Thursday, July 9, 2020

Cleanser Terbaik untuk Kulit Sensitif dan Dehidrasi, Oneoseven Low pH Changa Cleanser

Memiliki kulit sensitif itu tricky, harus sangat selektif dalam memilih produk, terutama untuk memilih cleanser. Dulu, aku menganggap kalau pakai cleanser apapun nggak masalah, nggak terlalu penting, paling juga bakal cocok-cocok aja. Tapi ternyata itu salah. Cleanser yang kurang tepat bisa menyebapkan kulit kering, dehidrasi, flaky bahkan berujung ke jerawat. Setelah menyadari hal tersebut aku jadi sangat selektif memilih cleanser. Ada 2 kriteria cleanser yang aku sukai, yaitu.

1. Tidak terlalu banyak busa. Kulitku sangat sensitif kadang cleanser yang busanya terlalu melimpah bisa mengiritasi.
2. Tidak ada kesan ketarik dan kering setelah dibilas.

Hari ini aku mau mereview sebuah cleanser yang telah terpilih sebagai cleanser terbaik tahun 2019 versi BeautChat.

Oneoseven Low pH Changa Cleanser

Setengah dari 2020 telah kita lewati, tapi aku merasa bahwa cleanser ini masih yang terbaik yang pernah aku coba.

Sebelumnya, mari kita bahas sedikit tentang Oneoseven. Apakah kalian pernah dengar brand ini? Atau bahkan pernah mencoba produknya? Oneoseven adalah Korean Premium Beauty Brand. Brand ini memanfaatkan khasiat asam amino esensial dari cuka fermentasi alami. Asam amino esensial dalam produk Oneoseven 100% terbentuk secara alami, dan menawarkan manfaat yang tak tertandingi dibandingkan dengan asam amino yang disintesis secara kimia. Beberapa produk Oneoseven telah memenangkan berbagai penghargaan, salah satunya di Anti-Aging Expo yang bergengsi pada tahun 2016.

Oneoseven Low pH Changa Cleanser diformulasikan untuk mereka yang memiliki kulit sensitif. Selain membersihkan dan mengangkat kotoran diwajah dengan lembut, cleanser ini juga membantu melembapkan dan menghidrasi kulit.

Kandungan utamanya Changa Mushroom Extract yang berfungsi untuk memperbaiki elastisitas kulit, menguatkan barrier dan mencerahkan. 10 Complex (Chamomile Extract, Paper Mulberry Root Extract, Lotus Extract, Morus Alba Bark Extract, Apple Extract, Camelia Leaf Extract, Green Tea Extract, Gotu Kola Extract, Lignonberry Leaf Extract, Pine Mushroom Leaf Extract
) yang bekerja untuk memperbaiki tekstur kulit dan mencerahkan. 5 Years Naturally Fermented Vinegar yang kaya akan Amino Acid, Vitamin C dan Acetic Acid untuk anti-aging).

Selain 3 kandungan utama diatas, aku juga menemukan Centella Asiatica, ini adalah ingredient favoritku yang bagus banget untuk kulit sensitif dan meredakan iritasi maupun kemerahan.

I love how minimalist the packaging is. Dengan kemasan tube warna light cream keabu-abuan, tutupnya model flip-top & lubang untuk kecil, jadi lebih terkontrol ketika dipencet untuk mengeluarkan isinya.

Teksturnya berbentuk gel bening dengan hints kekuningan. Ada serpihan semacam tumbuhan kering didalamnya yang berfungsi sebagai gentle exfoliator, ini sangat aman digunakan setiap hari karena sama sekali nggak melukai kulit.

No artificial fragrance added di cleanser ini, tapi bukan berarti nggak ada baunya. Ketika melihat ke ingredients list aku menemukan bergamot oil, dan langsung kebayang seperti apa baunya. Bergamot oil sering aku temukan dibeberapa skincare tanpa pewangi, ini biasanya digunakan sebagai natural fragrance. Baunya enak, sangat lembut dan menenangkan, mirip bau grapefruit.

Busa yang dihasilkan super lembut dan tidak terlalu banyak. Biasanya aku langsung mengoleskan cleanser ke wajah, lalu memijatnya selama beberapa detik sebelum di bilas. Setelah dibilas tidak ada rasa kulit ketarik, ketat maupun kering. Malah kulitku terasa sangat lembut dan lembap. Setelah beberapa saat kulitku juga tidak menjadi kering maupun berminyak, itu mengindikasikan bahwa cleanser ini cukup menghidrasi.

Karena harganya yang lumayan mahal dan saat ini aku ada 5-6 cleanser sudah terbuka, jadi aku tidak menggunkan cleanser ini setiap hari. Lalu kapan aku menggunkannya? Aku hanya menggunkan Oneoseven Lo pH Changa Cleanser ketika kulitku memberikan sinyal bakal iritasi, atau breakout. Tandanya mulai gatal, muncul kemerahan, serta flaky. Nah, saat itulah cleanser ini beraksi.

Dikulitku yang sensitif dan mudah berjerawat cleanser ini adalah penyelamat. Tapi sayangnya produk ini belum ada official nya di Indonesia dan harganya lumayan mahal, yaitu $17 di beMused Korea.

Thursday, July 2, 2020

Pond's Juice Collection Sheet Mask : Watermelon, Orange Nectar, Aloe Vera


Apakah kalian sudah cobain sheet mask series terbaru dari Pond's?

Sebenarnya, aku punya pengalaman kurang menyenangkan dengan sheet mask dari Pond's Tone Up Milk series. Bahan dan ukuran lembarannya kurang bagus, trus aku kurang suka dengan finish essence nya yang cuma mengering di permukaan kulit, jadi essence nya tidak terserap. Bahkan sampai keesokan harinya lapisan itu terasa luruh ketika dibilas dengan air. Kalian bisa bayangkan itu?

Tapi aku nggak kapok! apalagi melihat kemasan series terbaru mereka "Juice Collection" ini nampak seger banget. Kemudian salah satu variant nya adalah Watermelon that's my fav!!  Pernah beberapa kali coba sheet mask Korea variant watermelon, belum ada yang failed di aku.

Pond's Juice Collection Sheet Mask ini klaimnya 100% origin extract, 100% natural fiber sheet mask, 100% Alcohol free.

Pond's Juice Collection Sheet Mask memiliki 3 variant, yaitu :

Watermelon + Hyaluronic Acid.

Orange Nectar + Hyaluronic Acid.

Aloe Vera Extract + Hyaluronic Acid.

Semua variant nya mengandung Hyaluronic Acid yang berfungsi untuk melembapkan kulit. Sementara kandungan lainnya tiap variant nanti akan aku jelaskan di bawah.

Packaging 

Nggak usah dijelasin kalian pasti bisa lihat sendiri betapa segernya kemasan Pond's Juice Collection Sheet Mask ini. Memiliki warna berbeda di tiap kemasannya dan gambar sesuai variant. Yang bikin seger tuh gambarnya yang nampak juicy, seketika bikin adem yang lihat.

