Review Sheet Mask Madame Gie - Madame Essence Blanket Mask

Siapa fans produk Madame Gie? Apakah kalian sudah tahu kalau brand kesayangan kalian ini sekarang punya produk Sheet Mask? Setelah sebelumnya mereka mengeluarkan masker berbentuk mud mask dan peel-off mask yang harganya pretty affordable, then how about their sheet mask? Tenang, harganya juga sangat terjangkau kok, yaa meskipun nggak se-murah 2 masker sebelumnya tapi sheet mask mereka ini terbilang murah untuk ukuran sheet mask. Berapa sih harganya? Harganya di bawah 10 ribu, itu tergantung kalian beli dimana? Kalau aku sendiri beli di shopee cari penjual terdekat dari kota ku biar cepet sampai, aku dapat harga Rp. 8500 tiap lembarnya.
Kalau dibilang fans Madame Gie bukan sih, tapi aku suka beli produknya. Murah banget! Tapi kalau sheet mask? Yes! I really love sheet mask! Bisa dibilang aku ini sheet mask die-hard! Kalau bisa aku mau nyobain semua jenis sheet mask yang ada didunia ini, hahaha! Jadi, ketika tau Madame Gie punya sheet mask aku agak bimbang. Kenapa? Produk Madame Gie diproduksi di China, kalau untuk makeup it's okay, tapi kalau buat skincare? aku jadi agak mikir, gimana kalau Quality Control nya nggak bagus? Gimana kalau kualitasnya sama saja dengan sheet mask China 2ribuan seperti yang banyak beredar di pasaran, kayak Bioaqua, Rorec, dll? Berusaha menepis itu semua aku beranikan diri buat beli, awalnya mau beli 1 aja deh buat review, tapi berakhir membeli 5 dari 8 variants yang ada. 

Nanggung banget! Kenapa nggak beli semua aja sih 8 variants? Sempat kepikiran gitu juga biar review ku lebih lengkap, tapi kemudian mikir-mikir lagi, udah deh 5 aja soalnya 3 varian yang nggak aku pilih itu sudah mainstream, sudah banyak sheet mask pakai varian tersebut, jadi aku pilih 5 yang menurutku nggak biasa. 

Madame Gie - Madame Essence Blanket Mask


Mereka menggunkan kata "blanket" yang berarti selimut sebagai namanya daripada menggunkan kata "sheet mask" yang terdengar biasa. Sebenere sama saja sih, blanket mask ini maksudnya masker yang menyelimuti wajah kita. 

Memiliki 8 Variants yaitu :

- Aloe Vera - Hydrating
- Pomegranate - Revitalizing
- Olive - Firming
- Centella - Soothing
- Yuzu - Clarifying
- Date Palm - Moisturizing
- Rice Bran - Repairing
- White Tea - Brightening

Seperti yang aku jelaskan di atas, aku cuma beli 5 varian yaitu Centella, White Tea, Date Palm, Yuzu dan Rice Bran. Jadi cuma 5 dari 8 saja yang bakal aku review. 

Pertama kali lihat sheet mask ini aku langsung jatuh hati dengan kemasannya. Imut banget! Sumpah bagian desain kemasan ini aku acungi jempol, ilustrasi yang di pakai kayak watercolour gitu, sama sekali nggak ada kesan masker murah. Bahan kemasannya juga bagus, plastik dengan permukaan doff dan background doff membuatnya terkesan clean. Informasi yang tertera dikemasannya juga sangat lengkap. Dibagian depan kalian bisa melihat nama produk, varian disertai kandungan apa yang ada di dalamnya selain kandungan utama yang dijadikan nama varian. Lalu ada lambang yang menunjukan bahwa produk ini Non-comedogenic & paraben-free. Kemudian ada klaim produk serta fungsi utama. Semua benar-benar tertata dengan cantik dan rapi. Menuju bagian belakang kemasan terdapat cara pemakaian yang disusun dalam kolom sehingga mudah diikuti. Disebelahnya ada deskripsi singkat produk beserta ingredients list. Dibagian bawah ada informasi tentang No. BPOM, ukuran produk, produksi serta distributor. 

