Posts with the label madamegie
Showing posts with label madamegie. Show all posts
Showing posts with label madamegie. Show all posts

Friday, December 4, 2020

Madame Gie - 4 Your Peachy Lips, 4 Lipstick jadi 1

Apa yang terlintas dibenak kalian ketika melihat produk Madame Gie 4 You Peachy Lips ini? Bentuknya stackable, mengingatkan dengan pensil waktu TK or SD bukan? Sebenarnya produk ini mengingatkanku dengan pengalaman buruk yang aku alami waktu SD, bukan tentang pensil stackable, tapi penghapus, ya bentuknya mirip banget gini chubby gitu. So, aku tinggal di desa dan di hari ulang tahunku, kakakku yang kuliah di Kota besar memberiku hadiah penghapus berbentuk stackable, tentu untuk anak desa sepertiku itu sangat unik! Dengan perasaan bahagia, aku membawanya ke sekolah, wajarlah yaa anak-anak mau pamer, hahahaha, I'm 8 at that time. But, salah seorang temenku mencurinya, bukan karena ingin memilikinya, tapi hanya untuk merusak dan beberapa hari kemudian di taruh lagi di mejaku, dia hanya ingin menghancurkan perasaanku. So sad, I was bullied in elementary school, dan itu cuma secuil kisah salah satu bentuk bullying yang aku terima. 

Oke, back to the topic Madame Gie 4 Your Peachy Lips. Produk ini adalah pewarna bibir yang terdiri dari 4 warna dalam 1 kemasan. Dengan kemasan stackable atau bersusun, di setiap tingkatannya beda warna. Model seperti ini jelas lebih hemat, karena beli 1 langsung dapat 4 warna, ditambah dia hemat tempat dan lebih praktis jika mau dibawa bepergian. 


Sayangnya, setiap shade-nya itu tidak memiliki nama, jadi aku akan klasifikasikan berdasarkan warna case-nya. Ngomong-ngomong, karena namanya 4 Your Peachy Lips, tentu awalnya aku mengira produk ini bakal memiliki warna-warna peach, tapi aku salah! Ternyata, ke 4 warnanya itu memiliki hints pink, mulai dari pink muda, pink ngejreng, hingga pink kemerahan. Sempat mengira juga, bahwa ke 4 warnanya punya formula yang sama, dan mungkin cuma warnanya saja yang berbeda, tapi lagi-lagi aku salah! Dua warna memiliki finish matte, dan 2 lainnya lebih ke satin. Yang mana saja itu? Let me explain 1 per 1 tiap warnanya. 

  1. Di susunan pertama atau yang paling atas, dengan case warna kuning agak orange atau peach, warna lipsticknya terlihat ungu muda yang ketika di swatch ternyata warnanya pink muda dengan sedikit hints keunguan. Warna ini sangat tidak cocok untukku, membuat wajah nampak pucat. Selain itu memiliki sheer coverage, sehingga kurang bisa menutupi warna bibirku yang gelap. Tekstur lipsticknya keras dan memiliki finish matte. Lumayan susah diaplikasikan, dan ketika di gosok dia malah menggumpal. Kalian bisa lihat di foto, nampak ada gumpalan-gumpalan kecil di bibir dan jujur rasanya nggak nyaman banget. Akhirnya kurang dari 1 jam aku hapus, jadi aku nggak sempat uji ketahanan warna ini, tapi jujur bye untuk warna dan formula yang ini. 
  2. Susunan ke 2 dengan case warna orange, lipsticknya warna pink dengan sedikit hints peach. Teksturnya sama persis dengan susunan pertama tadi. Sama-sama kering, menggumpal dan terasa tidak nyaman. Cuma bedanya warna ini coverage-nya sedikit lebih baik. 
  3. Susunan ke 3 dengan case warna pink, lipsticknya warna merah dengan hints pink namun ketika diaplikasikan dia cenderung ke neon pink, menyala gitu. Warna ini bikin kulit nampak cerah dan seger. Coverage-nya juga lebih baik dibanding 2 warna sebelumnya. Dengan finish satin, terasa lembut dibibir. Daya tahannya tidak terlalu bagus, tidak perlu nunggu makan berat, akau makan camilan saja dia hilang. Not transfer proof, jadi tetep membekas di sedotan or gelas. 
  4. Susunan terakhir, case warna ungu, memiliki lipstick warna warm purple tapi ketika di pakai dibibir jadi pink keunguan. Tekstur dan formulanya sama dengan susunan ke 3 tadi. Ini warna favorite ku! Coverage-nya yang paling bagus, mungkin karena dia warnanya yang paling gelap. Untuk daya tahannya tetap sama seperti yang ke 3, dia tetep cepat luntur dan tidak ninggal stain. 

Urut dari atas, swatch case peach, orange, pink dan ungu

Untuk produk seharga 20ribuan, kita nggak bisa banyak komplain jika mendapatkan produk dengan kualitas seperti itu. Dari ke 4 warna mungkin cuma 1 yang bakal aku pakai, yaitu warna terakhir. Untuk yang lainnya bye! Sebenarnya yang no 3 lumayan bagus juga, hanya saja aku kurang suka warnanya, terlalu menyala untuk warna kulitku. 


Sepertinya target produk ini adalah untuk remaja, dengan kemasan seperti ini bisa masuk kotak pensil, hahaha. Warna-warnanya memang lebih cocok buat remaja, mungkin bisa lah yaa di jadiin ombre warna yang muda dikombinasikan dengan yang tua. But, kalau aku harus beli lagi tentu NO, kecuali kalau ada warna-warna cokelat tua dan formulanya di perbaiki, baru mau beli lagi. 

