Thursday, October 12, 2023
Review Sunscreen OMG, Sunscreen Lokal 20 Ribuan Tanpa Whitecast
| OMG UV Barrier Sunscreen |
OMG! Bisa dibilang ini adalah lokal brand yang termasuk baru, diluncurkan 2 tahun yang lalu, yaitu pada tahun 2021. Produk pertama mereka adalah lip cream yang menurutku ini diluncurkan untuk bersaing dengan Implora karena pada waktu itu lip cream Implora lagi booming, harganya hampir mirip, memiliki konsep yang sama, murah tapi bagus, bagus untuk range harga segitu maksudnya. Makin lama produk mereka bertambah, mulai ada skincare dan yang paling baru adalah sunscreen. Di tengah gempuran brand lain berlomba-lomba bikin sunscreen karena masyarakat semakin sadar pentingnya produk ini, maka OMG tidak mau ketinggalan dan yang pasti sunscreennya dibanderol dengan harga murah supaya lebih terjangkau, hanya 20 ribuan saja!
OMG UV Barrier Sunscreen SPF50 PA++++
| OMG UV Barrier Sunscreen |
Merupakan produk perlindungan dari pengaruh buruk sinar matahari dengan kandungan Serum Niacinamide, Vitamin C & E serta Peach Extract. Bekerja sekaligus mencerahkan kulit, klaimnya sih wajah cerah dalam 2 minggu pemakaian, selain itu juga anti kusam.
OMG UV Barrier Sunscreen ini termasuk chemical sunscreen dengan uv filters Ethylhexyl Methoxycinnamate, Butylmethoxydibenzoylmethane, Octocrylene & Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine. Chemical sunscreen bekerja dengan cara menyerap ke dalam kulit lalu kemudian menyerap sinar UV, mengubahnya menjadi panas & melepaskannya dari tubuh. Trus, kebanyakan chemical sunscreen itu tanpa whitecast.
Memiliki SPF yang tinggi, yaitu SPF50 dan PA++++. Pasti banyak pertanyaan SPF nya asli nggak tuh? Karena sekarang ini kan lagi rame SPF palsu? Nah, OMG sudah memberikan bukti hasil tes in vivo, SPF nya tuh 55,4 malah lebih banyak kan? Jadi nggak perlu khawatir lagi. Selain itu kalau mau cek pada ingredients list juga urutan UV filter ada di ke 2 setelah Aqua, sementara sunscreen dengan SPF palsu biasanya uv filtersnya ada di bawah banget. Urutan pada ingredients list ini biasanya berdasarkan kuantitasnya, jadi makin banyak makin atas.
Ingredients
Aqua, ethylhexyl methoxycinnamate, butylmethoxydibenzoylmethane, polymethyl methaCrylate, propanediol, c15-22 alcohol, butylene Glycol, octocrylene, phenoxyethanol, Propylene Glycol, niacinamide, nylon 12, dimethicone, glyserine, c12-20 Alkyl glucoside, glycyrrhiza Glabra Licorice extract, acrylates c10-30 Alkyl Acrylate crosspolymer, allantoin, bis-ethylhexyloxyphenol methoxyphenyl triazine, Chlorphenesin, potassium hydroxide, lecithin, tocopheryl acetate, fragrance, dimethicone/Vinyl dimethicone crosspolymer, pentylene Glycol, amodimethicone, carbomer, disodium edta, sodium hydroxide, glucose, prunus persica (peach) fruit extract, BHT, sodium Ascorbyl phosphate.
| OMG UV Barrier Sunscreen |
Packaging
Dikemas dalam tube berwarna gradasi kuning ke merah dengan tutup model flip-top. Tanpa box, hanya ada segel stiker hologram pada bagian tutupnya. Minimalis sih ini jadi nggak banyak sampah.
| Kemasan OMG UV Barrier Sunscreen |
| Kemasan OMG UV Barrier Sunscreen |
Untuk ukuran produk 25 ml, kemasannya ini sudah pas nggak terlalu besar, handy dan cocok buat dimasukkan ke dalam pouch. Tutupnya juga nggak ada masalah, setelah aku pakai sampai habis nggak rusak, tetep menutup dengan rapat. Biasanya sering aku temui tutup flip-top baru beberpa kali buka-tutup sudah lecek, nggak mau menutup dengan rapat lagi.
Texture & Scent
Memiliki tekstur gel-cream yang ringan dan mudah diratakan. Warnanya milky white, trus dia kayak agak mencair gitu ketika menyentuh kulit, jadi enak banget diratain. Ada sedikit sensasi menyegarkan dan tone up effect yang tipis banget. Finishnya terasa velvety di kulit, bagus sih ini bikin terlihat lebih halus.
| Tekstur OMG UV Barrier Sunscreen |
Baunya peach tapi nggak terlalu kuat, malahan menurutku ada sedikit hints milky, jadi kayak milky peach. Aku suka sih sama baunya, karena aku pecinta bau peach dan sesuatu yang milky, perpaduan manis, segar dan unik.
How to Use
Gunakan pada step terakhir skincare routine di pagi hari dengan takaran 2 jari. Urutannya seperti ini, facial wash - toner - serum - moisturizer - sunscreen. Pakai setidaknya 30 menit sebelum beraktivitas di bawah sinar matahari.
My Experience
Awalnya aku nggak ada ekspektasi tinggi terhadap sunscreen OMG ini, karena mengingat harganya yang sangat terjangkau dan beberapa kali aku mencoba produk dengan harga yang mirip kayak gini hasilnya kurang bagus atau biasa saja nggak ada yang istimewa. Pertama cobain aku langsung suka dengan teksturnya, enak, mudah diratain dan cukup ringan. Nyaris nggak ada kesan lengket, bisa dibilang dari skala 1-10 rasa lengketnya 2, jadi dikit banget baru terasa kalau aku pegang-pegang or tempelin tangan ke wajah.
Finishnya velvety, bikin kulit terasa lebih halus dan aman untuk ditimpa dengan makeup setelahnya. Tidak pedih di mata, aku sudah coba ketika banyak berkeringat ini aman nggak bikin mata terasa pedih atau panas, sementara untuk tes dipakai nangis belum aku coba sih, lagi ga pengen nangis soalnya hehe.
Ada whitecast nggak? Ketika aku ratain di punggung tangan ada sedikit whitecast, tapi setelah aku pakai di wajah ternyata nggak begitu terlihat, cuma kayak sedikit tone up yang mana ini sesuai klaimnya bikin kulit terlihat lebih cerah, jadi bukan whitecast yang dempul bahkan sampai abu-abu.
| Pemakaian OMG UV Barrier Sunscreen |
Kalian bisa lihat pada foto before, freshly applied & after 2 hours di atas. Setelah diaplikasikan kayak nggak ada bedanya sama sebelum pakai, tone up tipis yang nyaris nggak terlihat, tapi di sini aku merasa permukaan kulit kayak velvety, semi-matte dan halus. After 2 hours karena cuaca panas jadi tone fotonya berubah lebih kuning. Di sini kulitku tidak terlalu berminyak, jadi produk ini ada efek oil control yang menurutku lumayan karena aku punya kulit cenderung berminyak, biasanya 2 jam itu udah minyakan banget dan bikin wajah tampak greasy serta kusam.