Kemasannya berbahan plastik glossy, tipis dan ukurannya lumayan kecil. Dibagian depan kemasan terdapat klaim produk dan main ingredients. Bagian belakang kemasan terdapat informasi produk yang cukup lengkap dan mudah dipahami. Mulai dari Ingredients, cara pemakaian, bahkan terdaoat nature facts tentang main ingredient nya.

Material & the Fit

Aku sangat bersyukur karena ternyata bahan lembaran Pond's Juice Collection Sheet Mask ini berbeda dari Pond's Tone Up Milk Series. Bahannya terbuat dari 100% fiber, lumayan tipis, terasa lembut dan nyaman dipakai. Tapi sayangnya nggak elastis, but it's okay karena ukurannya sudah sangat pas diwajahku. Berbeda dari Pond's Tone Up Milk Series yang lembarannya sangat lebar hingga ke telinga.

Pond's Juice Collection Sheet Mask - Watermelon

Kandungan utamanya Watermelon Extract, Vitamin E dan Hyaluronic Acid. Masker ini diformulasikan untuk menghaluskan, menutrisi dan melembapkan kulit.

Memiliki water-like essence, bening dan cair. Terasa sedikit berminyak tapi tidak lengket. Baunya tidak seperti bau semangka yang aku bayangkan, masker ini baunya cukup kuat dan sangat menyengat. Kandungan fragrance ada diurutan atas ingredients list. Baunya perpaduan manis fruity dan ada sedikit hint asam.


Aku menggunakan masker ini selama 30 menit, lebih lama dari yang disarankan yaitu 15 menit, is it okay? Selama memakainya aku tidak merasakan adanya sensasi sejuk atau dingin, tapi bahannya yang bagus membuatku merasa nyaman memakainya sedikit lebih lama.


Ketika lembaran aku angkat, essence yang tertinggal di wajahku terasa sedikit lengket dan berminyak. Aku pijat-pijat dan ratakan essence yang tersisa supaya terserap. Butuh waktu cukup lama supaya essence terserap, sekitar 30-45 menit. Hasilnya kulitku jadi terasa lebih segar, lembap, halus, terhidrasi dengan baik dan nampak sedikit cerah.


Pond's Juice Collection Sheet Mask - Orange Nectar

Diformulasikan untuk mencerahkan, menutrisi dan melembapkan kulit. Kandungan utamanya Orange Nectar yang kaya akan Vitamin C, Vitamin A, Mineral Magnesium, Antioksidan dan Asam Amino. Selain itu juga mengandung Hyaluronic Acid dan Vitamin C.

Essence nya sama seperri variant watermelon, bening dan cair tapi sedikit terasa lebih lengket. Baunya enak banget, seperti bau jeruk yang baru diperas.


Aku menggunakan masker ini selama 20 menit karena aku merasa kurang nyaman dengan essence nya yang sedikit lengket. Ketika lembaran diangkat aku melihat tekstur kulitku malah menjadi sedikit kasar. Jika dilihat dengan saksama pori-poriku seperti terbuka semua. Surprisingly waktu ku gosok-gosok kulitku banyak Whiteheads keluar. 


Keesokan harinya wajahku memerah seeprti iritasi dan mulai muncul beberapa jerawat.


Pond's Juice Collection Sheet Mask - Aloe Vera

Diantara variant lainnya, ini yang terkesan biasa karena sudah banyak di luar sana sheet mask dengan kandungan Aloe Vera.

Diformulasikan untuk menutrisi, melembabkan dan menyejukkan kulit. Kandungan utamanya Aloe Vera Extract, Vitamin B3 dan Hyaluronic Acid.


Masih sama seperti 2 variant sebelumnya, essence masker ini teksturnya cair, cuma bedanya aku merasa variant aloe vera ini agak lebih ringan, nggak lengket maupun berminyak sama sekali. Baunya juga enak, bukan tipe bau aloe vera yang beredar dipasaran, aku nggak bisa jelasin bau apa itu? Karena belum pernah nemu bau macam ini sebelumnya.

Kondisi wajahku sebelumnya sedang berjerawat akibat Pond's Juice Collection Sheet Mask - Orange Nectar dan masker ini terasa tepat sekali ku gunakan karena memberikan efek sejuk dan menenangkan.


Aku menggunakan selama 30 menit, ketika lembaran aku angkat aku bisa melihat jerawatku yang memerah jadi lebih kalem, kemerahan akibat iritasi juga berkurang. Hasil lain yang ku rasakan kulitku terasa lebih segar dan lembap.


Conclusion

Dari ke 3 variant Pond's Juice Collection Sheet Mask favoritku adalah Aloe Vera. Padahal aku berharap banyak pada variant Watermelon dan malah nggak ada ekspektasi apapun untuk Aloe Vera. Untuk variant Orange Nectar benar-benar failed di kulitku, it break me out tapi untungnya si Aloe Vera mampu menyembuhkannya.

Overall masker ini lumayan bagus dilihat dari segi harganya yang cukup terjangkau (aku beli di Shopee Unilever seharga 10ribuan) bahan lembarannya juga bagus jika dibandingkan dengan merk lain yang harganya sama.

Masalah cocok atau nggak nya itu tergantung kulit kalian. Dikulitku variant orange nectar nggak bagus bukan berarti dia emang jelek, bisa saja dikulit kalian malah bagus hasilnya? Kita nggak akan tahu kalau nggak mencobanya sendiri. Takut mencoba karena takut nggak cocok? Lalu kapan kamu bakal tahu kalau kulitmu cocok? 

Tuesday, June 30, 2020

Serum Anti-Aging dengan Kandungan Gingseng & Probiotic, Natur Miracle Renew Skin Serum

Ketika mendengar nama Natur yang pertama kali terlintas di pikiranku adalah : shampoo dengan kemasan botol hitam yang selalu direkomendasikan oleh ibuku ketika aku mengeluh tentang masalah rambut, terutama kerontokan. Brand yang terkenal dengan produk perawatan rambutnya itu ternyata tahun ini telah memasuki usia ke 20tahun, wow cukup lama yaa?

Tidak hanya perawatan rambut saja, tahun ini Natur melebarkan sayapnya ke produk perawatan kulit wajah. Dimulai dengan sleeping mask dan sekarang mereka mengeluarkan produk terbarunya berupa serum wajah.

Nama serumnya Natur Miracle Face Serum. Dengan Konsep yang sangat unik #DropsofMiracle, dimana ada "Miracle" disetiap tetesan serumnya, terdengar sangat menarik bukan?

Natur Miracle Face Serum terdiri dari 3 varian, yaitu :

1. Natur Miracle Calming Serum dengan kandungan Cica dan Witch Hazel yang berfungsi untuk menenangkan kulit yang berjerawat & sensitif.

2. Natur Miracle Brightening Serum dengan kandungan Vitamin C & Sour Lime yang berfungsi untuk mencerahkan, mengontrol minyak & melembapkan kulit.