Gimana menurut kalian? Bakal beli produk ini or bye? 

Friday, December 4, 2020

Madame Gie - 4 Your Peachy Lips, 4 Lipstick jadi 1

Thursday, November 26, 2020

Madame Gie - Getaway, Makeup Kit Lengkap dengan Harga Sangat Murah!

Apakah kalian termasuk orang yang wajib pakai makeup saat bepergian tapi males jika harus membawa makeup dalam jumlah banyak? Maka kalian harus melirik makeup kit terbaru dari Madame Gie ini. Isinya ada 2 lips product, 2 eyeshadow (matte & shimmer) , contour dan highlighter dalam 1 genggaman! Yups, ukuran palette nya mungil tapi isinya lumayan lengkap, surprise nya lagi harganya sangat murah!! 20ribuan saja. Aku dapatkan palette ini di shopee official Madame Gie dengan harga 20ribu pas! Saat itu sedang flash sale. 

Dengan harga se-murah itu kayak apa kualitasnya? Mungkin memang kita tidak usah berharap banyak, but... sebagai orang yang sudah pernah cobain beberapa palette Madame Gie, aku bisa bilang bahwa ini lebih baik bila dibanding palette Moondust Temptation atau Sensuous Drama mereka. Dari segi mananya yang bikin palette ini lebih bagus? Well, let me explain lebih detail. 

Pertama dari segi desain kemasannya, Getaway palette ini lebih cantik dan nggak terkesan se-murah 2 palette yang aku sebutkan tadi. Madame Gie Getaway palette ada beberapa pilihan variant, warna kemasannya beda-beda, ada pink, peach, dan biru muda. Nah, ini punyaku variant 01 warna pink, cantik deh! 


Sekilas dari segi desian memang lebih bagus, but... pas di pegang baru deh kerasa bahwa bahannya sama saja, plastik tipis dan terkesan ringkih. Bahan seperti ini biasanya bakal mudah retak. 

Masuk kebagian dalam, ketika membuka palette ada mika melindungi produk. Nah, mikanya ini bukan polosan saja, tapi ada keterangan produk yang tercetak. Dilengkapi dengan aplikator berupa eyeshadow sponge 2 sisi warna hitam, agak ga berguna sih ini, aku jarang banget mengaplikasikan eyeshadow dengan sponge gini, I prefer brush atau pakai jari saja untuk glitter dan shimmer. 

Lips product nya 2 warna, yang terlihat nude dan merah dari palette, tapi ternyata warna merahnya ketika diaplikasikan ke kulit tangan ada hints pink, dan ketika dipakai dibibir jadi pink terang. Keduanya memiliki finish matte, teksturnya creamy tapu bukan tipe yang mudah leleh, jadi agak sulit ketika mengambil produk dari palette. Untuk yang warna nude teksturnya lebih keras dan bikin bibir super kering, hingga beberapa bagian mengelupas. 

Jujur aku lebih suka pakai 2 warna ini barengan untuk ombre, warna yang dihasilkan lebih kalem dan cantik. Sementara jika dipakai sendiri-sendiri, yang nude pucat banget dan yang merah ngejreng kayak minta di tampol, hahahaha. Not transfer proof, jadi masih nempel-nempel di masker dan sedotan. Tahan cukup lama, kalau cuma minum, but... sekali dipakai makan berat dia hilang tak berbekas. Oh iya, baunya wangi dan aku kurang menyukainya. 



Sekarang ke eyeshadow-nya, nah.. ini nih yang menurutku better than 2 palette mereka sebelumnya yang pernah aku coba. Pigmentasinya bagus! Teksturnya enak, nggak terlalu keras juga ga terlalu powdery, yaa masih powdery sih tapi ga parah, falloutnya juga masih bisa termaafkan. Easy to blend, asli keluar warnanya, tanpa pakai primer atau base. 

Untuk yang matte sekilas di palette dia warnanya dark brown, ketika swatch ditangan ada sedikit hints kemerahan jadi kayak maroon dan pas dipakai di kelopak mata dia warnanya soft and warm brown. Untuk shimmer nya ini warna peach, soft orange gitu, jadi pas dikombinasikan dengan warna yang matte tadi bagus banget. 

Untuk ketahanannya, agak kurang, karena pas aku gosok pake tangN saja dia langsung hilang, cuma ninggal glitter berhburan. Mungkin jika pakai primer bisa lebih nempel dan tahan lama. 

Menuju ke contour, ini yang mengecewakan... warnanya ada hints orange kemerahan ketika diaplikasikan ke wajahku, jadi I prefer pakai ini buat eyeshadow aja. Teksturnya sama persis dengan eyeshadow yang matte, hanya saja ketika aku coba blend diatas kulitku yang moist dia menggumpal-gumpal warnanya, sepertinya dia minta base yang matte. 


Untuk highlighter nya bagus, pigmented banget! Nggak perlu pakai terlalu banyak sudah keluar cahayanya, hahaha. Dibanding eyeshadow yang shimmer, ini teksturnya sedikit lebih powdery. Lumayan tahan lama, aku pakai dari pagi hingga sore, wajahku masih tetep berkilau. Aku gunakan di cupid bow, bawah alis, tulang pipi dan hidung bagian ujung saja. Oh iya, highlighter nya ini warna champagne, atau beige shimmery gitu, bagus buat semua skin tone. 