Beneran bisa melindungi dari sinar matahari nggak? Akhir-akhir ini cuaca super panas, di daerahku sini bisa mencapai 38°C, trus anakku lagi suka lari-larian gitu di terik matahari, dan aku tentunya ikutan ngejar sekalian buat tes bakal gosong nggak? Hasilnya nggak gosong, nggak kusam trus juga nggak terbakar,overall beneran aman buat panas-panasan!
Sunscreen OMG ini aman buat kulit berjerawat dan sensitif nggak? So far, aku sudah pakai 1 tube hingga habis dan tidak ada masalah sama sekali. Kulitku sensitif dan acne-prone, biasanya kalau nggak cocok bakal terlihat sejak awal pemakaian. Trus, jarang juga aku bisa cocok dengan chemical sunscreen, tapi ini aku cocok.
Kayaknya dari tadi yang aku sebutin betapa bagusnya sunscreen ini, lalu apakah ini sempurna dan tidak ada kekurangan? Nah, kekurangannya tuh di kulitku ini kurang lembap, jadi nggak bisa aku gunakan tanpa pelembap terlebih dahulu, nggak bisa dipakai buru-buru kalau mau skip moisturizer. Pernah aku coba langsung pakai setelah penggunaan serum & hasilnya dalam waktu 2 jam beberapa bagian di wajahku kering,seperti cuping hidung, dan jidat di antara alis. Sejak saat itu aku sudah tidak pernah lagi pakai ini tanpa moisturizer, padahal jenis kulitku ini combination to oily yang mana sebenarnya jarang kering.
Conclusion
Baru kali ini nemu sunscreen local brand yang harganya murah dan aku cocok! Cuma sayang isinya terlalu sedikit buatku, 1 tube nggak sampai 2 minggu habis, tapi kan memang harganya murah? Iyaa aku cuma berharap mereka bakal bikin OMG UV Barrier Sunscreen ini dalam ukuran besar, at least 50ml jadi biar lebih enak nggak perlu beli kecil-kecil cepet habis dan banyak sampah.
Permasalahan kurang lembap bagiku not a big problem, karena ini fokusnya sebagai sunscreen jadi ya memang aku harus tetap pakai pelembap dulu sebelumnya. I recommend this sunscreen buat kalian yang lagi cari produk perlindungan dari sinar matahari lokal brand dengan harga terjangkau,mudah di dapat tapi kualitasnya oke! Aman untuk kulit sensitif dan berjerawat, teksturnya ringan, nyaman dan no whitecast.i
Where to buy
OMG UV Barrier Sunscreen bisa kalian dapatkan di Shopee, ini beberapa toko rekomendasiku, sesuai tempat tinggal kalian, pilih yang terdekat atau 1 kota saja biar cepet sampai.
Monday, September 25, 2023
Review BASE Rich Moisture & Youthful Firming Serum, Anti Aging Serum dengan Vegan Peptide Sebagai Alternatif Retinol
Di usia 30 tahunan memakai produk anti aging merupakan suatu keharusan, wajib hukumnya! Karena di usia ini berbagai tanda penuaan semakin banyak bermunculan. Aku merasakan di usia 30 tahunan ini kekencangan dan elastisitas kulit berkurang, beberapa garis halus juga tampak semakin jelas, kondisi ini diperparah karena aku absen pakai produk anti aging selama 2 tahun lebih. Loh, kok bisa? Iya, 9 bulan hamil lanjut menyusui 17 bulan. Di saat hamil dan menyusui aku tidak memakai produk anti aging karena selama ini yang aku tahu kebanyakan produk anti aging pakai Retinol dan itu merupakan best anti aging ingredient, cuma sayangnya nggak boleh dipakai bumil dan busui. Hingga akhirnya aku coba explore produk anti aging yang nggak menggunakan Retinol, trus ketemu BASE Rich Moisture & Youthful Firming Serum yang merupakan serum anti aging dengan Vegan Peptide sebagai alternatif Retinol.
BASE Rich Moisture & Youthful Firming Serum
Ternyata Retinol dan Peptide merupakan bahan aktif anti aging yang sama bagusnya, bedanya peptide lebih gentle sehingga lebih aman untuk kulit sensitif, bumil dan busui, selain itu juga bisa digunakan setiap hari. Benar sih ini, kalau retinol untuk pemakaian awal biasanya kulit sensitifku butuh adaptasi dan pakainya cuma seminggu sekali, tidak bisa setiap hari.
BASE Rich Moisture & Youthful Firming Serum adalah Serum Vegan yang menggunakan Vegan Peptide dari ekstrak Quinoa Seed, ini merupakan superfood dan telah teruji secara klinis sebagai bahan yang efektif untuk menjaga kualitas integritas kulit dan mengurangi garis halus serta kerutan setelah 28 hari.
Produk ini 100% vegan karena BASE adalah local brand skincare vegan, halal dan telah terdaftar BPOM. Formula gentle untuk kulit sensitif sekalipun, bumil dan busui. No artificial color & no artificial fragrance. Bisa digunakan pada pagi maupun malam hari dan dapat di-layer dengan ingredients apa saja.
Main Ingredients
Quinoa Seed Extract : botox natural yang secara sains terbukti dapat mengurangi tekstur kasar dan dapat membuat kulit tampak lebih awet muda.
Oat Fermented Extract : menjaga rasio mikrobioma kulit agar tetap dalam rasio yang sehat untuk mencegah penuaan dini.
Electric Daisy & Astaxanthin : tinggi antioksidan dan secara natural mengurangi garis halus, menjaga kekencangan dan elastisitas kulit.
Packaging
Sudah jadi ciri khas BASE, dilihat dari kemasannya aja tanpa perlu baca produknya orang bakal langsung tahu kalau itu adalah BASE. Kemasannya beda, selalu unik dan menggunakan warna-warna yang vibrant. BASE Rich Moisture & Youthful Firming Serum ini dikemas dalam botol pump warna kombinasi peach dan merah. Bahan botolnya plastik tebal dengan permukaan matte. Aku sempat kebingungan dengan bagian pumpnya, aku kira itu pakai tutup, aku coba tarik ga bisa, ehh ternyata dia model puteran. Setelah diputar bagian pumpnya bakal keluar. Bagus banget, nggak ribet buka-tutup botol. Tapi sayang kekurangan kemasannya kita jadi nggak bakal tahu ini produknya sisa seberapa? Jadi nggak bisa jaga-jaga misal sisa setengah maka harus buru-buru nabung buat repurchase, hehe.
Kemasan luarnya box kertas dengan doff finish berwarna senada seperti botolnya, gradasi merah ke peach. Berbagai informasi penting tercetak pada boxnya ini, bahkan ada instruksi untuk pump 10x pada saat pemakaian pertama, biasanya memang kalau produk kemasan pump masih baru nggak langsung bisa mengeluarkan produk ketika ditekan, butuh beberapa kali.
Texture & Scent
Teksturnya cair dengan sedikit kekentalan, lotion-like tapi lumayan runny. Tekstur ringancepat meresap dan tidak lengket, finishnya sedikit licin tapi tidak berminyak, menjadikan kulit lebih cerah dan glowing.