3. Natur Miracle Renew Skin Serum dengan kandungan Gingseng & Probiotic yang berfungsi untuk Menyamarkan kerutan dan mengencangkan kulit / anti-aging.

Aku berkesempatan untuk mencoba Miracle Renew Skin Serum. Kebetulan sekali, karena aku memang sudah tidak muda lagi, tahun depan usiaku sudah 30 tahun jadi memang butuh banget produk perawatan wajah untuk anti-aging. Siapa saja yang bisa pakai Natur Miracle Renew Skin Serum? Apakah yang sudah mulai tua dan memiliki tanda-tanda penuaan saja yang bisa pakai? Jawabannya Nggak! Untuk mulai menggunakan produk perawatan Anti-Aging kalian nggak harus nunggu tua dulu atau punya tanda penuaan, malahan akan lebih bagus jika kalian sudah mulai menggunakan nya di awal 20 tahunan. Bagaimanapun juga mencegah jauh lebih bagus daripada mengobati bukan?

Natur Miracle Renew Skin Serum


Product Information
Nama Produk : Natur Miracle Renew Skin Serum
Produksi : PT. Gondowangi Tradisional Kosmetika
Volume : 30ml.
BPOM : NA18202000045
Harga : Rp.170.000,-


Main ingredients

Panax Gingseng Root Extract : Kandungan ini dikenal bagus untuk meningkatkan hidrasi kulit, menghaluskan tekstur kulit yang kasar, menyamarkan noda / bintik hitam dikulit, membantu menyamarkan keriput/ garis halus.

Probiotic : Apakah probiotic ini sama dengan bakteri baik yang biasa kita dengar bagus untuk pencernaan? Yes! Kandungan baik dalam probiotic ternyata bagus juga untuk kulit. Natur Miracle Renew Skin Serum ini menggunakan salah satu jenis probiotic yaitu Galactomyces Ferment Filtrate (GFF). Apa itu? GFF adalah jamur yang dihasilkan dari proses fermentasi sake. Kandungan ini cukup populer dan sering digunakan oleh brand kecantikan asal Korea dan Jepang. GFF dipercaya bagus untuk mengurangi tanda-tanda penuaan, mengurangi blackheads, mengontrol produksi sebum dan mencerahkan warna kulit yang tidak merata.

Selain 2 main ingredients yang di highlight diatas, aku menemukan beberapa ingredients pendukung lainnya, seperti :

Sodium Hyaluronate : Dengan partikel yang lebih kecil dibandingkan Hyaluronic Acid, kandungan ini mampu menembus kulit hingga lapisan terdalam. Sangat bagus untuk mempertahankan kadar air dikulit sehingga kulit tetap terhidrasi dan terjaga kelembapannya.

Niacinamide : Kandungan ini sering kita temui dalam produk pencerah kulit. Selain mencerahkan, niacinamide membantu mengurangi inflamasi dan kemerahan. Penggunaan jangka panjang bisa membuat tekstur kulit lebih halus. Selain itu Niacinamide juga sering digunakan untuk perawatan kulit berjerawat.

Allantoin : Merupakan kandungan yang bekerja dengan menenangkan serta melindungi kulit. Biasanya digunakan dalam pelembap untuk mencegah kulit kering, kasar, terkelupas, gatal serta iritasi.

Panthenol : Memiliki fungsi sebagai soothing & repairing. Membantu penyembuhan jerawat inflamasi, iritasi serta sunburn.

Semua variant Natur Miracle Serum tidak menggunakan alkohol dan pewangi buatan. Kedua kandungan tersebut di percaya bisa mengiritasi kulit, memang sih nggak semua orang bakal mengalami reaksi yang sama/ bakal iritasi atau nggak cocok jika menggunakan produk dengan 2 kandungam tersebut. Aku sendiri meskipun memiliki sensitif tapi masih bisa menggunakan produk dengan kandungan Alkohol, karena memang nggak semua Alkohol dalam skincare itu jahat, masih ada good alcohol yang biasa digunakan dalam skincare. But, aku kurang bisa pakai produk dengan fragrance berlebihan.


Packaging

Ketika tahu Natur mengeluarkan produk perawatan kulit wajah aku langsung kebayang bahwa kemasannya bakal klasik khas botol shampo mereka yang berwarna hitam. Tapi aku salah, ternyata kemasan skincare products mereka lebih simple dan terkesan cute.

Menggunakan dropper bottle yang terbuat dari kaca, warna frosted white, transparan sehingga isi dalam botolnya bisa terlihat dari luar. Finishing botolnya doff, itu sangat satisfying buat dipegang dan mengurangi rasa licin sehingga resiko jatuh saat dipegang lebih sedikit.

Desain kemasan box nya lucu banget, dengan perpaduan warna putih dan light orange ditambah illustrasi gingseng di kedua sisi kanan & kiri box nya. 

Informasi yang tercetak di kemasan box nya cukup lengkap, mulai dari ingredients list, cara penggunaan, dll. Oh iya, di bagian depan juga di highlight bahwa serum ini bebas alkohol dan pewangi buatan.


Texture & Scent

Teksturnya kental, dengan warna bening agak keruh. Aku suka sekali dengan teksturnya yang kental karena ketika diteteskan ke kulit tidak mudah meluncur jatuh. Surprisingly finish serum ini cukup melembapkan dan tidak lengket sama sekali. Berbeda dari serum anti-aging kebanyakan yang pernah aku coba sebelumnya, dimana finishnya kadang terasa agak kaku di kulit karena memberikan efek firming, tapi hal tersebut kurang nyaman dikulitku yang sensitif. Aku rasa karena hampir semua kandungannya memiliki fungsi melembapkan & menghidrasi membuat serum ini terasa enak banget efek lembapnya.

Karena produk ini fragrance-free, jadi bau yang dihasilkan berasal dari bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Baunya sangat lembut, aku nyaris tidak bisa mencium bau apa-apa, dan hal baiknya lagi baunya tidak lingering jadi cepet hilang, kalian yang penciumannya sensitif pasti akan menyukainya.


How to Use

Berdasarkan yang tertera di kemasan, cara pakai Natur Miracle Renew Skin Serum adalah sebagai berikut :

- Teteskan ke telapak tangan, aplikasikan ke wajah secara merata.
- Pijat perlahan ke arah atas untuk penyerapan yang lebih maksimal.
- Gunakan setiap pagi dan malam hari.

Karena teksturnya yang nggak lengket dan termasuk ringan, jadi aku menggunakan serum ini di pagi dan malam hari. Begini urutannya :

- Pagi : Facial Wash - Balancing Toner - Natur Miracle Renew Skin Serum - Moisturizer - Sunscreen

- Malam : 1st Cleansing (Oil-base, Cleansing balm/oil) - 2nd Celansing Facial wash - Balancing Toner - Hydrating Toner - Natur Miracle Renew Skin Serum - Moisturizer - Face Oil


My Experience

Kondisi kulitku sebelum menggunakan serum ini ada fine lines di area garis senyum dan sekitar mata, tekstur kulit tidak rata, bekas jerawat dan kemerahan yang cukup banyak, pori-pori besar serta sedikit flaky di hidung dan dagu.