Conclusion

Dengan harga 20 ribu, apa yang kamu harapkan? Kalau kamu berharap dia sebagus palette 300ribuan tentu harapanmu terlalu tinggi. Menurutku ini sudah bagus, yaa.. sesuai harga lahh. Cocok buat kalian yang baru belajar makeup, jadi nggak perlu beli lips product, eyeshadow or highlighter secara terpisah, cukup beli 1 palette ini saja. Kalau untuk aku pribadi, aku suka dengan eyeshadow dan highlighter nya, jadi masih akan aku pakai lagi. Sementara lips product nya nggak akan aku pakai, kurang suka. Contour, akan aku jadikan eyeshadow. Apakah aku akan repurchase untuk beli variant lain dari series ini? Sepertinya nggak, karena warna yang aku sukai sudah ada disini. Aku sudah cek variant lain dan kurang tertarik. 

Sekian review palette murah kali ini, see you soon dengan review makeup murah lainnya. Ada request? 

Where to buy? Shopee Madame Gie Official



Thursday, November 26, 2020

Madame Gie - Getaway, Makeup Kit Lengkap dengan Harga Sangat Murah!

Wednesday, November 18, 2020

Battle Lip Tint Brand Artis Harga Terjangkau, Madame Gie by Gisella Anastasia VS Marshwillow by Natasha Wilona

Siapa suka lip tint? Apa alasan kalian menyukai pemulas bibir berjenis lip tint? 
Aku sempat bertanya kepada beberapa orang yang mengaku suka lip tint tentang apa alasan mereka menyukainya? Ada dua jawaban dominan, pertama karena lebih awet dan alasan kedua karena warnanya lebih natural menyatu dengan bibir. Aku sendiri bukan pecinta lip tint, karena warna bibirku gelap jarang ada lip tint yang mampu ngasih coverage dengan bagus di bibirku, alhasil malah warnanya seperti misah gitu, jadi cuma bibir bagian dalam aja yang bisa dapet warnanya. 

So, today aku mau battle 2 lip tint dari brand Artis yaitu Marshwillow by Natasha Wilona dan Madame Gie by Giselle Anastasia. Kalian pasti sudah banyak yang tahu kan dengan 2 brand ini? Kedua brand ini dikenal punya produk yang harganya sangat terjangkau, kayaknya sih memang fokus mereka menjaring konsumen menengah kebawah. Keduanya juga pabrikan di China, is it okay? Aku sih ga masalah, yang penting sudah terdaftar BPOM, jadi kalo kenapa-kenap kan bisa kita tuntut, hahahaha. Kan nggak mungkin BPOM meloloskan produk dengan bahan berbahaya? Lagian nih pabrikan di china karena ongkos kerja dan bahan baku lebih murah, makanya bisa di jual ke kita dengan harga terjangkau. 

Sekilas kalau di lihat Madame Gie dan Marshwillow ini kemasannya agak-agak mirip ya? Khas cute tapi rame gitu. Madame Gie mengusung konsep retro dan vintage, sementara Marshwillow ini lebih girly, sweet and a little bit touch of magical. 

Oke, mari kita langsung aja mulai battle-nya. So, lip tint Madame Gie di kasih nama Magnifique Lip Tint, mereka ada 6 pilihan warna, dan ini yang aku miliki warna 04 yaitu warna pink terang. Kemudian untuk Marshwillow namanya Sweet Sensation Lip & Cheek Tint, ini klaimnya bisa buat perona pipi juga. Ada 3 pilihan warna, punyaku no 9903, ini warna merah agak gelap. Keduanya ini harganya kurang dari 20ribu, malahan aku beli pas diskon masing-masing hanya 14ribuan, murah banget kan? 

Packaging & Applicator

Sekarang beralih ke kemasan. Madame gie memiliki kemasan berbahan doff, ukurannya kecil dan memanjang dengan desain kemasan yang terkesan elegan ada ornamen tepat dibagian atas badan botol. Sementara Marshwillow kemasannya lebih gendut dan pendek dengan bahan glossy. Desainnya cute, gambar es krim. Keduanya tidak memiliki kemasan luar berupa box, jadi hanya batangan di segel dengan plastik, dan segala informasi seperti ingredients, dll itu tercetak di plastik, jadi ketika plastik di kelupas dan dibuang udah deh hilang nggak bisa cek lagi. Untuk keterangan shade ada dibagian bawah botol, tertempel dengan stiker silver. 

Untuk aplikatornya mereka berbentuk sama, yaitu doe-foot, seperti kebanyakan aplikator lip products berbentuk cair. Aplikator jenis ini memang paling aman dan enak digunakan, dengan bagian ujung meruncing untuk bisa menjangkau bagian pinggir dan dalam bibir, serta membingkai bentuk bibir dengan mudah. 

Texture & Scent

Marshwillow memiliki tekstur yang sangat cair, ringan dan terasa seperti water-base. Baunya enak, bau berry yang mengingatkanku dengan lip tint pertamaku dari Etude House. Madame gie bertekstur sedikit lebih kental dan terlihat pekat. Baunya wangi tapi lebih mirip dengan tinta. 

Ketika dipakai, si Marshwillow ini enak rasanya ringan jadi seperti nggak ada beban dan nggak ada yang ganjel, karena dia meresap ke bibir dan finishnya sedikit glossy. Sementara Madame Gie Awalnya ringan juga, tapi warnanya lebih sheer, sehingga tidak bisa menutup semua warna bibirku dan kemudian ketika dipakai makan berat, bibir terasa buttery jadi kurang nyaman. 

Uji Ketahanan

Disini aku akan uji keduanya aku pakai selama 2 jam, dengan kondisi sebelumnya aku telah memakai lip balm terlebih dahulu. Kemudian selama 2 jam itu aku pastikan sama-sama sudah 1 kali makan berat, beberap kali makan ringan dan minum. Dan... Inilah hasilnya. 