Berwarna milky orange dengan aroma yang familiar tapi aku sempat bingung mendeskripsikan aroma apa itu? Hingga akhirnya aku ke dapur dan menemukan bahwa baunya ini mirip madu hutan murni. Trus, ketika aku baca ingredients list melihat ada Gardenia Florida Fruit Extract, kandungan ini biasa digunakan pada produk kosmetik sebagai perfume alami untuk memberikan kesan aroma bunga. Nah, pada BASE Rich Moisture & Youthful Firming Serum ini aromanya jadi mirip madu hutan murni, ada manis-manisnya gitu.
How to Use
BASE Rich Moisture & Youthful Firming Serum ini aku gunakan pada pagi dan malam hari, pemakaiannya setelah hydrating toner, kemudian dilanjutkan dengan moisturizer dan sunscreen pada pagi hari, sementara di malam hari cukup moisturizer saja setelahnya. Cukup 3 pump bisa untuk seluruh wajah dan leher.
My Experience
Beberapa tanda penuaan yang aku rasakan sebelum menggunakan BASE Rich Moisture & Youthful Firming Serum yaitu munculnya garis halus tepat di tengah-tengah antara alis, garisnya ini lumayan dalam sehingga kelihatan banget apalagi ketika kondisi kulit sedang kering. Smile line juga terlihat sangat jelas dan garisnya cukup dalam. Selain itu elastisitas kulit menurun sehingga membuatnya kendur dan pori-pori jadi tampak lebih besar. Kulitku juga sering kering, bahkan di beberapa area saking keringnya sampai mengelupas, ini terjadi di bagian sekitar pangkal alis. Sebagai pemilik kulit acne-prone katanya nanti semakin tua jerawat bakal semakin berkurang, nyatanya di kulitku jerawat masih on-off. Ada banyak bekasnya berupa kemerahan dan beberapa menghitam. Kulit kusam serta warnanya tidak merata.
Pada pemakaian pertama BASE Rich Moisture & Youthful Firming Serum aku langsung suka banget sama teksturnya, ringan, agak licin ketika diratakan, aromanya enak dan finishnya bikin kulit tampak lebih halus dan glowing. Aku juga tidak perlu menunggu terlalu lama untuk layering dengan produk lain karena produk ini lumayan cepat terserap.
Di hari ke 5, aku merasakan kulitku jadi lebih terjaga kelembapan serta hidrasinya, ini bisa aku lihat dari bagian kulit yang tadinya kering banget sampai mengelupas sudah tidak ada, bahkan aku coba buat gosok-gosok pakai jari karena siapa tau masih ada yang kering bakal terlihat muncul kayak putih-putih gitu, tapi ternyata tetep nggak ada.
Setelah 2 minggu pemakaian, bisa terlihat garis halus pada bagian tengah jidat antara alis yang tadinya lumayan dalam tampak pudar, bahkan kalau dilihat sekilas kayak sudah nggak ada, hal ini juga tampak pada smile line, garisnya nggak sedalam sebelumnya. Tekstur kulitku jadi lebih halus, warnanya sedikit lebih cerah dan merata. Kulit juga terasa lebih kencang, bisa dilihat tampilan pori-porinya nggak sebesar sebelumnya.
Untuk kulit sensitif dan acne-prone ku selama pemakaian tidak ada reaksi negatif sama sekali, aku juga langsung memakainya 2x sehari tanpa perlu adaptasi cobain seminggu 1-2x terlebih dahulu.
Conclusions
Overall BASE Rich Moisture & Youthful Firming Serum is a must have anti aging serum! Terutama buat kalian yang punya kulit sensitif, sedang hamil atau menyusui. Produk bekerja sangat baik sesuai klaim, bahkan baru 2 minggu pemakaian hasilnya sudah bisa dirasakan, terbukti mengurangi kerutan dan garis halus, serta memperhalus tekstur kulit. Produk ini juga bagus buat melembapkan kulit.
Where to buy
Use my code ITSMDAISY to get extra 15% for minimal order 100k shop here! Valid sampai 25 Oktober 2023, masukkan kode pada ke voucher toko yaa!
Monday, July 24, 2023
Eksfoliasi Aman untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat dengan Scarlett Peeling So Good & 7x Ceramide Moisturizer
| Scarlett Peeling So Good & Scarlett 7x Ceramide Moisturizer |
Penting nggak sih melakukan eksfoliasi? Bagiku penting, karena ini membantu deep cleansing dan mengangkat sel kulit mati. Tahukah kalian kalau sel kulit mati yang menumpuk bisa menyumbat pori-pori menyebabkan jerawat dan bikin kulit kusam? Maka dari itu bagiku penting melakukan eksfoliasi minimal seminggu sekali.
Ada 2 jenis eksfoliasi, yaitu physical dan chemical. Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Trus menurutku beda jenis dan masalah kulit juga sangat memengaruhi. Ada yang bilang kalau jerawatan jangan physical, sayangnya aku yang jerawatan malah lebih cocok dengan physical. Semua tergantung after treatments yang digunakan. Habis eksfoliasi kadang kulit jadi kemerahan, nah untuk meredakan atau meminimalisir hal tersebut biasanya aku segera pakai produk buat calming and skin barrier.
Belakangan ini aku lagi cobain 2 produk Scarlett yang menurutku ini best combo buat kalian yang punya kulit sensitif dan berjerawat tapi tetap bisa melakukan eksfoliasi dengan aman dan nyaman.
Scarlett Peeling So Good
| Scarlett Peeling So Good |
Produk eksfoliasi berbentuk gel yang merupakan kombinasi physical dan chemical, loh kok bisa? Iya ini tuh dari bentuknya dia physical, model gel yang nantinya bakal balls out jadi gumpalan ketika dipakai, trus dia juga punya kandungan chemical di dalamnya, yaitu AHA + BHA + PHA.
Fungsi utamanya mengangkat sel kulit mati, memperbaiki tekstur dan warna kulit, menjadikannya lebih merata, memudarkan noda bekas jerawat & membantu membuat pori-pori tampak lebih kecil.
Main Ingredients
AHA + BHA + PHA : mengangkat sel kulit mati, menjadikan kulit lebih halus, mencerahkan, meratakan warna kulit, memudarkan noda, menyamarkan tanda penuaan & melawan bakteri penyebab jerawat.
Galactomyces Ferment Filtrate : menyamarkan tampilan pori-pori, mencerahkan & memperlambat munculnya tanda penuaan.
Centella Asiatica : menenangkan kulit, menjaga kelembapan serta elastisitas kulit, memperlambat tanda-tanda penuaan dini.
Aloe Vera : merawat elastisitas dan kelembapan kulit.
Packaging
Kemasannya berbentuk tube berukuran 100ml, untuk sebuah peeling gel menurutku ini besar. Tube nya berwarna gradasi ungu-lilac dengan tutup model flip-top.
| Kemasan Scarlett Peeling So Good |
| Kemasan Scarlett Peeling So Good |
Kemasan terluarnya box kertas warna senada dengan tube-nya. Pada bagian tutup tersegel dengan stiker hologram dengan barcode untuk mengecek keaslian produk di website Scarlett https://verify.scarlettwhitening.com.
