wortel, siap di masak hehe. Wortelnya sendiri cuma sedikit, ada di no 3 dari bawah karena memang cuma 3.5 ppm.
Biasanya physical sunscreen kan suka bikin white cast, nah sunscreen ini klaimnya no white cast, nggak lengket maupun berminyak, benarkah begitu?
So, pertama kali sunscreen ini diaplikasikan ke wajah ada sedikit white cast di kulitku yg medium. Tapi setelah beberapa saat white cast nya mulai hilang dan ninggalin efek tone up yg nggak terkesan abu-abu.
Teksturnya lebih thick dari yang Semangka, dengan warna milky orange. Terasa agak kesat ketika diratakan diatas kulit yang kurang lembap. Jadi, aku nggak bisa pakai sunscreen ini ketika buru-buru dan skip moisturizer karena bakal sulit diratakan. Finishnya semi-matte, ini tetep tergantung based kulit sebelumnya kayak gimana, kalau aku nggak pake moisturizer bakal jadi matte.
Aku bisa bilang kalau sunscreen wortel ini jauh lebih baik dan terasa nyaman dikulit sensitive acne prone ku dibanding yang semangka. Selama memakai sunscreen ini aku nggak merasakan adanya reaksi negatif dikulitku. Nggak ada gatal, iritasi maupun munculnya jerawat baru. Untuk dipakai dibawah masker juga masih terasa nyaman. Sunscreen ini juga bekerja sebagai oil control di kulit kombinasiku, setelah 2 jam nggak ada minyak berlebih di kulitku tapi juga nggak bikin kulit keringI highly recommend this carrot sunscreen buat kalian yang kulitnya oily, u will love it!!
Setelah baca review ku tentang 2 Sunscreen Bellflower gimana nih? Kalian tertarik beli yang mana? Great News, Bellflower sudah resmi di Indonesia, kalian cari saja official shop nya di shopee. Sunscreen ini harganya sekitar 200ribuan untuk ukuran 50ml, eittss mereka sering ngadain diskon lohh, kapan hari aku lihat harganya jadi 150ribuan aja.
Must Read!
Review Noera Lip Mousse, Bibir Cantik dan Lembap dengan Warna yang Tahan Lama
Tahukah kalian kalau saat ini soft & blurr lips sedang menjadi trend? Tampilan bibir seperti ini bisa kalian dapatkan menggunakan produk...
Hey there!