Ini pertama aku uji Marshwillow, freshly applied terlihat warnanya cukup pigmented dan lumayan bisa menutupi warna gelap bibirku. Finishnya glossy, tapi berakibat dia jadi tidak trasferproof. Ketika dipakai buat minum, warnanya nempel di gelas atau sedotan. Ketika memakai masker juga meninggalkan stain di maskernya. Setelah 2 jam warnanya sudah sangat pudar, hanya meninggalkan stain tipis dibagian luar bibir dan agak pekat dibagian dalam. Terlihat juga garis bibirku yanag kayak misah gitu seperti yang sudah aku jelaskan tadi, ini permasalahanku setiap pakai lip tint. Tapi, syukurlah nggak sampai bikin bibir kering hingga mengelupas. 

Kemudian untuk Madame Gie, ini warnanya lebih sheer, jadi bibir yang gelap kurang bisa tertutup tapi bagian dalam bibir jadi pekat banget sampe kayak nyala gitu lip tint nya. Finishnya lebih ke satin sih, dia nggak glossy tapi juga nggak matte. Tidak trasferproof, tapi tidak separah Marshwillow transfer nya. Setelah 2 jam seperti dugaanku, warna yang tersisa adalah yang bagian dalam bibir. Tapi setelah aku amati, kok warnanya jadi cakep yaa? Terkesan natural kayak warna bibir pink alami. Lip tint Madame Gie ini juga nggak ngasih efek kering di bibirku, mungkin kebantu juga sama lip balm sebelumnya. 

Conclusion

Kalau harus milih jujur sulit, keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Lalu siapa yang menang battle kali ini? Nggak ada, ini saingan yang seimbang. Tapi aku bisa bilang keduanya worth to try! Mengingat harganya yang sangat terjangkau, jadi udah deh nggak usah pikir panjang. Tapi tetep kalian nggak bisa bandingin ini sama lip tint mahal yaa, again ingat lagi sama harganya. 

Okay, udah battle kali ini semoga bisa memberi kalian pencerahan kira-kira mau coba yang mana? Next mau battle apa lagi nih? 


Wednesday, November 18, 2020

Battle Lip Tint Brand Artis Harga Terjangkau, Madame Gie by Gisella Anastasia VS Marshwillow by Natasha Wilona

Tuesday, August 25, 2020

Review Sheet Mask Madame Gie - Madame Essence Blanket Mask

Siapa fans produk Madame Gie? Apakah kalian sudah tahu kalau brand kesayangan kalian ini sekarang punya produk Sheet Mask? Setelah sebelumnya mereka mengeluarkan masker berbentuk mud mask dan peel-off mask yang harganya pretty affordable, then how about their sheet mask? Tenang, harganya juga sangat terjangkau kok, yaa meskipun nggak se-murah 2 masker sebelumnya tapi sheet mask mereka ini terbilang murah untuk ukuran sheet mask. Berapa sih harganya? Harganya di bawah 10 ribu, itu tergantung kalian beli dimana? Kalau aku sendiri beli di shopee cari penjual terdekat dari kota ku biar cepet sampai, aku dapat harga Rp. 8500 tiap lembarnya.
Kalau dibilang fans Madame Gie bukan sih, tapi aku suka beli produknya. Murah banget! Tapi kalau sheet mask? Yes! I really love sheet mask! Bisa dibilang aku ini sheet mask die-hard! Kalau bisa aku mau nyobain semua jenis sheet mask yang ada didunia ini, hahaha! Jadi, ketika tau Madame Gie punya sheet mask aku agak bimbang. Kenapa? Produk Madame Gie diproduksi di China, kalau untuk makeup it's okay, tapi kalau buat skincare? aku jadi agak mikir, gimana kalau Quality Control nya nggak bagus? Gimana kalau kualitasnya sama saja dengan sheet mask China 2ribuan seperti yang banyak beredar di pasaran, kayak Bioaqua, Rorec, dll? Berusaha menepis itu semua aku beranikan diri buat beli, awalnya mau beli 1 aja deh buat review, tapi berakhir membeli 5 dari 8 variants yang ada. 

Nanggung banget! Kenapa nggak beli semua aja sih 8 variants? Sempat kepikiran gitu juga biar review ku lebih lengkap, tapi kemudian mikir-mikir lagi, udah deh 5 aja soalnya 3 varian yang nggak aku pilih itu sudah mainstream, sudah banyak sheet mask pakai varian tersebut, jadi aku pilih 5 yang menurutku nggak biasa. 

Madame Gie - Madame Essence Blanket Mask


Mereka menggunkan kata "blanket" yang berarti selimut sebagai namanya daripada menggunkan kata "sheet mask" yang terdengar biasa. Sebenere sama saja sih, blanket mask ini maksudnya masker yang menyelimuti wajah kita. 

Memiliki 8 Variants yaitu :

- Aloe Vera - Hydrating
- Pomegranate - Revitalizing
- Olive - Firming
- Centella - Soothing
- Yuzu - Clarifying
- Date Palm - Moisturizing
- Rice Bran - Repairing
- White Tea - Brightening

Seperti yang aku jelaskan di atas, aku cuma beli 5 varian yaitu Centella, White Tea, Date Palm, Yuzu dan Rice Bran. Jadi cuma 5 dari 8 saja yang bakal aku review. 