Informasi yang tercetak pada boxnya meliputi kandungan produk, manfaat, cara pemakaian serta no bpom, dll.
Texture & Scent
Teksturnya gel agak kokoh gitu, bukan tipikal gel yang runny. Warnanya opaque, jadi transparan agak keruh. Tidak lengket maupun meninggalkan kesan berminyak. Ketika pertama kali diaplikasikan ke kulit terasa agak licin, kemudian dengan pijatan atau gosokan lembut produknya berubah jadi gumpalan. Nah, pada saat produknya menggumpal ini sel kulit mati terangkat, kadang gumpalannya bisa agak gelap.
| Tekstur Scarlett Peeling So Good |
Sementara untuk baunya ini nggak ada bau wangi sama sekali karena memang no artificial fragrance added, tapi meskipun begitu ini juga nggak ada bau yang mengganggu.
How to Use
Setelah mencuci muka, oleskan Scarlett Peeling So Good secara merata pada kulit wajah. Selanjutnya biasanya aku diamkan sebentar, lalu pijat dengan lembut sampai teksturnya berubah jadi gumpalan. Setelah itu bilas dengan air hingga bersih. Lalu bisa dilanjutkan dengan pemakaian skincare seperti biasanya. Produk ini tidak perlu dipakai setiap hari, cukup 1-2x dalam seminggu.
Scarlett 7x Ceramide Moisturizer
| Scarlett 7x Ceramide Moisturizer |
Pelembap wajah dengan fungsi utama untuk merawat skin barrier, menjaga kelembapan kulit & menjadikan kulit tetap halus serta terlihat lebih cerah.
Main Ingredients
7x Ceramide : menjaga kelembapan dan skin barrier, mencegah tanda-tanda penuaan dini, membantu menghaluskan kulit.
4D Hyaluronic Acid : melembapkan, merawat skin barrier, menghidrasi, menghaluskan dan menyamarkan garis halus.
Acetyl Hexapeptide-8 : melembapkan, menghidrasi, mencegah penuaan dini, menyamarkan garis halus dan merawat kekencangan kulit.
Camellia Leaf Extract : melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar UV, mencegah tanda-tanda penuaan dini, mengencangkan dan menjaga kelembapan kulit.
Packaging
Aku sudah lama tahu produk ini tapi cuma dari foto review teman or dari iklan, trus waktu pertama kali pegang produk aslinya aku kaget, nggak nyangka kalau kemasannya bagus! Aku kira jarnya plastik, ternyata kaca tebal dan kokoh dengan tutup doff dan ada embossed Scarlett yang membuatnya semakin terkesan bagus. Sumpah dari kemasannya nggak terlihat kalau ini produk harganya kurang dari 100 ribu.
| Scarlett 7x Ceramide Moisturizer |
| Kemasan Scarlett 7x Ceramide Moisturizer |
Ukurannya 20 gram, ini agak sedikit sih tapi memang kebanyakan produk lokal ukurannya rata-rata segini untuk pelembap. Dilengkapi dengan spatula untuk mempermudah mengambil produk tapi sayang spatulanya itu terpisah, nggak bisa ditaruh di atas second lid, tentunya ini tidak cocok buat orang yang gampang menghilangkan barang seperti aku, hehe dan benar saja baru aku pakai 3x spatulanya nggak tahu ada di mana?
Texture & Scent
Memiliki tekstur lotion-like yang lembut dan ringan. Tidak lengket maupun berminyak, mudah diratakan dan cepat meresap. Finishnya bikin kulit terlihat lebih kenyal.
| Tekstur Scarlett 7x Ceramide Moisturizer |
Produk ini tidak ada tambahan pewangi buatan dan menurutku aromanya soft banget nyaris nggak ada aromanya malahan.
How to Use
Gunakan pada step terakhir skincare malam atau sebelum penggunaan sunscreen di pagi hari. Aku biasanya pakai dengan urutan : facial wash - toner - serum - Scarlett 7x Ceramide Moisturizer. Selain itu aku juga menggunakannya langsung setelah melakukan eksfoliasi dengan Scarlett Peeling So Good.
My Experience
Kondisi kulitku sebelumnya banyak bekas jerawat, ada beberapa jerawat kecil, pori-pori besar karena banyak sebum yang menyumbat, ada whiteheads & blackheads, tekstur kulit kasar serta warnanya tidak merata. Kayaknya masalah kulitku ini lengkap banget ya?
| Hasil penggunaan Scarlett Peeling So Good & Scarlett 7x Ceramide Moisturizer |
Pertama kali mengaplikasikan Scarlett Peeling So Good aku sempat takut kalau nanti bakal ada rasa perih atau cekit-cekit di kulitku yang sensitif, tapi ternyata nggak ada sama sekali reaksi seperti itu. Ketika aku pijat dengan lembut juga masih aman. Lanjut aku bilas dengan air, nah di sini udah terasa agak licin dan kulitku terasa lebih halus ketika di sentuh.
Bisa di lihat pada foto before dan setelah dibilas di atas. Jika diamati pori-pori ku jadi lebih bersih dan teksturnya terlihat lebih halus, tapi ada sedikit kemerahan. Di sini kemerahannya masih wajar menurutku karena nggak sampai kayak iritasi gitu, merah banget dan panas, ini nggak ada rasa seperti itu sama sekali.
Selanjutnya aku langsung aplikasikan Scarlett 7x Ceramide Moisturizer dan bisa kalian lihat bedanya, kemerahan bener-bener langsung reda. Trus pada bagian pori-pori karena sudah bersih trus terhidrasi dengan baik dia tampak mengecil. Tekstur kulit jadi jauh lebih halus dan kelihatan plump + sehat.
So far, aku sudah menggunakan Scarlett Peeling So Good sebanyak 3x dan Scarlett 7x Ceramide Moisturizer setiap hari selama lebih dari 1 minggu, tidak ada reaksi negatif pada kulit sensitif dan mudah berjerawat ku.
Conclusions
Overall Scarlett Peeling So Good & Scarlett 7x Ceramide Moisturizer ini beneran best combo! Buat kalian yang punya kulit sensitif kayak aku wajib banget pakai keduanya untuk meminimalisir terjadinya kemerahan serta mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
Efek lembap serta hidrasi yang diberikan Scarlett 7x Ceramide Moisturizer juga menurutku pas banget buat kulit kombinasiku. Nggak berlebihan sehingga terasa ringan dan nyaman.
Where to buy
Untuk informasi pembelian CLICK HERE!
Wednesday, June 14, 2023
Multi-masking dengan Scarlett Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask, Membantu Menenangkan Sekaligus Menghidrasi Kulit
| Scarlett Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask |
Sebagai new mom dan masih banyak beradaptasi dengan waktu, saat ini aku masih kesulitan membagi waktu untuk skincarean. Sering karena saking sibuknya aku skip skincare, bukan karena lupa sih, tapi lebih karena capek banget dan mau langsung tidur saja. Kebiasaan ini tentunya sangat tidak baik untuk kulitku, terlebih lagi kulitku itu gampang banget rewel karena sensitif dan mudah berjerawat.