Awalnya aku berencana menggunakan Natur Miracle Renew Skin Serum di malam hari saja, karena pengalamanku menggunakan serum anti-aging agak kurang nyaman digunakan di pagi hari. Tapi setelah merasakan teksturnya yang ringan dan nggak lengket maka aku beranikan diri untuk menggunakannya juga di pagi hari.

Rasanya sangat satisfying ketika mengaplikasikan serum ke kulit dan memijat-mijatnya dengan lembut. Serum terserap menjadi bouncy finish, enak banget dilihat. Setelah memakai serum ini dimalam hari, keesokan paginya ketika bangun tidur kulitku tidak lagi seperti kilang minyak, jenis kulitku kombinasi dan cenderung berminyak btw, dan biasanya suka minyakan ketika bangun. Artinya kulitku cukup terhidrasi sepanjang malam, sehingga bangun dengan kondisi segar, nampak glowing sehat, jadi bukan glowing karena minyakan, hehe glowingnya itu seperti from the inside. Kalau temenku bilang bangun tidur seperti seorang Dewi, hahahaha.

Sementara ketika digunakan di siang hari, aku merasa serum ini lembapnya pas! Nggak berlebihan yang akhirnya bikin kulit pengap maupun kurang yang akhirnya bikin kulit flaky.

Aku telah menggunakan serum ini selama 1 minggu, bagaimana hasilnya? Aku merasa kulitku jadi lebih lembut, kenyal, nampak sehat dan sedikit cerah (aku rasa kandungan niacinamide nya yang bikin cerah, atau hanya perasaanku saja? haha). Sementara untuk fine lines aku masih belum bisa melihat perubahan karena baru 1 minggu penggunaan, at least butuh 1-3 bulan sih untuk bisa melihat hasil produk anti-aging.


Conclusion

Overall I love this product as a daily serum! Teksturnya enak banget. Selama 1 minggu menggunakannya, aku sama sekali tidak melihat adanya bad reaction. Aku memiliki kulit sensitif & mudah berjerawat, biasanya ketika tidak cocok dengan suatu produk bakal langsung menunjukkan reaksi seperti gatal, kemerahan dan jerawat.

Bagi kalian yang usianya mulai menginjak 20 tahun, ini adalah serum anti aging yang tepat untuk kalian coba. Tapi perlu kalian ketahui, bagi yang memiliki fungal acne tidak bisa memakai serum ini, karena kandungan utamanya Galactomyces tidak baik untuk fungal acne.

Kalian bisa membeli Produk ini di official shop Natur di Shopee or Tokopedia. Harganya Rp. 170.000 untuk ukuran 30ml, menurutku standard sih nggak terlalu mahal karena bisa dipakai sekitar 2-3 bulan jika dipakai malam saja dan 1-2bulan jika dipakai 2x sehari.

Jangan lupa ikuti akun social media mereka @backtonatur untuk mendapatkan update produk terbaru mereka.

Thursday, June 25, 2020

Bye Dark Circles & Puffy Eyes, La Vue Hydrogel Eye Patch Review

Selama masa pandemi COVID-19 yang mengharuskan kita untuk #stayathome aku berusaha untuk lebih produktif. Siang hingga sore aku habiskan untuk pekerjaan rumah, sementara malam hari aku gunakan untuk menyelesaikan deadline dan kadang juga binge watching Korean Drama, hehe. Di pagi harinya, aku bangun dapet surprise! Dark circles & puffy eyes. Itu sangat menyebalkan, I looks like Zombie!

Apa saja sih penyebab dark circles atau yang biasa kita sebut mata panda?

Pertama adalah faktor bertambahnya usia membuat volume kulit di sekitar mata menjadi tipis dan menghitam /gelap. Kedua, karena kurangn tidur, nah ini yang paling sering terjadi pada mereka yang masih berusia muda tapi sudah memiliki dark circles. Faktor lain yang bisa mempengaruhi terbentuknya dark circles adalah alergi, dehidrasi dan genetik. Faktor terakhir nih yang paling sulit diatasi karena sudah bawaan sejak lahir.

Lalu bagaimana cara mengatasinya? Tergantung apa faktor penyebabnya. Sebenarnya dengan mengubah gaya hidup dan tidur dengan teratur problems solved, tapi bagaimana dengan orang-orang yang memang kerjanya di malam hari? Tidak mungkin kan mereka harus meninggalkan pekerjaannya? Solusinya adalah dengan menggunakan eye treatment. Meskipun dengan cara ini tidak 100% akan mengatasi masalah tersebut karena tidak di imbangi dengan gaya hidup yang mendukung, tapi paling tidak bisa mengurangi.

Hari ini aku mau mereview salah satu eye treatment berbentuk hydrogel patch dari salah satu brand lokal. Seriously local brand? Yes! Ketika pertama kali aku posting produk ini di Instagram dan Facebook ku banyak yang nggak percaya kalau ini brand lokal, soalnya asli keren banget belum banyak brand lokal jual eye patch.

La Vue 4 in 1 Hydrogel Eye Patch

What is it? Adalah produk perawatan kulit multifungsi berbentuk patch berbahan hydrogel. Tidak hanya bisa di pakai untuk kulit area mata, tapi juga bisa untuk smile-line.

Product Information
Brand : La Vue 
Product Name : Hydrogel Eye Patch Marigold
Volume : 60 pcs / 30 pairs
Bpom : NA18200200270
Brand Web : lavue.co.id

Product Claims

- Anti Aging / Anti Wrinkle : Membantu mencegah dan mengurangi kerutan.
- Maintain Skin Elasticity : Menjaga elastisitas kulit.
- Dark Circle Treatment : Perawatan untuk mata panda.
- Real Moisturizing : Membantu melembapkan kulit.

Key Ingredients 

Collagen : Berfungsi untuk memperbaiki elastisitas kulit dan mengurangi kerutan.
Marigold Flower : Memberikan efek menenangkan, mengurangi inflamasi serta melindungi kulit dari radikal bebas.
Niacinamide : Membantu mencerahkan kulit.
Hyaluronic Acid : Meningkatkan kelembapan kulit, membantu mengurangi garis halus dan menghidrasi kulit.

Full Ingredients

Aqua, Laminaria Digitata Extract, Niacinamide, Calendula Officinalis Flower Extract, Sodium Hyaluronate, Phenoxyethanol, Collagen, Hieracium Pilosella Extract, Bellis Prennis Flower Extract, Cetyl Pyridium Chloride, Fragrance (Parfum) Components and Finished Fragrance.

Packaging

Produk dikemas dalam jar bulat besar dan pendek. Bahannya plastik dibalut dengan stiker bahan doff warna blush. Desainnya cukup Aesthetic, dengan gambar bunga, perpaduan warna orange dan biru keunguan.

Terdapat tutup pelindung dibagian dalam atau lid. Nah, yang bikin beda dengan eye patch dari brand lain tuh lid nya ini kuat banget / ga mudah lepas, jadi bisa dipastikan essence di dalamnya tidak akan tumpah meskipun kemasan ditaruh dalam posisi apapun, atau mungkin terkena guncangan ketika dibawa bepergian.