Pertama kali lihat sheet mask ini aku langsung jatuh hati dengan kemasannya. Imut banget! Sumpah bagian desain kemasan ini aku acungi jempol, ilustrasi yang di pakai kayak watercolour gitu, sama sekali nggak ada kesan masker murah. Bahan kemasannya juga bagus, plastik dengan permukaan doff dan background doff membuatnya terkesan clean. Informasi yang tertera dikemasannya juga sangat lengkap. Dibagian depan kalian bisa melihat nama produk, varian disertai kandungan apa yang ada di dalamnya selain kandungan utama yang dijadikan nama varian. Lalu ada lambang yang menunjukan bahwa produk ini Non-comedogenic & paraben-free. Kemudian ada klaim produk serta fungsi utama. Semua benar-benar tertata dengan cantik dan rapi. Menuju bagian belakang kemasan terdapat cara pemakaian yang disusun dalam kolom sehingga mudah diikuti. Disebelahnya ada deskripsi singkat produk beserta ingredients list. Dibagian bawah ada informasi tentang No. BPOM, ukuran produk, produksi serta distributor. 

Ketika memegang kemasannya terasa tebal, aku berfikir kalau lembaran maskernya bakal tebal khas sheet mask dengan harga dibawah 10 ribu, tapi aku salah. Ketika membuka kemasan aku terkejut karena ternyata didalam ada lembaran pemisah atau separator. Ini biasanya ada di sheet mask Korea dengan harga diatas 20 ribu, jadi aku kaget soalnya masker semurah ini pake pemisah segala. Tapi kemudian temanku menjelaskan bahwa biaya produksi di China itu murah, bahannya juga bisa dapet murah jadi hal ini masih memungkinkan sheet mask murah pakai lembaran pemisah. 

Apa fungsi separator dalam sheet mask? Ini biasanya digunakan untuk sheet mask yang bahan lembarannya sangat tipis supaya memudahkan kita untuk membuka lipatan dan mengurangi resiko lembaran sobek ketika lipatannya dibuka. Selain itu bermanfaat juga untuk memasangkan lembaran ke wajah. 

Bahan lembarannya sangat tipis dan elastis, jadi mudah dipaskan dengan bentuk wajah. Ukurannya cukup pas di wajahku yang besar, buat kalian yang ukuran wajahnya kecil mungkin lembaran masker ini bakal sedikit kebesaran. Bagian mulutnya tidak berbentuk lubang, hanya sobekan memanjang yang nantinya kita pas-in sendiri dengan ukuran mulut. Untuk bagian hidung agak terlalu panjang bagi hidungku yang pesek, hahaha but no problem aku bisa melipatnya.

Next, dibawah ini aku akan review Sheet Mask Madame Gie satu per satu tiap varian. Mulai dari essence, baunya, hingga hasil akhirnya seperti apa. Sebelumnya aku mau kasih tau kalau jenis kulitku itu kombinasi dan cenderung berminyak, mudah berjerawat serta sensitif. Jadi, hasil yang aku tulis itu 100% berdasarkan pengalamanku, hasil bisa berbeda tiap orang karena jenis kulit dan masalahnya berbeda. 

Blanket Mask Centella - Soothing

Ini adalah varian pertama yang aku coba. Kondisi kulitku sebelum mencoba masker ini saat itu sedang butuh sesuatu yang bisa menenangkan jerawat sekaligus menghidrasi. Ada beberapa dry patches karena saat itu aku sedang mencoba produk yang agak bikin kulit kering. Biasanya produk dengan kandungan Centella memang bagus untuk menenangkan, jadi tanpa pikir panjang aku langsung ambil varian ini.

Setelah aku tempelin ke wajah, baru deh aku baca kemasannya, ini jangan di tiru yaaa, pastikan kalian membaca semua informasi yang tertera dikemasan sebelum memakainya. Jadi, selain Centella Asiatica produk ini mengandung Witch Hazel yang mana memiliki fungsi mengontrol minyak di wajah. Sedikit kaget, waduhhh wajahku kan lagi kering malah aku tambahin Witch Hazel?

Klaim varian ini adalah membantu mengatasi jerawat, mengontrol produksi sebum dan mengencangkan pori-pori. Untuk masalah jerawatnya okelah, aku memang lagi jerawatan, tapi aku masih sedikit takut dengan Witch Hazel, takut kalau membuat kulitku tambah kering.

Essence-nya banyak, banyak banget! kayaknya bisa dipakai buat mandi, hahahaha. Teksturnya cair dan bening, jadi ketika dikeluarkan netes-netes gitu aku kurang suka. Essence sedikit lengket dan terasa berminyak. Baunya enak, tapi bukan bau centella kebanyakan, baunya segar perpaduan bunga dan sedikit manis.

Disarankan untuk memakai masker ini selama 15-20 menit, aku memakaianya 20 menit pas. Selama memakainya aku merasakan ada sedikit soothing sensation, nggak intense sih, cuma kadang-kadang ada sedikit rasa sejuk. Ketika lembaran aku angkat beberapa bagian ada yang sudah kering seperti hidung dan dagu, sementara bagian lainnya masih basah banget. Butuh waktu cukup lama supaya essence terserap, padahal basanya masker dengan kandungan centella  lumayan ringan dan mudah terserap, tapi ini nggak! Butuh sekitar 1 jam baru benar-benar terserap.

Lalu bagaimana hasilnya? lembap aja, that's all!  sama sekali nggak ngaruh buat tenangin jerawat, tapi juga nggak bikin kondisinya makin parah. Sekitar 1-2 jam kemudian malah muncul kemerahan di kulitku. Sempat kapok dan mau berhenti aja lah, nggak mau lanjutin coba yang lain karena takut. Lalu aku berfikir, ahh mungkin hanya varian ini saja yang bereaksi seperti itu, jadi ayo kita coba yang lain.

