Review Himalaya Purifying Neem Mask, Benarkah Bisa Atasi Jerawat?

Beberapa bulan yang lalu masker ini sempat viral sehingga membuatnya langka, bahkan beberapa toko menjualnya dengan harga lebih dari 100ribu! Gila banget kan? The power of Tiktok. 

Kemudian aku ingat, sekitar 5 atau 6 tahun yang lalu aku pernah coba Himalaya Purifying Neem Mask. Tidak hanya maskernya saja sih yang aku coba, saat itu aku sedang hopeless dengan masalah jerawat jadi setiap kali ada produk dengan embel-embel jerawat pasti ku beli. Ketika belanja di swalayan aku melihat produk Himalaya berada di rak produk terbaru, melihat sekilas deskripsinya aku langsung memasukkan ke keranjang 3 buah produk, facial was, scrub dan masker. Tentunya dengan harapan produk tersebut mampu mengatasi masalah jerawatku yang tak kunjung sembuh. Sayangnya harapanku sia-sia, semua produk yang aku beli tidak ada satupun yang cocok dikulitku. Menurutku formulanya terlalu keras dan scrub nya melukai kulit sensitifku. Bukannya sembuh, kulitku malah iritasi.

Lalu kenapa aku mau coba lagi? aku penasaran saat itu kulitku bener-bener ga cocok apa memang kondisi skin barrier ku lagi jelek? Nah, karena sekarang aku sudah punya basic skincare yang kuat dan kondisi kulitku mulai membaik aku penasaran mau mencobanya lagi. 

Product's Information
Name : Purifying Neem Mask
Brand : Himalaya
Manufacturing : The Himalaya Drug Company - India
Distributor : The Himalaya Drug Company - Indonesia
Volume : 50ml
Price : Rp. 20.000 - 25.000
BPOM : NA17180200631

Buat kalian yang mungkin belum tahu dan mengira kalau Himalaya ini adalah brand Indonesia, so... Himalaya ini adalah brand dari India, dikemasan juga sudah tertera kalau negara asal produk ini adalah India. Produk mereka sebenere banyak banget, hanya saja yang masuk Indonesia masih terbatas. Beberapa tahun yang lalu ketika aku ke Malaysia disana banyak counter produk Himalaya di Mall, dan pilihan produknya jauh lebih banyak daripada yang tersedia di Indonesia. 

Fungsi utama masker ini adalah membantu merawat kulit berjerawat. Bekerja dengan cara membersihkan kulit sehingga membuatnya lebih bersih dan menjaga agar kulit tetap sehat. 

Kandungan utamanya adalah Nimba dan Kunyit, berikut akan aku jelaskan sedikit tentang kedua kandungan tersebut. 

Nimba : Nimba atau Neem, tumbuhan ini biasa di temui di Himalaya dan Iran, tapi tumbuhan ini juga bisa tumbuh didaerah beriklim tropis seperti Indonesia. Tumbuhan ini biasa digunakan untuk berbagai pengobatan. Nimba memiliki manfaat anti-inflamatory yang membantu mencegah atau mengurangi pembengkakan akibat bakteri/ jerawat. 

Kunyit : Memiliki kandungan antioksidan dan anti-inflamatory, kunyit juga dipercaya bagus untuk mengobati jerawat. Selain itu kunyit juga membantu mengembalikan glowing alami kulitmu. 

Untuk kemasan masker ini mereka ada 3 pilihan, 50ml, 100ml dan 150ml. yang aku reviewv ini ukuran 50ml. Produk dikemas dalam tube putih ditempel stiker dan tutup flip-top warna tosca. Oh iya, ini sebenarnya yang aku review punya adekku, hahaha dan dia beli sudah lumayan lama sekitar 3 bulan yang lalu, jadi kondisi kemasannya sudah agak buluk dan stiker agak nglupas. 

Teksturnya agak kasar, dengan warna hijau tua mirip daun yang ditumbuk. Karena punya adekku ini sudah didiamkan agak lama maskernya jadi cairannya misah gitu, harus dikocok dulu biar nyampur. Jadi kalo kalian punya masker ini trus lumayan lama nggak dipakai tiba-tiba pas mau pakai yang keluar cairan kayak minyak jangan kaget yaa. 