Ketika memegang kemasannya terasa tebal, aku berfikir kalau lembaran maskernya bakal tebal khas sheet mask dengan harga dibawah 10 ribu, tapi aku salah. Ketika membuka kemasan aku terkejut karena ternyata didalam ada lembaran pemisah atau separator. Ini biasanya ada di sheet mask Korea dengan harga diatas 20 ribu, jadi aku kaget soalnya masker semurah ini pake pemisah segala. Tapi kemudian temanku menjelaskan bahwa biaya produksi di China itu murah, bahannya juga bisa dapet murah jadi hal ini masih memungkinkan sheet mask murah pakai lembaran pemisah. 

Apa fungsi separator dalam sheet mask? Ini biasanya digunakan untuk sheet mask yang bahan lembarannya sangat tipis supaya memudahkan kita untuk membuka lipatan dan mengurangi resiko lembaran sobek ketika lipatannya dibuka. Selain itu bermanfaat juga untuk memasangkan lembaran ke wajah. 

Bahan lembarannya sangat tipis dan elastis, jadi mudah dipaskan dengan bentuk wajah. Ukurannya cukup pas di wajahku yang besar, buat kalian yang ukuran wajahnya kecil mungkin lembaran masker ini bakal sedikit kebesaran. Bagian mulutnya tidak berbentuk lubang, hanya sobekan memanjang yang nantinya kita pas-in sendiri dengan ukuran mulut. Untuk bagian hidung agak terlalu panjang bagi hidungku yang pesek, hahaha but no problem aku bisa melipatnya.

Next, dibawah ini aku akan review Sheet Mask Madame Gie satu per satu tiap varian. Mulai dari essence, baunya, hingga hasil akhirnya seperti apa. Sebelumnya aku mau kasih tau kalau jenis kulitku itu kombinasi dan cenderung berminyak, mudah berjerawat serta sensitif. Jadi, hasil yang aku tulis itu 100% berdasarkan pengalamanku, hasil bisa berbeda tiap orang karena jenis kulit dan masalahnya berbeda. 

Blanket Mask Centella - Soothing

Ini adalah varian pertama yang aku coba. Kondisi kulitku sebelum mencoba masker ini saat itu sedang butuh sesuatu yang bisa menenangkan jerawat sekaligus menghidrasi. Ada beberapa dry patches karena saat itu aku sedang mencoba produk yang agak bikin kulit kering. Biasanya produk dengan kandungan Centella memang bagus untuk menenangkan, jadi tanpa pikir panjang aku langsung ambil varian ini.

Setelah aku tempelin ke wajah, baru deh aku baca kemasannya, ini jangan di tiru yaaa, pastikan kalian membaca semua informasi yang tertera dikemasan sebelum memakainya. Jadi, selain Centella Asiatica produk ini mengandung Witch Hazel yang mana memiliki fungsi mengontrol minyak di wajah. Sedikit kaget, waduhhh wajahku kan lagi kering malah aku tambahin Witch Hazel?

Klaim varian ini adalah membantu mengatasi jerawat, mengontrol produksi sebum dan mengencangkan pori-pori. Untuk masalah jerawatnya okelah, aku memang lagi jerawatan, tapi aku masih sedikit takut dengan Witch Hazel, takut kalau membuat kulitku tambah kering.

Essence-nya banyak, banyak banget! kayaknya bisa dipakai buat mandi, hahahaha. Teksturnya cair dan bening, jadi ketika dikeluarkan netes-netes gitu aku kurang suka. Essence sedikit lengket dan terasa berminyak. Baunya enak, tapi bukan bau centella kebanyakan, baunya segar perpaduan bunga dan sedikit manis.