Blanket Mask White Tea - Brightening

Beberapa hari setelah coba varian Centella aku cobain varian White Tea. Fungsi utamanya adalah mencerahkan. Diformulasikan dengan white tea, grape seeds & cactus. Ya, Perpaduan ingredients nya sangat unik, jarang kita temui dalam sheet mask bukan?

Selain mencerahkan, perpaduan ke-3 kandungan tersebut dipercaya bagus untuk menyehatkan kulit serta membantu membentuk lapisan hidrolipid pada permukaan kulit. Lapisan ini bagus mengunci kelembapan kulit agar senantiasa nampak halus, kencang dan segar.

Essencenya masih tetap sama, banyak banget dan bertekstur cair. Bening dan nyaris tidak berbau, lembut banget baunya. Essence-nya nggak berminyak maupun lengket seperti varian sebelumnya.

Selama memakai masker ini aku tidak merasakan adanya soothing sensation.  Setelah 20 menit aku angkat lembaran dari wajahku. Lembaran masih sangat basah, begitu pula dengan wajahku, tapi bedanya kali ini karena essence-nya tidak lengket, wajah malah terasa segar basah dengan essence. Berbeda dengan yang sebelumnya, kali ini terserapnya cukup cepat, hanya butuh beberapa menit saja. Hasilnya sesuai klaim, wajahku nampak sedikit cerah setelah menggunkan masker ini. Halus dan kencang ditambah nila plus-nya dia ngasih rasa segar.

Blanket Mask Date Palm

Masker kurma? Aku langsung kebayang baunya bakal manis khas kurma. Sepertinya belum ada sheet mask yang menggunkan kandungan utama kurma ya? Apakah ini yang pertama? Apasih manfaat kurma untuk kulit? Kurma kaya akan vitamin C dan D yang sangat bagus untuk elastisitas kulit dan sebagai anti-aging. Selain kurma, masker ini mengandung green algae dan rice bran yang membantu menghaluskan kulit serta memperbaiki tekstur. 

Memiliki essence yang agak kental dan lebih rich dibandingkan 2 variants sebelumnya. Baunya enak banget, milky dengan hints sweet coconut. Essence terasa sedikit lengket tapi tidak berminyak.

Selama 20 menit menggunakan masker ini aku sama sekali tidak merasakan adanya soothing sensation tapi baunya yang enak membuatku lumayan betah memakaianya lama-lama.

Ketika lembaran aku angkat, essence yang tertinggal di kulitku terasa lengket banget. Ketika aku coba tempelkan tangan ke wajahku terasa mirip getah yang menempel. Jujur, itu sangat tidak nyaman! Setelah menunggu cukup lama, essence tak kunjung terserap. Aku tidak merasakan hasil apa-apa selain rasa lengket. Jadi, aku putuskan untuk membilas wajahku, supaya rasa lengketnya hilang. Beberapa jam kemudian kulitku memerah dan terasa gatal, keesokan harinya muncul beberapa jerawat di area yang sebelumnya gatal. 

Blanket Mask Yuzu - Clarifying

Baunya lembut khas produk dengan kandungan yuzu, buat kalian yang belum tau, baunya tuh mirip perpaduan lemon dan jeruk. Diformulasikan dengan yuzu, cucumber, bird nest & honeysuckle, yang bekerja dengan memberikan nutrisi agar kulit tetap sehat, halus dan glowing. Yuzu juga dipercaya mampu mencerahkan kulit. 

Essencenya ringan banget, cair dan bening. Nggak terlalu lengket dan cepet terserap. Jika dibandingin 3 variants sebelumnya, ini yang paling ringan. 

Aku gunakan masker ini selama 20 menit. Ada sedikit soothing sensation selama menggunakannya.

Bagaimana hasilnya? Kulit jadi lebih lembap, terasa halus dan terlihat agak cerah. Essence nya juga lumayan cepat terserap. Setelahnya tidak ada reaksi negatif. 

Blanket Mask Rice Bran - Repairing

Ini yang terakhir dan jarak memakainya antara yang 4 ini cukup jauh, aku sedang dilanda kemalasan, hahaha.

Dengan kandungan utama rice bran dan beberapa kandungan pendukung yaitu pursley, seaweed, arnica dan radish. Fungsi utama masker ini adalah untuk memperbaiki skin barrier dan mengencangkan kulit. That sounds pretty great right? Pas banget kulitku lagi breakout, jadi aku butuh masker yang bisa perbaiki skin barrier ku. 

Essence nya mirip yang yuzu, cair dan. tidak terlalu lengket. Baunya enak, kombinasi wangi bunga yang segar. Baunya tidak terlalu kuat, jadi ketika menggunakannya hanya tercium samar-samar. 

Aku pakai masker ini selama 20 menit, dan anehnya lembarannya nyaris kering semua yang artinya essence terserap dengan cepat. Benar saja, ketika aku angkat permukaan kulitku sudah hampir kering, tidak ada essence tertinggal. 

Ketika aku sentuh kulitku terasa dingin, sepertinya masker ini mampu mendinginkan suhu kulit, dan itu terasa nyaman banget. Aku raba permukaan kulitku terasa lebih halus, aku pencet hidungku, sebum di dalamnya seperti mengeras dan dengan mudah bisa dikeluarkan. Efek lembapnya juga bagus dan tidak memberikan finish berminyak. 

