Whitelab - Mugwort Pore Clarifying Mask, Benarkah Dupe Axis-Y?

Tahun 2020 lalu, masker dari salah satu Korean brand yaitu Axis-Y Mugwort Pore Clarifying Wash-Off Pack viral di Indonesia. Stocknya selalu habis dalam hitungan menit bahkan detik. Awalnya aku belum tau pasti apa yang bikin masker tersebut sampai se-viral itu, ternyata setelah cobain sendiri aku cukup terkesan dengan efeknya meredakan kemerahan, membersihkan pori-pori serta menghaluskan kulit. 
Memanfaatkan moment tersebut, Whitelab yang merupakan salah satu local brand meluncurkan masker serupa tanggal 8 Februari lalu. Tidak hanya mengusung kandungan utama yang sama yaitu Mugwort, brand ini juga memberi nama produknya hampir mirip, "Whitelab - Mugwort Pore Clarifying Mask." 

Dengan harga yang jauh lebih terjangkau, meskipun isinya hanya setengah dari Axis-Y, tentu produk ini membawa angin segar bagi mereka yang selama ini pengen nyobain Axis-Y tapi terhalang harganya yang lumayan mahal. Padahal, jika mau menghitung jatuhnya sama saja. Sekarang ini harga Axis-Y Mugwort Pore Clarifying Wash-Off Pack sudah banyak turun dibanding pertama kali diluncurkan, harganya rata-rata sekitar 150ribu untuk ukuran 100gr. Sementara Whitelab Mugwort Pore Clarifying Mask harganya 75ribu untuk ukuran 50gr. Bukankah sama saja? Jika dipikir demikian memang sama, tapi kebanyakan orang bakal lebih memilih yang 75ribu, selain kesannya murah juga adanya perasaan takut tidak cocok yang mempengaruhi. 


Selesai bicara soal harga, hari ini aku mau bahas tuntas sedetail mungkin tentang 2 masker ini, sekalian aku mau battle lihat performanya secara bersamaan. Oh iyaa, Axis-Y Mugwort Pore Clarifying Wash-Off Pack punyaku ini bukan ukuran full size, tapi mini size dari limited edition kit mereka.

Main Ingredients

Axis-Y menggunakan 611 formula, apa itu? 6 ingredients + 1 core ingredient dan 1 special patent technology. 6 ingredients apa saja? Adzuki Bean Seed Powder, Kelp Extract, Artichoke Leaf Extract, Vigna Radiata Seed Extract, Houttuynia Cordata Extract & Nelumbo Nucifera Leaf Extract. Sementara  1 core ingredient nya adalah 61% Mugwort extract. Nah, tambahan 1 special patent technology ini yang menarik, yaitu Dermatic AC 3 yang membantu penyembuhan jerawat. 

Whitelab memiliki kandungan utama Mugwort, Niacinamide, Green Tea Leaf dan Cica. Setelah membaca list ingredients nya, aku menemukan Salicylic Acid yang fungsinya untuk membersihkan pori-pori. Untuk green tea mereka gunakan leaf powder dan extract, powdernya ini biasanya buat mengatur consistency dan ngasih warna alami. 

Ngomong-ngomong apakah kalian sudah tahu manfaat mugwort dalam produk perawatan kulit? Mugwort sangat bagus untuk menyejukkan serta membersihkan kulit. Selain itu mugwort juga melindungi kulit dari polusi udara dan mencegah kerusakan kulit. 

Meskipun konsep dan kandungan utamanya sama tapi kedua masker ini fokusnya berbeda. Axis-Y lebih menekankan untuk membersihkan kulit, menenangkan, membantu mengatasi dan mencegah jerawat. Sementata Whitelab, fokusnya untuk soothing, mencerahkan, gently exfoliating dan mengecilkan pori-pori. Tetap yaa, orang Indonesia bakal lebih tertarik kalau ada kata-kata mencerahkan hehe, tapi ini memang ada niacinamide-nya sihh, mari kita lihat nanti bagaimana hasilnya. 

Texture & Scent

Axis-Y tidak ada kandungan air didalamnya, dia lebih banyak ekstrak daun-daunan, powder dan rosemary oil, sehingga membuat teksturnya nampak buttery, seperti cream yang agak kokoh dan warnanya hijau keabu-abuan. Serpihan daun didalamnya sangat banyak, tapi bukan seperti daun kering, lebih tebal, ukurannya tidak beraturan dan warnanya kecokelatan. Tanpa tambahan pewangi, Axis-Y Mugwort Pore Clarifying Wash-Off Pack memiliki bau seperti jamu, khas produk dengan mugwort. Baunya agak pahit tapi tidak lingering, akan hilang ketika dibilas. 
Kiri: Whitelab, Kanan: Axis-Y

Whitelab menggunakan air di urutan pertama, hal itu yang membuat teksturnya lebih lembek dibanding axis-y. Warnanya juga nampak lebih hijau. Serpihan daun didalamnya benar-benar mirip daun kering, berwarna hitam, pipih dan tidak terlalu banyak. Kira-kira kurang dari 10%. Baunya lumayan kuat, ada parfum didalamnya. Baunya artificial green tea banget, agak menyengat dan lingering, kulit tetap wangi meskipun sudah dibilas. 


Packaging

Seperti yang sudah aku bahas diatas bahwa masker Axis-Y yang aku gunakan disini adalah ukuran travel size, jadi aku tidak akan bandingkan soal kemasannya dengan Whitelab. But, disini aku akan bahas tentang kemasan Whitelab. 