Dilengkapi dengan spatula transparan untuk mengambil lembaran eye patch. Sayangnya aku agak kesulitan menggunakan spatulanya, soalnya eye patch yang terendam essence terasa sedikit licin jadi mudah lepas ketika mau diambil. Aku lebih suka tools model pinset, jadi pas ngambil lembarannya dijepit biar nggak jatuh.

Box nya berbahan kertas berwarna sama dengan stiker yang melekat di jar. Informasi yang tercetak di box sudah sangat lengkap, mulai dari Ingredients, klaim, dll. Ketika box dibuka, kalian akan melihat informasi tambahan tercetak dibagian dalam box. Informasi itu berupa cara pemakaian, informasi produk, dll.

Texture & Scent

Hydrogelnya water-soluble sehingga sangat environment friendly! Bahan lembaran hydrogelnya terbilang lebih tipis dibanding merk lain. Ketika berada di dalam jar terlihat berwarna merah dengan sedikit hints peach, tapi ketika diambil satuan lembarannya nampak transparan dengan silver shimmer.

Bentuknya seperti kebanyakan produk eye patch, berbentuk seperti yin and yang ketika dipisah, aku nggak tahu bentuk apa itu namanya, hahaha.

Essencenya cair dan cukup banyak, sepertinya ketika 60 patch ini habis essence nya bakalan tersisa. Essence tidak lengket dan tidak terasa berminyak. Baunya enak, perpaduan bunga yang segar dan buah yang manis, trus baunya nggak terlalu kuat / menusuk hidung.

How to Use

Berdasarkan yang tertera dikemasan, begini step by step pemakaian La Vue Hydrogel Eye Patch :

- Bersihkan dan keringkan area sekitar mata.
- Tempel dan tekan lembut selama 2-3 detik.
- Diamkan selama 20 menit, lepaskan.

Cara pakai La Vue Hydrogel Eye Patch versi aku :

- Setelah membersihkan wajah, gunakan toner dan kemudian lanjut dengan serum / essence.
- Tempelkan La Vue Hydrogel Eye Patch di bawah mata, smile line dan area lain yang membutuhkan.
- Diamkan hingga Hydrogel mengering, sekitar 30 menit lalu lepaskan.

Bagaimana sih posisi yang benar ketika memakai Eye Patch?

Kedua posisi diatas adalah benar, tergantung kalian lebih nyaman dengan posisi gimana? Menurutku sih posisi sebelah kiri lebih ampuh untuk mengurangi puffy eyes waktu bangun tidur. Sementara posisi sebelah kiri, dengan  patch bagian besar berada di bawah outer corner, memberikan efek firming, hasilnya nikin kulit lebih kencang.

Kapan saja aku menggunakan La Vue Hydrogel Eye Patch?
Produk ini aku gunakan setiap malam dan kadang di pagi hari ketika bangun tidur dan mata ku bengkak.

My Experience & the Results

Seperti yang sudah aku ceritakan diatas, berkat lembur dan tidur larut malam menghasilkan puffy eyes dan lingkaran hitam di bawah mata. Tidak hanya itu saja, beberapa hari sebelum menggunakan produk ini, aku menyadari kalau kurang minum air putih. Jadi, udah kurang tidur ditambah kurang minum air, hahaha nggak heran kalau terlihat seperti mayat hidup. Kulitku pun dehidrasi, teksturnya terlihat jelek banget, beberapa bagian ada yang berminyak, ada juga yang flaky.

Ketika pertama kali menggunakan La Vue Hydrogel Eye Patch seriously I'm really amazed with the great adhesion! Sumpah, ini patch nya nempel banget di kulit sejak awal dipasang hingga 30 menit nggak geser. Sebelumnya aku sudah memakai 4 jenis eye patch dari brand berbeda, dan semuanya itu rata-rata licin trus gampang melorot.

Lalu, ketika patch menyentuh kulit ada soothing sensation, which is I love it, jadi enak banget betah dipakai lama. Entah bahan hydrogelnya atau essencenya yang bikin terasa dingin.

Setelah 30 menit dan lembaran diangkat, aku bisa melihat kulit dibawah mata nampak lebih halus dan elastis, terasa lebih lembap juga. Untuk puffy eyes produk ini juga bisa langsung terlihat hasilnya.

Bagaiamana hasilnya untuk lingkaran hitam dibawah mata? Awalnya memang nggak terlihat ada perubahan, tapi setelah 10 hari menggunakan La Vue Hydrogel Eye Patch secara teratur kemudian aku bandingkan foto ku sebelum menggunakan vs hari ini, aku baru sadar kalau dark circles ku cukup berkurang.

Kalian bisa lihat kan perbedaannya? Tidak hanya lingkaran hitam memudar, tapi juga tekstur kulit sekitar mataku nampak bagus bukan? Terlihat halus dan well hydrated.

Conclusion

Aku bisa simpulkan kalau La Vue Hydrogel Eye Patch ini benar-benar bekerja dengan baik! Sebagai tambahan, selama memakai produk ini aku juga memperbaiki pola minumku, jadi ku pastikan untuk minum minimal 2 liter setiap hari, jadi sepertinya hal tersebut juga menunjang hasil yang aku dapatkan. Sementara untuk tidur larut malam, aku belum bisa memperbaikinya, hehe tuntutan pekerjaan. Mungkin kalau aku sudah bisa tidur tepat waktu, hasilnya pasti akan lebih baik lagi.

Buat kalian yang mau coba produk ini, harus diketahui kalau gaya hidup juga berpengaruh untuk mencapai hasil yang kalian inginkan. Ditambah lagi, kalian harus ketahui faktor apa penyebab dark circles kalin, kalau ternyata penyebab nya adalah genetik sepertinya akan sulit dan butuh tindakan medis.

Kalian bisa beli La Vue Hydrogel Eye Patch di website mereka lavue.co.id atau di official shopee mereka. Berapa harganya? Harga normalnya Rp. 350.000 tapi mereka sering mengadakan promo hingga tinggal 200ribuan saja.

Wednesday, June 24, 2020

Skin Aqua Tone Up UV Essence SPF 50+ PA++++ Review

Hii everyone, how's life?
Masih #stayathome atau sudah mulai bekerja menjalani new normal? Aku harap kalian semua dalam kondisi sehat & stay safe!!

Yang masih dirumah maupun sudah mulai bekerja, kalian masih rajin reapply sunscreen nggak nih? Ingat yaa, sunscreen is a must!! Skincare regime kalian itu bakal sia-sia kalau kulit tidak terlindungi. Hari ini aku mau mereview salah satu sunscreen yang sudah cukup lama berada dalam wishlist ku. Tepatnya sejak tahun lalu sunscreen ini lumayan hyped dikalangan skincare enthusiasts Indonesia, banyak yang sudah mencoba & mereviewnya. Kala itu akupun sudah hampir ikutan Pre-Order sunscreen ini, karena memang belum tersedia di Indonesia. Untuk bisa mendapatkannya harus merogoh kocek cukup mahal, yaitu 160ribu untuk ukuran 80gr. Karena saat itu antara takut nggak cocok dan sayang uang segitu, jadi kuputuskan untuk mundur teratur nggak jadi ikutan Pre-Order dan berharap sunscreen ini masuk ke Indonesia secara resmi dengan harga lebih terjangkau.