Perawatan kulit yang kadang aku lakukan itu maskeran, seminggu bisa aku lakukan 2 hingga 3 kali. Kenapa maskeran? Karena ini lebih hemat waktu dan bagiku ini intensif, misal kulitku dehidrasi setelah pakai masker yang deep hydration kulit langsung membaik. Nah, alasan selanjutnya karena maskeran membantuku sedikit rilex. Kalian yang punya anak pasti tau pusingnya mengurus anak, belum lagi kalau dia rewel dan nggak mau makan? Kita sebagai Ibunya mau keluar jalan-jalan juga kepikiran, maka jalan satu-satunya ya maskeran, hehe.
Selanjutnya, masalah kulitku itu tidak hanya 1,nah kalau mau maskeran gimana dong? Kadang pakai masker jerawat, iya jerawatnya kering tapi bagian kulit lain ikutan kering, atau pakai masker buat mencerahkan tapi bagian kulit lain yang sedang berjerawat malah jadi iritasi. Multi-masking solusinya! Multi-masking adalah menggunakan 2 atau lebih jenis masker dalam sekali pemakaian. Cara ini menurutku jadi lebih efektif, cepat dan menyenangkan.
Kali ini lagi cobain multi-masking pakai 2 masker dari Scarlett. Siapa yang nggak kenal Scarlett? Scarlett adalah local brand punya artis cantik dan berbakat Felicya Angelista. Mereka punya beberapa beauty line di antaranya skincare line, bodycare line & hair care line. Produk mereka telah terdaftar BPOM, halal, bebas mercury & hydroquinone.
Masker yang aku cobain ini bukanlah produk baru sebenarnya, tapi tetep aku excited banget buat cobain karena sudah lama penasaran. 2 maskernya ini punya bentuk yang berbeda, Scarlett Herbalism Mugwort Mask adalah masker berbentuk clay, sementara Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask dari namanya sudah ketahuan ya kalau bentuknya gel.
| Scarlett Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask |
Scarlett Herbalism Mugwort Mask memiliki manfaat utama untuk mengangkat sel-sel kulit mati, menghaluskan kulit serta membersihkan kulit berminyak. Kandungan utamanya ada Niacinamide untuk menyamarkan noda gelap, Mugwort Extract membantu menyejukkan kulit, Glutathione untuk mencerahkan, Green Tea Powder membantu merawat kulit berjerawat, Bamboo Charcoal untuk mengangkat minyak berlebih & sel kulit mati, terakhir ada Chlorophyllin yang membantu melawan bakteri penyebab jerawat.
Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask fungsi utamanya untuk menyejukkan serta menghidrasi kulit. Dengan kandungan utama Niacinamide untuk menyamarkan noda seperti bekas jerawat, Vitamin C untuk meratakan warna kulit, Centella Asiatica menyejukkan kulit yang teriritasi ringan, Grape Water untuk menghidrasi kulit, Ginseng Extract membantu merawat kekencangan kulit, terakhir Allantoin yang berfungsi menjaga kelembapan serta menyejukkan kulit.
Packaging
Kemasan keduanya sama, hanya beda warna saja. Scarlett Herbalism Mugwort Mask dengan perpaduan warna hijau putih sementara Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask perpaduan putih dan pink. Dikemas dalam jar plastik berukuran 100 gram, ini lumayan besar menurutku untuk sebuah masker, jadi hitungannya cukup hemat.
| Kemasan Scarlett Herbalism Mugwort Mask |
Pada bagian dalam jar terdapat lid dengan embossed SCARLETT dengan spatula di atasnya. Spatulanya ini berfungsi untuk mengambil maskernya saja, bukan buat apply masker ke wajah karena terlalu kecil jadi kurang nyaman.
| Kemasan Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask |
Kemasan terluarnya box kertas dan masih ditambah segel plastik. Informasi yang tercetak pada box sangat lengkap, mulai dari deskripsi produk, kandungan, cara pakai, dll. Terdapat pula stiker hologram dengan kode keaslian yang bisa kalian cek pada https://verify.scarlettwhitening.com.
| Stiker barcode untuk mengecek keaslian produk |
Texture & Scent
| Texture Scarlett Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask |
Scarlett Herbalism Mugwort Mask memiliki tekstur kental berwarna hijau tua keabu-abuan, aku rasa ini karena kandungan charcoal powder di dalamnya. Teksturnya tuh tipe yang mudah diratain, bukan yang agak padat. Trus ada kayak sedikit serpihan daun di dalamnya, ini buat gently exfoliate, cuma emang sedikit banget. Untuk baunya ini nggak ada bau artificial fragrance yang menyengat, lebih kayak bau kaolin powdery, nggak ganggu kok.
| Tekstur Scarlett Herbalism Mugwort Mask |
Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask teksturnya cantik banget! Gel bening kekuningan agak orange dengan serpihan kelopak bunga di dalamnya. Ini tipe gelnya bukan yang meresap gitu tapi kokoh dan lebih ke occlusive. Baunya juga enak! Segar dan ada hints bunga yang kalem.
| Tekstur Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask |
How to Use
Cara pemakaian keduanya sama, oleskan pada wajah yang telah dibersihkan terlebih dahulu, kemudian diamkan 15-20 menit, lalu bilas dengan air hingga bersih. Selanjutnya bisa dilanjutkan dengan pemakaian serum dan moisturizer.
My Experience & the Results
Karena aku pakai kedua masker ini untuk multi-masking jadi aku mau jelaskan dulu kondisi kulitku. Aku punya kulit kombinasi cenderung berminyak tapi ada beberapa bagian yang sering dehidrasi hingga mengelupas. Kulitku juga sensitif, mudah banget terjadi kemerahan serta gampang berjerawat. Banyak noda bekas jerawat, tekstur kulit kasar, warna tidak merata dan pori-pori besar. Kompleks banget kan masalah kulitku, hehe.
| Multi-masking dengan Scarlett Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask |
Aku gunakan Scarlett Herbalism Mugwort Mask pada bagian jidat karena di area ini sedang bruntusan serta ada 1 jerawat yang masih aktif, merah dan terasa nyeri. Selain itu aku juga pakai di area dagu hingga ke jawline karena lagi banyak jerawat juga di sini.
Pada area hidung dan pipi aku gunakan Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask karena area ini lagi dehidrasi, ada beberapa yang mengelupas, aku butuh hidrasi yang intense.
Kedua masker terasa dingin dan menenangkan ketika dipakai. Rasa dinginnya ini kalem dari awal hingga akhir 20 menit pemakain, bukan tipe strong yang cuma kuat di awal. Sekitar 10 menit pertama aku merasakan pada bagian yang pakai Scarlett Herbalism Mugwort Mask terasa kaku dan agak ketarik, ini normal ketika pakai clay mask pikirku dia mulai mengering, tapi ternyata ketika aku bercermin maskernya belum kering, nggak basah juga nggak kering kayak masih lembap gitu.
Pada bagian yang pakai Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask nggak ada sensasi lain selain dingin saja, aku raba juga gelnya anteng di permukaan kulit, karena ini occlusive jadi dia nggak hilang begitu saja diserap kulit.