Disarankan untuk memakai masker ini selama 15-20 menit, aku memakaianya 20 menit pas. Selama memakainya aku merasakan ada sedikit soothing sensation, nggak intense sih, cuma kadang-kadang ada sedikit rasa sejuk. Ketika lembaran aku angkat beberapa bagian ada yang sudah kering seperti hidung dan dagu, sementara bagian lainnya masih basah banget. Butuh waktu cukup lama supaya essence terserap, padahal basanya masker dengan kandungan centella  lumayan ringan dan mudah terserap, tapi ini nggak! Butuh sekitar 1 jam baru benar-benar terserap.

Lalu bagaimana hasilnya? lembap aja, that's all!  sama sekali nggak ngaruh buat tenangin jerawat, tapi juga nggak bikin kondisinya makin parah. Sekitar 1-2 jam kemudian malah muncul kemerahan di kulitku. Sempat kapok dan mau berhenti aja lah, nggak mau lanjutin coba yang lain karena takut. Lalu aku berfikir, ahh mungkin hanya varian ini saja yang bereaksi seperti itu, jadi ayo kita coba yang lain.

Blanket Mask White Tea - Brightening

Beberapa hari setelah coba varian Centella aku cobain varian White Tea. Fungsi utamanya adalah mencerahkan. Diformulasikan dengan white tea, grape seeds & cactus. Ya, Perpaduan ingredients nya sangat unik, jarang kita temui dalam sheet mask bukan?

Selain mencerahkan, perpaduan ke-3 kandungan tersebut dipercaya bagus untuk menyehatkan kulit serta membantu membentuk lapisan hidrolipid pada permukaan kulit. Lapisan ini bagus mengunci kelembapan kulit agar senantiasa nampak halus, kencang dan segar.

Essencenya masih tetap sama, banyak banget dan bertekstur cair. Bening dan nyaris tidak berbau, lembut banget baunya. Essence-nya nggak berminyak maupun lengket seperti varian sebelumnya.

Selama memakai masker ini aku tidak merasakan adanya soothing sensation.  Setelah 20 menit aku angkat lembaran dari wajahku. Lembaran masih sangat basah, begitu pula dengan wajahku, tapi bedanya kali ini karena essence-nya tidak lengket, wajah malah terasa segar basah dengan essence. Berbeda dengan yang sebelumnya, kali ini terserapnya cukup cepat, hanya butuh beberapa menit saja. Hasilnya sesuai klaim, wajahku nampak sedikit cerah setelah menggunkan masker ini. Halus dan kencang ditambah nila plus-nya dia ngasih rasa segar.

Blanket Mask Date Palm

Masker kurma? Aku langsung kebayang baunya bakal manis khas kurma. Sepertinya belum ada sheet mask yang menggunkan kandungan utama kurma ya? Apakah ini yang pertama? Apasih manfaat kurma untuk kulit? Kurma kaya akan vitamin C dan D yang sangat bagus untuk elastisitas kulit dan sebagai anti-aging. Selain kurma, masker ini mengandung green algae dan rice bran yang membantu menghaluskan kulit serta memperbaiki tekstur. 

Memiliki essence yang agak kental dan lebih rich dibandingkan 2 variants sebelumnya. Baunya enak banget, milky dengan hints sweet coconut. Essence terasa sedikit lengket tapi tidak berminyak.

Selama 20 menit menggunakan masker ini aku sama sekali tidak merasakan adanya soothing sensation tapi baunya yang enak membuatku lumayan betah memakaianya lama-lama.

Ketika lembaran aku angkat, essence yang tertinggal di kulitku terasa lengket banget. Ketika aku coba tempelkan tangan ke wajahku terasa mirip getah yang menempel. Jujur, itu sangat tidak nyaman! Setelah menunggu cukup lama, essence tak kunjung terserap. Aku tidak merasakan hasil apa-apa selain rasa lengket. Jadi, aku putuskan untuk membilas wajahku, supaya rasa lengketnya hilang. Beberapa jam kemudian kulitku memerah dan terasa gatal, keesokan harinya muncul beberapa jerawat di area yang sebelumnya gatal. 