Ternyata kesabaranku membuahkan hasil. Sunscreen idamanku ini akhirnya masuk juga ke Indonesia dengan range harga antara 55-60ribu. Wow!! Murah banget pikirku. Tapi ternyata isinya cuma setengah dari yang Japan Version. Isinya cuma 40gr dan diproduksi di Indonesia dibawah lisensi resmi Rotho Jepang.

Skin Aqua Tone Up UV Essence SPF 50+ PA++++

Adalah produk perlindungan dari sinar UV A dan UV B sekaligus Color Control. What it is? Hmmm, gimana yaa jelasinnya? Kalian tau color correcting dalam makeup? Dimana ada beberapa warna yang digunakan untuk mengoreksi atau menutupi kekurangan kulit kita. Misalnya nih warna hijau digunakan untuk menutupi kemerahan, kemudian warna pink untuk dark circles. Nah Skin Aqua Tone Up UV Essence ini bekerja seperti color correcting warna purple/lavender yang bekerja untuk mencerahkan kulit kusam, serta mengoreksi warna kuning dikulit sehingga membuat warna kulit lebih rata. Beberapa warna memang membantu mencerahkan warna kulit, Sementara warna lavender ini lebih bekerja di kulit yang medium, sounds pretty good right? khususnya buat kita orang Indonesia. Sampai sini semoga kalian paham dengan penjelasan yang aku berikan, jika kurang paham bisa cari artikel yang membahas soal color correcting lebih dalam.

Klaim Skin Aqua Tone Up UV Essence ini antara lain :

- Menjadikan kulit wajah tampak lebih cerah.
- Dengan Pearlizing effect  menjadikan kulit nampak lebih glowing.
- Dieprkaya dengan Hyaluronic untuk melembapkan kulit serta vitamin C untuk mencerahkan dan mengurangi noda hitam.

Skin Aqua Tone Up UV Essence termasuk Chemical atau Physical Sunscreen?

Jawabannya adalah keduanya! atau bisa disebut dengan hybrid sunscreen yaitu memiliki kandungan UV protection yang ada di Physical & Chemical sunscreen.

Physical : Titanium Oxide

Chemical : Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Bis-Ethylhexyloxyphenol Methoxyphenyl Triazine.

Aku sendiri lebih suka hybrid sunscreen dibandingkan physical maupun chemical. Why? Physical sunscreen kadang terlalu menimbulkan white cast, sementara chemical sering menyebabkan jerawat di kulit sensitifku. Tapi nggak semua Physical & Chemical Sunscreen kayak gitu yaa, cuma kadang menimbulkan reaksi seperti itu dikulitku, tapi tetep yang paling nyaman dikulitku adalah hybrid sunscreen.

Packaging

Berbeda dari produk Sunscreen Skin Aqua yang kebanyakan atau bahkan semua dikemas dalam botol, Skin Aqua Tone Up UV Essence ini kemasannya tube dengan warna cantik gradasi pink dan biru muda.

Produk dibungkus dalam kemasan plastik model standing pouch. Informasi yang tertera dikemasan sangat lengkap, mulai dari ingredients bahkan penjelasan tentang color control. Dibagian belakang plastik yang berwarna putih terdapat kotak kecil transparan yang fungsinya untuk melihat expired date produk.

Texture & Scent

Skin Aqua Tone Up UV Essence memiliki tekstur gel cream yang ringan dan mudah diratakan. Warnanya biru dan ketika dilihat dengan saksama ada semburat pink yang ketika di blend akan berubah menjadi warna lavender. Produk terserap menjadi glowing finish which is I love it! Tidak lengket maupun berminyak sama sekali.

Gimana baunya? Aku nyaris nggak bisa mencium bau apapun. Ada sih bau tipis banget tapi kemudian hilang. Jadi baunya nggak lingering dan nggak menyengat khas sunscreen yang kadang ada hints bau kapur.

How to Use

Pakai di step terakhir skincare routine pagi hari dengan takaran 2 jari untuk wajah dan leher. Kemudian reapply setiap 2 jam sekali. Skin Aqua Tone Up UV Essence juga bisa digunakan sebagai makeup base.

My Experience

Meskipun namanya tone up tapi dikulitku yang medium sama sekali nggak ngasih tone up effect. Kulit wajah terlihat lebih rata warnanya, serta dengan blurr effect yang membuat tekstur lebih halus, pearlizing effect nya beneran membuat kulit lebih glowing tapi nggak berlebihan, you know what I mean? I mean glowing sehat gitu bukan berminyak. 

Terasa ringan dan nyaman banget dikulitku yang sensitif. Tidak menyumbat pori-pori, ini bisa ku lihat karena nggak muncul bintik-bintik putih yang artinya produk masuk ke dalam pori-pori. Skin Aqua Tone Up UV Essence ini juga nggak terasa pengap dipakai dibawah masker.

Setelah panas-panasan kulit juga masih nampak segar, tidak terlihat kusam maupun abu-abu. Tidak ada kesan panas maupun pedih dimata. Hanya saja ketika berkeringat berlebihan produk yang luntur warnanya putih susu, dan itu kurang nyaman di lihat.

So far, aku telah menggunakan produk ini selama 1 minggu lebih dan tidak ada efek buruk dikulitku seperti gatal atau menimbulkan jerawat.

Overall, I definitely will repurchase this sunscreen karena menurutku harganya cukup terjangkau dan hasilnya bagus dikulitku alias cocok.

Aku beli produk ini di Shopee, masukin aja keyword Skin Aqua Tone Up UV Essence lalu cari deh harga termurah atau filter yang tokonya dekat biar cepet sampai. Selamat berburu!!

Friday, June 5, 2020

Review Avoskin Miraculous Retinol Toner, Penggunaan Selama Satu Bulan di Kulit Sensitif & Acne Prone

Ketika mengetahui Avoskin meluncurkan skincare series terbaru aku sangat excited. Why? Avoskin adalah salah satu lokal brand yang beberapa tahun belakangan ini sedang naik daun. Produk-produknya sangat menarik dan banyak review bagus tentangnya. Aku sendiri tahun lalu telah mencoba salah satu produknya, yaitu Perfect Hydrating Treatment Essence dan itu sangat cocok untuk kulitku.

Rangkaian skincare terbaru Avoskin kali ini adalah Miraculous Retinol Series yang terdiri dari Retinol Toner dan Retinol Ampoule. Dari namanya saja kita bisa langsung tahu bahwa main ingredients series mereka ini adalah Retinol.

Avoskin Miraculous Retinol Series diformulasikan untuk perawatan anti-aging yang bisa digunakan mulai usia 20tahunan. 