Setelah sebelumnya 20 menit aku bilas, ini bilasnya sangat mudah & cepet bersih, nggak ninggal residu kayak serpihannya nempel di kulit gitu,hanya saja pada awalnya yang bagian Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel terasa sedikit licin.
| Hasil pemakaian Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask |
| Hasil pemakaian Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask |
Bagaimana hasilnya? Kulit terasa lebih lembap dan kenyal, trus pada bagian yang tadinya kering mengelupas sudah teratasi. Lalu bagaimana pada bagian yang menggunakan Scarlett Herbalism Mugwort Mask? Setelah pemakaian bagian jidatku sedikit merah tapi nggak terasa gatal maupun panas seperti terbakar. Beberapa menit kemudian kemarahannya menghilang trus aku amati nggak ada perubahan pada jerawat maupun bruntusan, baru keesokan paginya aku lihat jerawat yang tadinya masih aktif terlihat lebih kalem dan bruntusan sedikit membaik.
| Hasil pemakaian Scarlett Herbalism Mugwort Mask |
Oh iya setelah pakai kedua masker ini aku sengaja nggak pakai skincare untuk melihat efek hidrasinya. Aku amati setelah 4 jam bagian pipi masih halus, lembap dan terasa kenyal, sementara jidat mulai berminyak.
Conclusions
Overall, merupakan pengalaman yang menyenangkan mencoba Scarlett Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydrating Gel. Keduanya bekerja cukup baik di kulitku, hanya saja kalau harus memilih salah satu kayaknya aku bakal lebih sering pakai yang Scarlett Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask, karena efek hidrasinya yang menurutku bagus.
Where to Buy
Untuk informasi pembelian CLICK HERE!
| Scarlett Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask |
Sunday, May 28, 2023
Review Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk
| Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk |
Salah satu sunscreen yang sudah lama ada dalam wishlist ku, Anessa! Yups, akhirnya aku bisa cobain dan secara otomatis dia masuk dalam kasta tertinggi sunscreen yang aku miliki, hehe. Anessa adalah brand sunscreen No. 1 di Jepang yang berdiri pada 1992 di bawah naungan Shiseido Company. Anessa ini memang spesialis di sunscreen yaa, mereka punya berbagai bentuk mulai dari yang milk, gel, spray, compact, dll.
Baru-baru ini Anessa meluncurkan line up limited edition mereka yang pasti kalian semua kenal! Doraemon! Siapa yang nggak kenal kucing robot warna biru ini? Menariknya lagi di line up ini ada adiknya, si kuning Dorami. Trus, apakah ini adalah produk baru? Nggak, cuma beda kemasan aja kok sementara isinya si Doraemon adalah Anessa Perfect UV Sunscreen Skincare Milk dan Dorami berisi Anessa Perfect UV Sunscreen Mild Milk.
Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk
| Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk |
Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk adalah Sunscreen dengan formulasi yang super nyaman dan gentle yang didesain untuk mereka yang memiliki kulit sensitif, bahkan produk ini bisa dipakai oleh anak-anak di atas 6 bulan. Ini merupakan hybrid sunscreen, dengan kandungan physical & chemical sunscreen di dalamnya.
Diformulasikan dengan Smooth Protect Technology yaitu perlindungan yang kuat tapi gentle dan sangat nyaman. Dengan Aqua EX Booster Technology, memberikan perlindungan yang semakin kuat dan merata ketika terpapar air atau keringat. Trus produk ini juga Super Waterproof, tidak luntur ketika terkena air maupun keringat. Apakah hanya itu saja kelebihannya? Nggak dong! Masih ada lagi, yaitu:
Hypoallergenic formula yang membuatnya aman untuk bayi di atas 6 bulan dan anak-anak.
Additive-free (Ethanol, Paraben, Mineral Oil, Colorant-free).
Tidak hanya melindungi kulit dari sinar UV tapi juga partikel mikro di udara.
Dilengkapi dengan 50% kandungan skincare.
Tekstur ringan dan mudah meresap.
Menghidrasi & melembapkan kulit.
Anti-inflamasi & non-comedogenic.
Dapat digunakan sebagai base makeup.
Bisa dibersihkan hanya dengan sabun.
Lebih ramah lingkungan.
Main Ingredients
Berikut ini adalah beberapa kandungan skincare yang ada di dalamnya beserta dengan manfaatnya.
Super Hyaluronic Acid : menjaga kulit tetap lembut dan terhidrasi.
Tormentilla/ Yellow Flower Extract : Mencegah terjadinya vasodilatasi penyebab penuaan dini.
Kyoto Uji Green Tea : sebagai antioksidan.
Peony Root Extract : natural antioksidan.
Glycyrrhizic Acid : Soothing & anti-inflammatory properties.
Full Ingredients
Methyl Methacrylate Crosspolymer, Diisopropyl Sebacate, Water, Caprylyl Methicone, Zinc Oxide, Cetyl Ethylhexanoate, Titanium Dioxide, Pentaerythrityl Tetraethylhexanoate, Triethylhexanoin, Butylene Glycol, Diethylhexyl Succinate, Polymethylsilsesquioxane, Glycerin, Silica, Bis-Butyldimethicone Polyglyceryl-3, PEG-9 Polydimethylsiloxyethyl Dimethicone, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Trimethylsiloxysilicate, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, PEG/PPG-14/7 Dimethyl Ether, Sodium Chloride, Paeonia Albiflora Root Extract, Dipotassium Glycyrrhizate, Sodium Acetylated Hyaluronate, PEG-10 Dimethicone, Aluminum Hydroxide, Stearic Acid, Dextrin Palmitate, Ethylhexyl Triazone, Disteardimonium Hectorite, Hydrogen Dimethicone, Citric Acid, Sodium Citrate, Talc, Sodium Metabisulfite, Tocopherol, Benzoic Acid.
Packaging
| Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk |
Dikemas dalam botol berbentuk tabung pipih, berwarna kuning dan bergambar Dorami. Tutupnya miring dan bagian atasnya berwarna pink. Botolnya ini berbahan plant-based plastic, sangat environmental friendly. Menurutku bahan botolnya tebal dan kokoh. Pada bagian lubangnya kecil, sangat pas untuk produk dengan tekstur yang cair seperti ini.
| Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk |
Kemasan luarnya pouch berbahan kertas, ini yang membedakan dengan the original version yang bahannya plastik. Jadi selain desainnya yang lucu line up ini juga lebih ramah lingkungan. Semua informasi pada kemasan menggunakan bahasa jepang, tapi jangan khawatir karena ini sudah resmi masuk Indonesia dan telah terdaftar bpom jadi ada informasi berbahasa Indonesia yang ditempel pakai sticker.
Texture & Scent
| Tekstur Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk |
Teksturnya cair, milky kayak emulsion, jadi masih ada viscosity. Berwarna putih, terasa sedikit licin ketika diratain dan finishnya silky ketika sudah terserap. Ada whitecast tipis setelahnya tapi menghilang dalam beberapa menit, trus whitecast nya ini nggak abu-abu sedikit pinkish gitu di kulitku.
Aromanya mild, sekilas aku mencium ada sedikit hints milky tapi kemudian di dominasi powdery khas sunscreen. Aromanya juga tidak lingering, jadi menurutku ini sangat nyaman buat yang kurang suka bau-bauan.