CONCLUSION


Kalau di tanya kesimpulannya Sheet Mask Madame Gie ini bagus apa jelek? Hmmm, aku nggak bisa menarik kesimpulan secara keseluruhan, karena beda varian beda hasilnya. Ada yang bagus banget di kulitku dan ada yang sangat tidak cocok sampai menimbulkan jerawat. Hanya saja kalau ditanya aku bakal beli lagi nggak? Kan harganya murah tuh? Jawabannya nggak, aku masih mau explore masker lain, siapa tau nemu yang bagus dengan harga sama terjangkaunya? 

Again, semua itu berdasarkan pengalamanku yaa!! Kalau kalian penasaran bagaimana hasilnya dikulit kalian yaa kalian coba sendiri. Karena kulit manusia itu beda-beda. Sama jenis kulitnya belum tentu masalahnya sama. Sama jenis kulit dan problemnya, bisa jadi punya alergi yang berbeda. 

Sekian review kali ini, thank you for stopping by, see yaa!! 

Tuesday, August 25, 2020

Review Sheet Mask Madame Gie - Madame Essence Blanket Mask

Wednesday, March 25, 2020

Madame Gie Super Brand Day Haul

Hello everyone...
Sudah lama aku nggak post hasil belanjaan karena memang beberapa bulan terakhir ini aku agak kurang mood belanja gara-gara masalah hormonal. Tapi, beberapa waktu yang lalu ketika buka Shopee aku lihat ada banner Madame Gie Super Brand Day diskon up to 75% automatically mood belanjaku balik, hahaha.

Bayangin aja deh produk Madame Gie itu udah murah-murah banget trus ini masih ditambah diskon apa nggak menggiurkan? Memang sih beberapa produk Madame Gie yang pernah ku coba banyak yang kualitasnya nggak bagus, tapi aku tetep penasaran untuk mencoba produk lainnya.

Apa saja yang aku beli? 

Madame Gie Beauty Mud Icing Mask

Ini adalah salah satu produk terbaru mereka. Masker dalam bentuk sachet yang praktis untuk 1x pakai. Tahukah kalian berapa harganya? Rp. 2500 per sachet nya ukuran 7 gram, murah banget kan? Dan... untuk pembelian 1 set berisi 6 variant masker harganya cuma Rp. 14.000 aja!! Tanpa pikir panjang aku langsung beli 3 set meskipun belum tahu bakal bagus apa nggak, pikirku harganya murah kalau nggak bagus kan nggak rugi-rugi amat.

Berikut adalah macam-macam variant Madame Gie Beauty Mud Icing Mask,

- Glacier untuk mencerahkan.
- Bamboo Charcoal untuk mengontrol jerawat.
- Volcanic untuk mengontrol minyak berlebih.
- Hungarian Herbal untuk mencegah keriput.
- Dead Sea untuk melembapkan kulit.
- Kaolin Earth untuk membersihkan pori-pori.

Menarik semua kan variant Madame Gie Beauty Mud Icing Mask? Aku akan mereviewnya setelah mencoba semua variant.

Madame Gie Sweet Cheek Blushed 03

Sebelumnya aku pernah beli blush on Madame Gie series yang lain, tapi aku lupa menaruhnya dimana? hahahaha. Ini adalah series yang lebih baru dibanding blush on sebelumnya yang memiliki 2 tone warna. Blush on ini memiliki 3 pilihan warna. Aku pilih warna 03 karena sepertinya bakal cocok dikulitku yang medium. Warnanya warm orange cantik banget. Berapa harganya? Aku dapatkan blush on ini seharga 10ribu rupiah.

Madame Gie Make It Sharp 01

Contour powder 10ribuan nihh. Ada 2 pilihan warna, aku pilih warna 01 yang lebih terang, ehh ternyata warnanya nggak masuk banget di kulitku. Aku coba pakai nyaris nggak keluar sama sekali warnanya di wajahku. Tapi yaudah lahh, mengingat harganya cuma segitu.

Madame Gie Brilliant Glaze Lip Liquide 314 Sugar Glazed

Salah satu produk yang tidak aku sesali telah membelinya. Ini bagus bangettt!! Lebih mirip lip gloss tapi ketika glossy nya hilang dia ninggalin tint di bibir. Aku beli ini seharga Rp. 18.000 harga normalnya sekitar 20ribuan. Ada 6 pilihan warna, aku pilih 314 karena terlihat itu adalah warna yang paling tua, hasilnya cantik banget dibibir warnanya cokelat kemerahan.

Madame Gie Blink Fame Liquid Eyeshadow 02

Eyeshadow glitter cair yang super murah, cuma 12ribuan. Warna 02 ini cenderung ke pink, entahlah kenapa aku beli warna pink? padahal seingatku aku pengen yang warnanya copper. Pigmentasinya lumayan bagus, tapi cepet hilang trus baunya aneh, wangi banget.

Madame Gie Wing it Lady

Ini produk termahal yang aku beli di haul kali ini, harganya Rp. 21.000. Kebetulan eyeliner cair ku habis jadi aku beli produk ini. Klaimnya waterproof dan ketebalannya 0,2 mm tipis banget!! Bentuknya ramping dan warna pink cantik. Eyeliner ini benar-benar tipis, waterproof & smudge proof. Aku pakai dalam keadaan berkeringat tidak luntur, aku cuci pakai air sama sekali nggak geser. Hanya bisa dibersihkan dengan makeup remover.

Semua produk aku beli sendiri di official shop Madame Gie di Shopee

Sekian bongkar-bongkar hasil belanjaan kali ini, see you...