Produk dikemas dalam jar plastik bulat, bagian badan jarnya transparan dan tutupnya warna putih, mirip jar lulur hanya saja sedikit lebih kecil, mengingat ukurannya hanya 50gram. Tidak ada box, produk hanya disegel dengan plastik. Informasi produk tidak tercetak di kemasan secara langsung, tapi ditempel dengan stiker. Informasi yang tertera cukup lengkap, mulai dari kandungan, cara pakai, no bpom, dll. Membuka tutupnya tidak ada second lid didalam, jadi masker banyak menempel ditutupnya yang warna putih sehingga membuatnya terlihat kotor.

How to Use?

Antara Axis-Y dan Whitelab tidak ada perbedaan dalam cara pemakaian, yaa seperti cara pakai kebanyakan clay mask. Oleskan pada kulit yang telah dibersihkan terlebih dahulu, lalu tunggu sekitar 15 menit hingga masker mengering lalu bilas dengan air. Keduanya disarankan untuk dipakai 2-3x dalam seminggu.

My Experience

Jadi, aku pakai Axis-Y Mugwort Pore Clarifying Wash-Off Pack dan Whitelab Mugwort Pore Clarifying Mask secara bersamaan untuk melihat bedanya. Aku gunakan Axis-Y dibagian kanan wajahku dan Whitelab di bagian kiri. 

Keduanya tidak ada soothing sensation yang begitu terasa ketika digunakan. Sebelumnya pengalamanku pakai Axis-Y, soothing sensation baru terasa setelah dibilas. Keduanya sama-sama butuh waktu yang lama untuk kering, yaitu sekitar 15-20 menit. Di bagian Axis-Y terasa ketat ketika kering, sementara dibagian Whitelab tidak seketat Axis-Y.

Karena serpihan daun yang ada dalam Whitelab tidak banyak dan tipis, jadi sama sekali nggak terasa ketika dibilas. Berbeda dengan Axis-Y yang serpihan daunnya tebal dan banyak, dia skaligus sebagai physical exfoliator ketika dibilas. Nah, si Whitelab ini meskipun nggak ngasih manfaat sebagai physical exfoliator dia ada Salicylic Acid didalamnya yang bekerja sebagai chemical exfoliator.

Axis-Y dan Whitelab sama-sama mudah dibilas dan nggak meninggalkan residu. Setelah dibilas kedua bagian wajahku nampak lebih bersih pori-porinya dan kulit terlihat halus. Hanya saja area hidung bagian Whitelab tidak sebersih bagian Axis-Y, sepertinya sebum di area tersebut tidak ada perubahan, padahal yang bagian Axis-Y nampak bersih. Aku rasa ini karena pori-pori di area tersebut lebih besar begitu pula dengan ukuran sebumnya juga lebih besar sehingga lebih sulit dibersihkan.

Setelah dibilas keduanya ada soothing sensation, hanya saja bagian Axis-Y  lebih sejuk dan terasa mendinginkan kulit, seperti suhunya turun. Oh iya, kedua area kiri dan kanan kebetulan sedang ada jerawat aktif, setelah pakai masker ini jerawat tersebut sama-sama jadi lebih kalem, kemerahan disekitarnya juga membaik. 

Setelahnya aku sengaja tidak pakai skincare routine untuk melihat bagian mana yang bakal kering atau dehidrasi terlebih dahulu? Dalam 1 jam keduanya masih sama, kulitku masih telasa halus dan lembap. 2 jam berlalu bagian Axis-Y masih oke sementara bagian Whitelab sedikit minyakan. Setelah 3 jam keduanya mulai dehidrasi dan minyak keluar.

3 hari berlalu setelah percobaan pertama menggunakan kedua masker tidak ada reaksi buruk di kulitku. Tidak ada gatal, iritasi maupun memperparah jerawat. Kedua jerawat yang masih aktif tadi juga sudah kering dan tinggal bekasnya.


Conclusion

Kesimpulannya, Whitelab Mugwort Pore Clarifying Mask ini bagus karena dia cocok di kulit sensitive and acne-prone ku. Bagiku produk yang nggak bikin aku breakout itu bagus hehe. Selain itu dia memang beneran ada manfaat buat kulit, terbukti jadi bersih, halus dan tenangin jerawat, memang sih untuk area tertentu dia nggak bisa bener-bener bersihin, but overall masih oke.

Tapi jika disebut sebagai dupe Axis-Y Mugwort Pore Clarifying Wash-Off Mask aku tidak setuju. Gimana yaa, sensasinya itu beda! Menurutku serpihan daun banyak dan tebal sudah jadi ciri khas masker Axis-Y, nah punya Whitelab ini dari situ sudah beda jauh, jadi bener-bener nggak dapet feel masker Axis-Y. Tapi ini nggak masalah sih, selama dia juga cukup bagus dan nggak ada reaksi buruk di kulit.

Jika harus memilih pun agak bingung, soalnya keduanya sama-sama enak tapi beda. Gini aja deh, Axis-Y lebih enak dipakai ketika kulit tidak terlalu bermasalah karena serpihan daunnya kalau digosok terlalu keras bakal agak melukai kulit yang sensitif. Nahh, kalau Whitelab aman-aman saja dipakai ketika ada jerawat bengkak sekalipun karena serpihan daunnya nggak kerasa.

So far, yang aku nggak suka dari Whitelab Mugwort Pore Clarifying Mask adalah baunya, wangi banget, lingering dan malah ngasih kesan murah.

Bagaimana, kalian lebih tertarik dengan Axis-Y atau Whitelab? Oh iyaa, kemarin aku beli 2 Whitelab, salah satunya akan aku jadiin Giveaway di instagram, soon!

Product's Information
Name : Mugwort Pore Clarifying Mask
Brand : Whitelab - Indonesia
Volume : 50 gram
Bpom : NA 182102200015
Price: Rp. 75.000
Where to buy? Shopee


YOU CAN FIND ME AT :

1 komentar