Review Herborist Aloe Vera Facial Mask


Hai...ada yang udah nyobain sheetmask dari Herborist? Atau mungkin kalian baru tahu kalau Herborist punya sheetmask?

Akhir-akhir ini banyak brand lokal mengeluarkan sheet mask, salah satunya Herborist. Untuk saat ini mereka punya 2 varian sheetmask yaitu Aloe Vera dan Olive. Sebenarnya aku agak trauma pakai sheetmask lokal, bukannya anti produk lokal, tapi kualitas yang diberikan sering tidak sebanding dengan harganya, terutama untuk bahan lembarannya yang jika dibandingkan dengan sheetmask korea yang harganya jauh lebih murah itu masih kalah jauh. Lalu kenapa aku beli sheetmask ini? Karena lagi promo beli 1 gratis 1, siapa yang bisa tahan godaan tersebut?

Herborist Aloe Vera Facial Mask

Herborist Aloe Vera Facial Mask adalah masker wajah dengan ekstrak Aloe Vera alami, menyejukkan, menutrisi dan bermanfaat untuk membantu meningkatkan kelembapan kulit wajah. Nikmati kulit wajah yang lebih halus dan nampak cerah setelah pemakaian.

Deskripsi tersebut diatas adalah yang tertera dikemasan, kalian baca kalimat terakhir, disitu ada klaim yang menyatakan "nampak cerah setelah pemakaian" wait..., setauku manfaat Aloe Vera dalam kandungan skincare itu untuk soothing, melembapkan serta anti inflamatory, tolong ditambahkan jika aku salah. Membaca Ingredients list nya pun tidak ada kandungan yang membuat kulit cerah.

Main Ingredients

Masker ini mengandung Sodium Hyaluronate yang berfungsi untuk mengembalikan kelembapan alami kulit. Panthenol yang berfungsi untuk menghaluskan dan menjadikan kulit lebih kenyal. Kemudian ada Aloe Barbadensis Leaf Extract yang kaya antioksidan, vitamin C dan A, bekerja sebagai anti-inflamatory yang mampu mengatasi jerawat/iritasi, membantu melembapkan serta menyejukkan kulit. Lalu ada Centella Asiatica Extract, ini adalah kandungan favoritku yang bagus banget buat menenangkan kulit sensitif.

Herborist Aloe Vera Facial Mask Ingredients list

Packaging

Produk dikemas dalam kemasan berbahan plastik seeprti kebanyakan Sheet Mask pada umumnya. Dengan kombinasi warna hijau dan putih serta gambar Aloe Vera membuatnya nampak segar dipandang. Informasi yang tertera dibagian belakang kemasan cukup lengkap, disertai juga dengab ilustrasi cara pemakaian. Informasi tertulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Material & Fit

Seperti dugaanku, bahan lembaran Herborist Aloe Vera Facial Mask ini agak kurang. Bahannya sedikit tebal dan tidak elastis sama sekali, sehingga agak sulit untuk dipaskan di wajah, nampak kurang rapi. Bahannya malah cenderung kaku menurutku. Untuk lebar ukurannya sudah pas diwajahku, hanya saja potongan bagian hidung terlalu lebar, bahkan sampai pipi. Begitu pula dengan lubang bagian bibir sedikit lebih lebar dibandingkan dengan sheet mask pada umumnya.

Essence & Scent

Essencenya berwarna bening cair tidak lengket, konsistensinya seperti air sehingga banyak menetes ketika lembaran dikeluarkan dari kemasan dan dipasangkan ke wajah. Essence nya cukup banyak, yaitu 23ml. Baunya menurutku lebih cenderung seperti kebanyakan skincare lokal dengan kandungan green tea, jadi malah tidak tercium seperti Aloe Vera. Baunya cukup menyengat tapi tidak menusuk hidung jadi tidak terlalu mengganggu.

How to Use

Bersihkan wajah terlebih dahulu (cuci muka). Aku biasanya cuci muka lalu pakai toner baru kemudian sheet mask. Setelah lembaran terpasang diwajah diamkan selama 15-20 menit. Lepaskan masker lalu pijat sisa cairan hingga terserap. Tidak perlu dibilas.

My Experience

Aku menggunakan Herborist Aloe Vera Facial Mask ini di siang hari dan kondisi kulit wajahku sedang berjerawat. Lembaran agak sulit dipaskan dengan contour wajah karena bahannya yang kaku, selain itu essence yang terlalu cair dan terus menetes membuatku agak kurang nyaman. Ketika masker telah terpasang diwajah terlihat ada lipatan-lipatan dan lembaran nampak tidak rapi, padahal biasanya aku bisa memasang sheet mask dengan bagus diwajah. 

Nilai lebihnya, masker ini memiliki soothing sensation, dan aku sangat menyukainya. Cocok sekali digunakan ketika cuaca sedang panas. Selain itu soothing sensation nya mampu membuat jerawatku lebih tenang.

Aku menggunakan masker ini selama 20 menit. Ketika lembaran dilepas masih terasa basah. Aku membiarkan essence yang tersisa dikulitku meresap dengan sendirinya dan tidak butuh waktu lama untuk membuatnya terserap seluruhnya. Aku cukup terkejut dengan hasilnya, kulitku jadi terasa halus dan segar, tidak cerah tapu nampak sehat bercahaya. Disisi lain jerawatku juga jauh lebih baik dibanding sebelum memakai masker dimana ada beberapa jerawat yang memerah dan bengkak. Dihari berikutnya aku tidak melihat adanya reaksi negatif setelah menggunakan Herborist Aloe Vera Facial Mask.

Conclusion

Aku sempat kesal dengan bahan dan bentuk lembarannya, tapi terbayar dengan hasilnya yang menurutku sangat bagus untuk sekelas masker lokal. Kedepannya semoga pihak Herborist mau memperbaiki kualitas bahan lembarannya.

Dimana bisa mendapatkan Herborist Aloe Vera Facial Mask ? Aku membelinya di Swalayan di kota ku, mungkin di kota lain juga sudah tersedia. Jika kesulitan mencari di toko offline mungkin kalian bisa beli secara online di Shopee, aku pernah lihat tersedia disana.

Sekian review ku kali ini, see you... Aku mau explore lebih banyak lagi masker lokal, hehe.

1 komentar