Blanket Mask Yuzu - Clarifying

Baunya lembut khas produk dengan kandungan yuzu, buat kalian yang belum tau, baunya tuh mirip perpaduan lemon dan jeruk. Diformulasikan dengan yuzu, cucumber, bird nest & honeysuckle, yang bekerja dengan memberikan nutrisi agar kulit tetap sehat, halus dan glowing. Yuzu juga dipercaya mampu mencerahkan kulit. 

Essencenya ringan banget, cair dan bening. Nggak terlalu lengket dan cepet terserap. Jika dibandingin 3 variants sebelumnya, ini yang paling ringan. 

Aku gunakan masker ini selama 20 menit. Ada sedikit soothing sensation selama menggunakannya.

Bagaimana hasilnya? Kulit jadi lebih lembap, terasa halus dan terlihat agak cerah. Essence nya juga lumayan cepat terserap. Setelahnya tidak ada reaksi negatif. 

Blanket Mask Rice Bran - Repairing

Ini yang terakhir dan jarak memakainya antara yang 4 ini cukup jauh, aku sedang dilanda kemalasan, hahaha.

Dengan kandungan utama rice bran dan beberapa kandungan pendukung yaitu pursley, seaweed, arnica dan radish. Fungsi utama masker ini adalah untuk memperbaiki skin barrier dan mengencangkan kulit. That sounds pretty great right? Pas banget kulitku lagi breakout, jadi aku butuh masker yang bisa perbaiki skin barrier ku. 

Essence nya mirip yang yuzu, cair dan. tidak terlalu lengket. Baunya enak, kombinasi wangi bunga yang segar. Baunya tidak terlalu kuat, jadi ketika menggunakannya hanya tercium samar-samar. 

Aku pakai masker ini selama 20 menit, dan anehnya lembarannya nyaris kering semua yang artinya essence terserap dengan cepat. Benar saja, ketika aku angkat permukaan kulitku sudah hampir kering, tidak ada essence tertinggal. 

Ketika aku sentuh kulitku terasa dingin, sepertinya masker ini mampu mendinginkan suhu kulit, dan itu terasa nyaman banget. Aku raba permukaan kulitku terasa lebih halus, aku pencet hidungku, sebum di dalamnya seperti mengeras dan dengan mudah bisa dikeluarkan. Efek lembapnya juga bagus dan tidak memberikan finish berminyak. 

CONCLUSION


Kalau di tanya kesimpulannya Sheet Mask Madame Gie ini bagus apa jelek? Hmmm, aku nggak bisa menarik kesimpulan secara keseluruhan, karena beda varian beda hasilnya. Ada yang bagus banget di kulitku dan ada yang sangat tidak cocok sampai menimbulkan jerawat. Hanya saja kalau ditanya aku bakal beli lagi nggak? Kan harganya murah tuh? Jawabannya nggak, aku masih mau explore masker lain, siapa tau nemu yang bagus dengan harga sama terjangkaunya? 

Again, semua itu berdasarkan pengalamanku yaa!! Kalau kalian penasaran bagaimana hasilnya dikulit kalian yaa kalian coba sendiri. Karena kulit manusia itu beda-beda. Sama jenis kulitnya belum tentu masalahnya sama. Sama jenis kulit dan problemnya, bisa jadi punya alergi yang berbeda. 

Sekian review kali ini, thank you for stopping by, see yaa!! 

2 komentar

  1. Kemasannya gemoy banget, Mbak. Gak kelihatan banget kalo ini produk dengan harga yang super murah.😍Dan ya, dengan lihat kemasannya aja bisa buat aku pengen ikutan beli juga.🀭

    Btw aku tertarik sama varian rice bran nya.πŸ˜†

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener, kemasannya cakep banget sih ini kyk bener2 dipikirin dengan matang konsepnya, nggak asal2an buat πŸ˜†

      Delete