Wednesday, March 25, 2020

Madame Gie Super Brand Day Haul

Tuesday, January 14, 2020

Review Eyeshadow Palette 20 Ribuan, Madame Gie Moondust Temptation 04


Pernahkah kalian membeli sesuatu hanya buat "ngepasin" belanjaan, biar free ongkir, biar dapet cashback, biar vouchernya nggak hangus, dll. Nah, begitulah nasib eyeshadow palette ini. Aku beli eyeshadow palette ini bersamaan dengan Sunscreen Madame Gie di menit-menit terakhir Shopee 12.12 supaya voucher cashback 120% ku nggak hangus!

Aku beli eyeshadow palette ini seharga Rp. 19.000 murah banget kan? Kebetulan warna ini lagi diskon, sementara warna lainnya masih diatas 20ribu. Lantas, mengapa aku memilih warna yang terkesan "tidak aman" dipakai sehari-hari? Padahal Eyeshadow palette series ini punya warna lain yang lebih cantik dan aman. I don't know why? Melihat warna ijonya tiba2 terlintas dipikiranku buat eye look ala mermaid, hahaha.

Tidak perlu dijelaskan lagi sepertinya banyak diantara kalian yang sudah tahu kalau Madame Gie ini adalah brand punya penyanyi Gisella Anastasia. Madame Gie dikenal dengan harganya yang terjangkau. Meskipun brand lokal tapi semua produknya made in China. Ya, semua produk Madame Gie yang aku punya seperti Matte Liquid Lipstick, Cushion, Lip Tint, dll semuanya ada tulisannya made in China. Tapi kalian tidak perlu khawatir, karena semua produk Madame Gie sudah terdaftar Bpom.

Madame Gie Moondust Temptation 04

Packaging Madame Gie Moondust Temptation ini  cukup cantik dan handy. Dari segi bahan dan desain kemasannya menurutku ini jauh lebih bagus dari yang seri Sensuous Drama. Bahannya plastik yang lumayan tebal glossy dan tidak terkesan ringkih atau murahan, berwarna hijau muda. Jika bahannya dibuat doff mungkin akan membuatnya lebih bagus dan memberikan kesan mahal, ahh...tapi kan ini cuma 20ribuan, jadi jangan banyak protes!

Dilengkapi dengan box bermotif abstrak serba hijau, dibagian belakang box tertera berbagai informasi seperti komposisi produk, manufacturing, no bpom, dll.

Madame Gie Moondust Temptation ini punya 6 pilihan warna yang cukup cantik-cantik, aku sempat tertarik dengan yang 02, warnanya kombinasi pink & peach. Madame Gie Moondust Temptation 04 ini terdiri dari 10 warna, 3 matte dan 7 shimmer. Aku tidak tau bagaimana pembagian warna untuk variant lain, tapi temenku yang punya variant lain bilang kalau punya dia ke 10 warnanya shimmer semua.

Mari kita bahas warnanya 1 per 1 mulai dari yang paling kiri. Warna pertama ini cenderung ke light yellow dengan shimmer yang agak kasar. Warna kedua light peach dengan tekstur matte lembut, warna ini enak banget diaplikasikan. Warna ke 3 adalah shimmering orange, warna nya cukup terang dan pigmentasinya bagus. Warna ke 4 seperti warna tembaga dengan shimmer, warna ini bagus juga pigmentasinya. Warna ke 5 hijau terang, ini keras bnaget teksturnya, sangat susah diambil dan kurang bisa menempel dikulit. Warna ke 6 ini tosca dengan shimmer, aku suka banget warna ini. Warna ke 7 hampir mirip ke 6 tapi dengan hints hitam jadi agak gelap, warna ini bagus juga. Warna ke 8 ini agak keunguan, dengan shimmer lembut. Warna ke 9 cokelat tua agak ungu atau warna plum, teksturnya matte. Warna terakhir hitam pekat dengan tekstur matte.

Dilengkapi dengan aplikator berbentuk sponge 2 sisi berwarna hitam. Aku kurang suka mengaplikasikan eyeshadow dengan aplikator model sponge gini, jadi aku tidak menggunakannya.

Tekstur dan pigmentasi Madame Gie Moondust Temptation ini lebih bagus dibandingkan seri Sensuous Drama. Untuk warna yang matte falloutnya tidak terlalu banyak, sementara yang shimmer parah banget falloutnya. Kalian bisa cek foto dibawah ini. Aku sengaja tidak bersihkan falloutnya, jadi kalian bisa lihat seberapa parah.

Ini aku berikan foto step by step eye looks yang aku buat. Niatnya pengen green eye look yang terang ngejreng banget gitu tapi ternyata warna yang paling ngjreng nggak bisa dipakai.

Untuk eye look tersebut diatas aku tidak menggunakan eyeshadow base, jadi warna aslinya ketika langsung diaplikasikan seperti itu.

Bagaimana dengan ketahanannya?

Ketika aku coba di siang hari, warnanya langsung hilang kena keringat hanya meninggalkan shimmering. Sementara ketika aku pakai di sore hingga malam hari lumayan agak awet, warnanya nggak sampai hilang, hanya pudar. Untuk menghapusnya juga sangat mudah dan tidak perlu makeup remover karena pakai air saja langsung hilang tak berbekas.

Mengingat harganya yang sangat murah jadi kita tidak boleh protes dengan kualitas yang seperti itu. Overall ini lumayan lah buat kalian yang baru belajar makeup dan mau bermain dengan berbagai warna.

Repurchase? Maybe, penasaran dengan warna lainnya.

Tuesday, January 14, 2020

Review Eyeshadow Palette 20 Ribuan, Madame Gie Moondust Temptation 04