How to Use
Pada step terakhir morning skincare routine gunakan Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk dengan takaran 2 jari atau sesuai kebutuhan. Oleskan secara merata ke seluruh wajah dan leher atau badan. Tepuk-tepuk dengan lembut supaya produk terserap. Selanjutnya tunggu sekitar 10-15 menit sebelum beraktifitas di bawah sinar matahari langsung. Bisa juga setelahnya langsung ditimpa makeup.
Sementara untuk membersihkannya ini cocok banget buat kaum mager (males gerak) karena bisa dibersihkan hanya pakai sabun saat cuci muka.
My Experience
Pertama kali mencoba Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk benar-benar sesuai ekspektasi ku, langsung terbesit "ternyata ini ya yang bikin beda sunscreen mahal?" Gimana ya menjelaskannya? Ada sensasi menyenangkan ketika mengaplikasikannya. Dengan tekstur runny, terasa licin ketika diratain and beautifully absorbed into a smooth and silky finish.
Teksturnya sangat ringan dan nyaman di kulitku yang sensitif dan acne-prone, bahkan kayak nggak terasa lagi pakai apa-apa. Ada whitecast sih tapi dikit banget dan nggak lama menghilang. Trus, ini bikin minyakan atau gosong nggak? Kalian bisa cek foto di bawah ini.
| Pemakaian Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk |
Pada bare face terlihat ada beberapa bagian di kulitku yang berminyak, paling terlihat yang di jidat, trus ada bekas jerawat serta jerawat yang masih aktif, kemudian teksturnya tampak kasar hingga kerutan halus juga terlihat. Pada freshly applied tampak kulitku jadi sedikit cerah, ini efek whitecast, di sini minyak di jidat berkurang & tekstur kulit jadi lebih halus. Setelah 2 jam minyak tidak bertambah banyak, bahkan ini lebih sedikit dibanding sebelum pakai, tekstur kulit juga masih bagus, mengindikasikan well hydrated. Aku juga coba berada di bawah sinar matahari langsung selama 2 jam itu, dan bisa kalian lihat sendiri hasilnya kulit tidak menggelap karena terbakar sinar matahari.
I've been using this product for 5 days, sejauh ini nggak ada reaksi negatif di kulitku. Aku juga coba selama 5 hari itu tidak double cleansing, hanya cuci muka pakai facial foam, hasilnya masih aman, nggak ada jerawat atau bruntusan muncul, padahal biasanya 3 hari nggak double cleansing saja sudah breakout.
Conclusions
So far, ini adalah sunscreen terbaik yang pernah aku coba. Teksturnya paling ringan dan paling nyaman di kulit sensitif dan mudah berjerawat. Selain itu juga tidak pedih di mata, sehingga anakku yang berusia 14 bulan bisa dengan nyaman dan aman memakainya. Ditambah lagi karena ini mudah dibersihkan jadi lebih simple memang buat anak-anak nggak perlu ngajakin mereka double cleansing, hehe. I highly recommend this product buat kalian yang lagi cari sunscreen untuk kulit sensitif atau sunscreen yang aman buat anak-anak.
Where to buy
Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk bisa kalian dapatkan di website mereka maupun e-commerce favorit kalian. Info mengenai produk Anessa lainnya kalian bisa follow Instagram mereka @anessa_official_indonesia.
| Anessa x Doraemon Perfect UV Sunscreen Mild Milk |
Wednesday, May 24, 2023
Review BASE Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++, Perlindungan Nyaman untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
Sampai saat ini apakah ada yang masih kesulitan dalam mencari sunscreen yang sesuai dengan jenis kulitnya? Kalau iya, sini toss dulu! Meskipun sudah mencoba belasan atau bahkan puluhan sunscreen jujur aku kadang masih kesulitan buat mencari sunscreen yang pas buat jenis dan masalah kulitku. Kenapa nggak pakai yang sebelumnya sudah cocok saja? Jiwa penasaranku tidak bisa berhenti di situ saja, selalu pengen cobain yang baru karena siapa tahu bakal menemukan yang lebih bagus?
Beberapa waktu belakangan ini aku lagi eyeing sunscreen dari Base karena mereka punya 2 pilihan yang bisa disesuaikan dengan jenis kulit kita, yaitu Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ yang merupakan sunscreen untuk kulit berminyak, kombinasi dan sensitif, trus yang satunya Base Ultra Soothe Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ adalah sunscreen untuk kulit kering, sensitif dan dehidrasi. Kalau punya pilihan gini jadi lumayan memudahkan ya? Tapi aku masih bingung nih pilih yang mana? Karena kulit ku kombinasi, sensitif dan kadang juga dehidrasi. Akhirnya aku cobain SmartSkin Test di website mereka supaya lebih yakin gitu mana yang paling pas buat kulitku.
Sedikit mengenai Base, mereka ini adalah skincare vegan local brand yang didirikan pada 2019. Dengan SmartSkin Test yang mereka sediakan kalian bisa mendapatkan produk perawatan kulit yang tepat. Produk Base 100% Vegan, Cruelty free, telah terdaftar BPOM, aman buat ibu hamil dan menyusui serta aman untuk anak dan remaja. Kebetulan saat ini aku sedang menyusui jadi nggak ragu buat cobain produk Base.
Setelah melakukan SmartSkin Tes ternyata untuk kulitku lebih disarankan pakai Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++. Ngomong-ngomong SmartSkin Test mereka ini keren banget, simple dan gampang pertanyaannya, meliputi persoalan masalah kulit hingga gaya hidup. Nah, setelah isi semua kalian bakal dapet hasil tentang kulit, kandungan apa yang cocok hingga rekomendasi produk.
Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++
Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ adalah sunscreen vegan yang diformulasikan untuk kulit berminyak, kombinasi, acne-prone dan sensitif. Termasuk hybrid sunscreen yaitu memiliki 2 kandungan perlindungan, perpaduan physical dan chemical sunscreen. Memiliki tekstur ringan, tanpa whitecast dan cocok untuk iklim tropis.
Selain melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar matahari UVA dan UVB, produk ini juga punya perlindungan dari Blue Light atau HEV. Blue Light itu apa ya? Blue Light adalah sinar biru yang dipancarkan oleh perangkat digital, contohnya Handphone yang hampir setiap saat menemani kita. Apa sih efek buruk dari Blue Light? Ini berpengaruh banget pada hiperpigmentasi dan penuaan.
Beberapa keunggulan lainnya dari produk ini yaitu memiliki manfaat sebagai Anti-pollution, Anti-photoaging, anti-irritant serta bekerja sebagai skin barrier & sebum regulator sekaligus menenangkan kulit. Komplit banget kan? Sounds great buat yang kulitnya sensitif sepertiku.
Main Ingredients
Carotolino® : Minyak biji wortel dan akar wortel yang efektif melindungi kulit dari Blue Light.
Ectoin® : Asam amino yang efektif mencegah penuaan kulit dan menghentikan kerusakan sel akibat polusi.
Seboxyl® : Kombinasi daun Blackcurrant & Raspberry membantu mengontrol sebum, mencegah pembentukan komedo serta dapat meredakan peradangan akibat jerawat.
Bisabolol : Sebagai anti iritasi & berperan sebagai perlindungan ekstra dari paparan sinar UV.