Baunya cukup kuat dan menyengat, bau herbal mirip jamu. But I'm okay with the smell, tapi mungkin beberapa orang yang kurang suka bau jamu bakal sedikit terganggu dengan baunya. 

Kapan saat yang tepat memakai Himalaya Purifying Neem Mask ? Dan bagaimana cara memakainya? 

Aku sempat shock mengetahui kalo ada yang menyarankan untuk memakai masker ini setiap hari supaya jerawatnya cepet sembuh, yaa mungkin jika kulit kalian itu normal sepertinya bakal baik-baik saja pakai setiap hari, but... buat yang kulitnya sensitif? Mending seminggu sekali saja atau maksimal 2 kali.

Masker ini menggunakan bahan dasar kaolin, khas seperti yang biasa digunakan masker-masker berbentuk clay. Biasanya menurut pengalamanku, bahan ini membantu menyerap minyak, nah jika digunakan setiap hari dia bisa membuat kulit jadi kering, kecuali kalau kulitmu berminyak yaa, ini bakal bagus bantu mengontrolnya. 

Cara pakainya tinggal oleskan Himalaya Purifying Neem Mask ke seluruh wajah, pastikan wajah dalam keadaan bersih / sehabis cuci muka. Diamkan selama 10-15 menit lalu bilas dengan air bersih. 

Pao masker ini hanya 6 bulan, jadi harus dihabiskan selama 6 bulan setelah kemasan di buka. Gimana kalo lebih dari 6 bulan? Gimana efeknya? Biasanya sih kandungan di dalamnya jadi sudah rusak dan tidak bisa bekerja dengan optimal lagi atau malahan tidak bisa bekerja lagi. 

My Experience

Kebetulan aku sedang ada jerawat di dagu dan pipi, jadi aku cobain masker ini untuk melihat hasilnya. Aku hanya mengoleskan Himalaya Purifying Neem Mask di bagian yang berjerawat saja. Ketika pertama kali dioleskan tidak ada sensasi dingin sama sekali, tapi beberapa menit kemudian baru muncul. Sensasi dinginnya cukup menenangkan, jadi pada bagian jerawat yang bengkak rasa sakitnya sedikit berkurang. 15 menit kemudian masker mulai mengering, dan kulitku terasa ketarik. Aku bilas masker dengan air dingin/ air yang ada di kamar mandi. Proses membersihkannya cukup mudah dan tidak meninggalkan residu. 

Bagiaman hasilnya? Sesaat setelah dibilas dengan air, aku mulai merasakan bagian kulitku yang tadinya aku kasih masker mulai gatal dan lama-lama terasa perih, panas seperti terbakar. Aku segera mencari kaca untuk melihat apa yang terjadi, and yeahh... apa yang aku alami beberapa tahun yang lalu terjadi lagi. Kulitku merah dan iritasi.

Bagaiamana dengan jerawatnya? Nggak ada perubahan, malahan kulit sekitarnya ikutan merah. Oh iyaa, karena aku cuma pakai di area sekitar dagu dan pipi maka hanya bagian tersebut yang iritasi, sementara kulit yang tidak aku pakein masker aman-aman saja. 

Beberapa jam kemudian setelahnya kulitku tidak kunjung membaik, hingga akhirnya aku kompres dengan toner Purito Centella Green Level untuk meredakan kemerahannya. Untungnya, sesaat setelah ku kompres kondisi kulitku membaik lagi. 

Conclusion

Kesimpulannya aku memang tidak cocok dengan Himalaya Purifying Neem Mask, jadi kalo dulu aku nggak cocok itu bukan salah skin barrier ku, tapi yaaa memang kulit sensitifku nggak cocok. 

Apa yang sedang viral itu tidak bersifat universal atau bisa digunakan semua orang, tidak ada yang namanya sudah pasti cocok untuk semua orang. Boleh saja membeli apa yang sedang viral, tapi sebelumnya at least kamu pahami dulu kulitmu. Misal kulitmu sensitif tapi ngikutin yang sedang viral untuk pakai ini setiap hari, nangis itu kulitmu! Sekarang ini segala sesuatu lebih mudah di akses, please be smart! Kalian bisa belajar tentang kulit kalian dari mana saja, di YouTube, Instagram, Web, dll. 

Sekian review ku kali ini, see u... 

0 komentar