Aku berkesempatan untuk mencoba Retinol Tonernya, dan hari ini tepat satu bulan aku memakaianya. Sebelum melangkah ke bagian review, mari kita bahas sedikit tentang apa itu retinol?

What is Retinol?

Retinol adalah derivatif atau turunan dari vitamin A. Banyak yang menyebut Retinol sebagai Holy Grail Ingredient. Kandungan ini biasa digunakan dalam produk skincare untuk anti-aging. Retinol bekerja dengan cara menstimulasi sel kulit untuk beregenerasi. Aku sempat dapat pertanyaan, apakah Retinol itu termasuk exfo? Jawabannya bukan. Karena cara kerjanya meregenerasi bukan mengeksfoliasi 

Apa saja manfaat retinol dan bagaimana cara kerjanya? 

Berdasarkan artikel yang pernah aku baca, dan telah diterbitkan di Harvard Health Publishing, 
Retinol mampu mengurangi garis-garis halus dan kerutan dengan meningkatkan produksi kolagen. Retinol juga merangsang produksi pembuluh darah baru di kulit, yang meningkatkan warna kulit. Manfaat tambahan termasuk memudarkan bintik-bintik penuaan dan melembutkan tekstur kulit yang kasar. Namun, perlu tiga hingga enam bulan penggunaan rutin sebelum perbaikan keriput terlihat jelas dan hasil terbaiknya membutuhkan enam hingga 12 bulan.

Efek samping penggunaan retinol

Buat kalian yang memiliki kulit sensitif, penggunaan retinol dalam skincare routine akan sedikit tricky. Karena biasanya bisa membuat kulit jadi lebih sensitif, kering, bahkan ada yang merasakan burning sensation di awal pemakaian.

Aku pernah memakai retinol sebelumnya, dalam bentuk serum dari sebuah brand asal USA. Awalnya aku pakai seminggu 2-3 kali, tapi berkahir dengan kulit kering dan kemerahan mulai muncul. Aku kurangi penggunaannya hingga seminggu hanya sekali, baru deh kulitku bisa menerimanya.

Avoskin Miraculous Retinol Series menggunakan Actosome Retinol, ini adalah jenis retinol yang 50% minim iritasi dibandingkan dengan retinol biasa. Setiap 1% Actosome Retinol mengandung 0,09% Active Retinol. Jadi, series ini cocok banget buat kalian yang belum pernah coba retinol tapi mau nyicip yang minim resiko iritasi.

Avoskin Miraculous Retinol Toner

Selama ini kebanyakan produk dengan kandungan Retinol berbentuk serum atau cream. Setiap kali memasukkan keywords "Retinol Toner" Selalu saja yang muncul adalah PIXI Retinol Toner. Memang tidak banyak brand yang membuat Retinol toner, terlebih lokal brand, sepertinya Avoskin adalah yang pertama.

Selain Retinol, toner ini mengandung :

3% Niacinamide : Niacinamide atau vitamin B3, sering kita jumpai dalam produk pencerah kulit. Niacinamide berfungsi untuk mengecilkan tampilan pori-pori yang besar, memperbaiki warna kulit yang tidak merata dan kusam, mengurangi garis-garis halus, memudarkan bekas jerawat berupa kemerahan (PIE). Niacinamide juga bisa membantu mengatasi jerawat berbentuk papules & pustules, bekerja dengan cara mengurangi terjadinya inflamasi. Penggunaan Niacinamide dalam jangka panjang bisa memperbaiki tekstur kulit.

Peptide : Kandungan ini bekerja dengan cara membangun kembali dan memperbaiki sel kulit yang rusak. Merangsang produksi collagen, sehingga menjadikan kulit lebih kencang dan kenyal. 

Pomegranate : Kaya akan antioksidan. Kandungan ini sangat bagus untuk keseimbangan hidrasi kulit dan menetralisir efek buruk radikal bebas. Pomegranate mampu menjadikan kulit lebih halus, kencang dan lebih muda.

Packaging

Avoskin Miraculous Retinol Toner dikemas dalam botol plastik tebal berwarna amber / warna cokelat gelap dengan sedikit hint kemerahan. Ukurannya 100ml, menurutku lumayan kecil dan tidak makan tempat. Dengan tutup model screw-cap warna hitam. Lubang botolnya tidak memiliki pelindung maupun segel. Bagian lubangnya kecil, sehingga memudahkan kita mengatur seberapa banyak toner yang dikeluarkan.

Dilengkapi dengan kemasan box kertas yang ukurannya agak besar dan bahannya tipis, sehingga mudah penyok. Produk ini ketika sampai ditanganku box nya sudah penyok dan ada beberapa bagian sobek. Aku rasa akan lebih bagus jika box nya dibuat lebih kecil tapi dengan bahan yang lebih tebal dan kokoh.

Oh iya, buat kalian yang mau beli produk dengan kandungan Retinol pilihlah yang bahan kemasannya berwarna gelap, karena seperti halnya vitamin C, Retinol juga bisa teroksidasi ketika terpapar sinar secara langsung dan itu akan menurunkan kualitas produk sehingga akan bekerja kurang maksimal atau bahkan tidak ngefek lagi ke kulit. Jadi, kemasan Avoskin Miraculous Retinol Toner ini sudah bagus karena warna nya gelap.

Texture & Scent

Avoskin Miraculous Retinol Toner memiliki tekstur kental dan berwarna putih keruh. Ketika dituangkan terasa sedikit slimy khas seperti produk-produk dengan kandungan lendir siput, tapi ternyata ketika diratakan sama sekali tidak lengket dan slimy, terasa lebih ringan dan mudah terserap. Berita baiknya, toner ini terasa cukup melembapkan sehingga aku sempat menggunakannya di step hydrating toner.

Baunya ketika dicium langsung dari botol tercium seperti tinta. Produk ini fragrance-free jadi bau yang dihasilkan berasal dari bahan-bahan yang tergantung di dalamnya. Ketika dioleskan dikulit baunya berubah jadi kurang sedap, tapi untungnya hal itu tidak berlangsung lama karena baunya cepat menghilang dalam beberapa menit.

How to Use?

Awalnya karena merasa teksturnya kental mirip hydrating toner jadi aku menaruhnya di step hydrating toner. Aku mengaplikasikan langsung toner ini ke wajah menggunakan tangan supaya lebih hemat, selain itu aku mengurangi penggunaan kapas karena kadang gesekannya ke wajahku bisa menyebabkan iritasi.

Ini step penggunaan Avoskin Miraculous Retinol Toner di minggu pertama :

Double Cleansing - Balancing Toner - Avoskin Miraculous Retinol Toner - Hydrating Serum - Moisturizer

Tapi ternyata aku kurang cocok dengan formasi diatas, kemudian di minggu ke 2 dan ke 3 aku ganti formasi.