Full Ingredients
Aqua, Dicaprylyl Carbonate, Nylon 6/12, Octocrylene, Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Zinc Oxide, Cetearyl Alcohol, Glyceryl Monostearate, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine, Acrylates/C12-22 Alkyl Methacrylate Copolymer, Aminomethyl Propanol, Aluminum Starch Octenylsuccinate, C15-19 Alkane, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Glycerin, Rubus idaeus (raspberry) leaf extract, Ribes nigrum (blackcurrant) leaf extract, Tocopheryl Acetate, Ceteth-10 Phosphate, Dicetyl Phosphate, Hydroxyacetophenone, Canola Oil, Argania Spinosa Kernel Oil, Arginine, Coco-Glucoside, Disodium EDTA, Ectoin, Ethylhexylglycerin, Disodium Lauryl Sulfosuccinate, Sodium Dilauramidoglutamide Lysine, Daucus Carota Sativa Seed Oil, Bisabolol, Magnesium Chloride, Beta-Carotene, Daucus Carota Sativa Root Extract, Helianthus Annuus Seed Oil, Sorbic Acid, Phenoxyethanol, BHT.
Dari full ingredients di atas bisa kita ketahui bahwa Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ ini bebas dari kandungan Alcohol, Fragrance serta Essential Oil. Bisa diketahui juga bahwa kandungan physical sunscreennya adalah Zinc Oxide dan kandungan Chemicalnya ada Octocrylene, Phenylbenzimidazole Sulfonic Acid, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate & Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine.
Packaging
Jujur kesan pertama ketika melihat packagingnya aku merasa ini super fancy, warnanya serta desainnya bener-bener menarik dan beda dari yang lain. Bentuknya agak bulat, dengan warna kombinasi ungu dan orange yang kontras serta bahan kemasan yang tebal dan kokoh. Sayangnya di balik itu semua dibutuhkan effort buat mengeluarkan isi dari botolnya. Ini sedikit berat ketika dipencet, aku rasa kemasan dan bahan model begini lebih cocok untuk produk yang teksturnya mirip lotion atau lebih runny, sementara sunscreen ini teksturnya creamy dan sedikit thick sehingga butuh tenaga buat mencet supaya mau keluar, ditambah bagian lubang keluarnya kecil.
Kemasan luarnya box kertas berbahan cukup tebal dengan finish doff. Bahannya lumayan kokoh sehingga nggak gampang penyok. Berwarna kombinasi kuning, orange dan sedikit pink, dengan desain yang simple dan fancy. Informasi yang tercetak pada box juga cukup lengkap, mulai dari Ingredients, cara penggunaan, peringatan, dll.
Texture & Scent
Teksturnya creamy tapi sedikit thick dengan warna kekuningan. Meskipun agak thick tapi surprisingly ini cukup mudah diratain, nggak sepekat or kesat kayak kebanyakan sunscreen dengan matte finish yang pernah aku coba. Terasa ringan, mudah terserap, nggak ninggal kesan lengket setelahnya. Finishnya juga bukan matte yang kering, ini terlihat natural dan terasa sedikit silky ketika disentuh.
Untuk aromanya karena ini no artificial fragrance and essential oil added jadi nggak ada wangi yang semerbak gitu, wanginya soft khas aroma sunscreen dengan kandungan Zinc Oxide, kayak ada hints powdery.
How to Use
Gunakan Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ pada step terakhir morning skincare routine. Dengan takaran 2 jari ratakan ke seluruh wajah dan leher. Tunggu sekitar 15 menit sebelum beraktivitas di bawah terik matahari langsung. Reapply setiap 2 atau 4 jam sekali. Untuk membersihkannya jangan lupa melakukan double cleansing.
My Experience
Awalnya ketika tahu teksturnya agak thick atau padat gitu aku berfikir bahwa ini bakal agak susah diratain karena terasa kesat, tapi ternyata aku salah. Dengan skincare base sebelumnya yang cukup melembapkan dan menghidrasi, aku cuma pakai hydrating toner dan light lotion sebagai pelembap sebelum mengaplikasikan Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ ternyata produk bisa meluncur dengan mudah, enak diratain.
Bagaimana dengan finishnya dan setelah 2 jam? Berikut adalah foto bare face, freshly applied dan setelah 2 jam. Bisa kalian lihat kondisi kulitku berminyak dan sedang ada jerawat. Kebetulan jerawat hormonal lagi menyerang, ada beberapa yang masih terasa sakit, bengkak dan kemerahan. Tekstur kulitku tidak rata karena bekas jerawat dan pori-pori besar. Pada freshly applied terlihat minyak berkurang, tidak ada whitecast dan tekstur kulit kayak sedikit lebih halus
Selanjutnya aku pakai beraktivitas di bawah matahari langsung selama sekitar 1 jam, kemudian berada di dalam ruangan 1 jam. Ini juga sama sekali tidak membuat kusam maupun gosong karena terpanggang di bawah terik matahari, trus bagusnya lagi nggak minyakan! Bahkan kondisi pada 2 jam ini minyaknya jauh lebih sedikit dibanding sebelum pakai.
Trus apakah pedih di mata? Ini nih yang sering jadi pertimbangan ketika mencari sunscreen, pedih di mata nggak? Karena kalau pedih lumayan ganggu juga, terlebih buat kalian yang aktivitasnya lebih banyak di luar ruangan sehingga sering berkeringat. Waktu itu aku pakai panas-panasan dan keringat bercucuran nggak pedih, tapi ketika nggak sengaja nangis gara-gara nonton video sedih terasa sedikit pedih, tapi nggak parah karena aku cuci pakai air langsung hilang.
Aku telah menggunakan Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ ini selama 1 minggu, sejauh ini tidak ada reaksi buruk yang terjadi pada kulitku. Gimana dengan jerawat? Ini nggak bikin jerawatku tambah parah, malahan aku memperhatikan jerawat dekat hidung malah jadi cepet sembuhnya.
Conclusions
Overall, this is a good sunscreen and worth to try! Teksturnya enak, finish nya bagus, rasanya nyaman dan hasilnya sesuai klaim, beneran mengontrol sebum sehingga minyak nggak berlebihan trus bantu menenangkan kulit. Aku hanya kurang suka dengan kemasannya, sebenarnya ini nggak mempengaruhi kualitas produk sih, tapi ya lumayan jadi effort buat mencetnya, hehe. I highly recommend this product buat yang lagi mencari sunscreen untuk kulit berjerawat, berminyak dan sensitif.
Where to buy
Base Ultra Matte Natural Sunscreen SPF 50 PA+++ bisa kalian beli di base.co.id dan dapatkan diskon sebesar 35% dengan kode voucher DAISY35 hanya dengan minimal pembelian Rp. 100.000 dan maksimal diskon Rp. 200.000.
Untuk informasi lebih lanjut tentang produk Base jangan lupa buat follow juga Instagram mereka @itsmybase.
#itsmyBASE #reviewitsmyBASE #BASESunscreen
Must Read!
Review Noera Lip Mousse, Bibir Cantik dan Lembap dengan Warna yang Tahan Lama
Tahukah kalian kalau saat ini soft & blurr lips sedang menjadi trend? Tampilan bibir seperti ini bisa kalian dapatkan menggunakan produk...
Hey there!