Double Cleansing - Balancing Toner - Hydrating Toner - Avoskin Miraculous Retinol Toner - Moisture Serum - Calming Moisturizer

Dengan formasi diatas tidak terjadi masalah dengan kulitku. Di minggu ke 4 aku menambahkan Marula Oil di step terakhir.

Aku menggunakan Avoskin Miraculous Retinol Toner hanya di malam hari. Kandungan Retinol tidak boleh dipakai secara bersamaan dengan AHA/BHA. Pastikan di pagi harinya tidak pernah skip penggunaan sunscreen.

My Experience & the Results

Sebelum membahas bagaimana hasilnya di kulitku yang sensitif dan mudah berjerawat, berikut aku akan membagikan pengalamanku mulai minggu pertama dan bagaimana kondisi kulitku sebelum memakai Avoskin Miraculous Retinol Toner, sehingga kalian bisa melihat progress nya.

Kondisi kulitku sebelum memakai Avoskin Miraculous Retinol Toner, ada bruntusan di kening, cystic acne di pipi yang merupakan hormonal acne dan selalu muncul tiap bulan hanya beda-beda tempat, ada banyak flek bekas jerawat dan sunburn, tekstur kulit kelihatan banget nggak rata akibat breakout parah setahun yang lalu, garis-garis halus di sekitar mata dan smile line, area bawah mata gelap karena sering tidur jam 2 pagi dan terakhir pori-poriku besar dan kelihatan banget di area pipi dan hidung sehingga ketika produksi sebum pas banyak-banyaknya bakal kelihatan banyak small white bumps.

Meskipun Avoskin Miraculous Retinol Toner menggunakan Actosome Retinol yang 50% minim iritasi tapi untuk pertama kali pemakaian aku memilih memakainya 2 hari sekali, untuk menghindari kemungkinan produk bakal mengiritasi kulitku yang super sensitif.

Urutan pemakaian minggu pertama seperti yang sudah aku jelaskan diatas. Bagaimana hasilnya? Seperti yang bisa kalian lihat di bawah ini, daguku yang merupakan area paling sensitif dikulitku terlihat merah dan flaky. Awalnya biasa saja, aku tidak merasakan adanya burning sensation, tapi setelah beberapa hari kulitku terasa perih dan memerah.

Aku tidak langsung menghakimi bahwa aku nggak cocok dengan Avoskin Miraculous Retinol Toner. Akhirnya setelah banyak membaca, aku menemukan jika kulit yang sangat sensitif please make sure untuk menggunakan Retinol ketika kulit dalam keadaan lembap. Akhirnya aku ubah urutan pemakaiannya seperti yang sudah aku tulis diatas. Ya, aku memakainya setelah hydrating toner dan tidak butuh waktu lama kondisi kulitku yang flaky membaik.

Foto diatas adalah perbedaan sebelum dan setelah 2 minggu penggunaan Avoskin Miraculous Retinol Toner. Perbedaan yang bisa aku lihat dan rasakan diminggu kedua adalah, bagian keningku yang bruntusan sangat berkurang. Sementara untuk jerawat, aku memang menggunakan obat totol jerawat untuk mengempeskan & mengeringkannya. Aku tidak tahu apakah Avoskin Miraculous Retinol Toner ini ikut berperan dalam proses penyembuhannya.


Diminggu ke 3, hormonal acne ku kembali menyerang, kali ini dibagian dagu sebelah kiri. Meskipun sedang berjerawat, aku tetap menggunakan Avoskin Miraculous Retinol Toner, karena produk ini tidak memperparah kondisi jerawat.

Diminggu ke 4 aku menambahkan Marula Oil di step terakhir skincare routine ku. Urutan pemakaian skincare nya masih sama seperti minggu ke 2 dan ke 3.

Dan inilah kondisi kulitku hari ini, tepat 1 bulan menggunakan Avoskin Miraculous Retinol Toner :


Foto ini aku ambil tadi sekitar jam 11.00 wib, tepat setelah mandi dan aku belum memakai skincare. Aku merasa kulitku terasa lebih halus, bruntusan dikeningku sudah menghilang, noda bekas jerawat mulai terlihat memudar dan kulit terasa lebih kencang. Sementara untuk efek anti aging aku belum bisa melihat hasilnya, garis halus di sekitar mata dan smile line masih ada karena memang minimal butuh 3 bulan untuk melihat efek anti aging Retinol dan 12 bulan untuk hasil yang lebih maksimal. Selain itu juga prosentase Retinol dalam toner ini relatif kecil.

Sekarang kita jejerkan 3 foto before - after 2 weeks &  #1MonthUsingRetinol. Apakah kalian bisa melihat perbedaannya? Ada 1 hal yang aku noticed, yaitu minyak di kulitku jadi lebih seimbang. Selama menggunakan Retinol Toner kulitku jadi tidak terlalu minyakan tapi juga tidak kering.

Di foto terlihat warna kulit berbeda, itu karena aku menggunakan natural light buat foto, jadi tergantung cuacanya.

Penampakan lebih dekat untuk area yang ada bekas jerawat baru. Dari cystic acne yang cukup besar menghasilkan bekas yang merah dan terasa tebal/timbul hingga menjadi bekas kecokelatan tapi jika di raba permukaannya sudah halus / nggak timbul seperti di foto pada minggu ke 2. Di dekatnya ada bekas jerawat yang sudah cukup lama, nampak di foto terakhir bekas jerawat tersebut pudar bahkan nyaris hilang.

Jika mengamati foto diatas, cukup nampak juga perbedaan tekstur kulit yang lebih halus dibagian pipi dekat hidung.

Conclusion

Tahun depan usiaku sudah berkepala 3, I know I'm not young anymore dan aku merasa sudah agak terlambat menggunakan produk anti-aging karena aku sudah memiliki beberapa tanda penuaan berupa garis halus di sekitar mata dan smile line, but overall aku cukup puas dengan hasil pemakaian Avoskin Miraculous Retinol Toner selama 1 bulan ini.

Buat kalian yang baru menginjak usia 20tahunan, kalian sudah bisa mulai memakai rangkaian Avoskin Miraculous Retinol, karena mencegah lebih baik daripada mengobati, nanti nyesel lohh, hehe.

Sebelum memulai mamakai rangkaian Avoskin Miraculous Retinol, please make sure kalian udah kenal betul dengan kondisi kulit kalian sendiri. Seperti pengalamanku diatas, jadi flaky skin, burning sensation, dll belum tentu kalian tidak cocok dengan produknya. Mungkin kulit kalian baru bisa menerima ingredient tersebut dalam kondisi tertentu, seperti kasusku, dimana kondisi kulitku harus lembap dulu.

Terakhir, jangan pernah skip sunscreen! Percayalah perawatan anti-aging apapun itu akan percuma kalau kalian tidak melindungi kulit dari pengaruh buruk matahari yang bisa memeprcepat penuaan.

Kalian bisa beli produk Avoskin Miraculous Retinol Series di website Avoskin. Harganya Rp. 179.000, menurutku lumayan terjangkau untuk ukuran 100ml, karena teksturnya kental jadi cuma butuh beberapa tetes saja untuk seluruh wajah.