Friday, February 25, 2022
Review Noera 3in1 Jelly Tint All Variants, Worth to Buy or Bye?
3in1 Jelly Tint ini bisa dibilang adalah produk Noera yang paling pengen aku cobain, soalnya aku penasaran banget. Why? Jujur, sejauh ini aku belum nemu lip tint lokal yang bener-bener bagus. Selain itu klaim 3in1 juga membuatku semakin penasaran. 3in1 apa saja itu? Selain buat bibir ini juga bisa dijadikan sebagai perona pipi dan mata. Loh? Bukannya semua lip tint bisa digituin ya? Yups, nggak hanya lip tint sih, semua lip product juga bisa, BUT… teksturnya sangat mempengaruhi, misal enak diratain apa nggak?
Noera 3in1 Jelly Tint
Klaimnya ini adalah produk 3in1 bisa buat bibir, perona pipi dan mata dengan tekstur ringan, mudah menyerap dan melembapkan.
Noera 3in1 Jelly Tint saat ini punya 3 pilihan warna dan kebetulan aku punya ketiganya. Apa saja warnanya?
Pearl Dream : ini adalah warna soft orange yang cenderung ke peach. Warnanya kalem, jadi masih buatku yang kulitnya medium.
Girlish Red : awalnya mengira ini bakal warna merah khas strawberry gitu, ngejreng dengan sedikit hints pink, ternyata ini malah mirip red apple menurutku. Warnanya merah agak orange dengan sedikit hints pink. Warna ini bikin kulit kelihatan lebih segar.
Juicy Plum : warna favoritku nih! lagi-lagi perkiraanku salah tentang warna produk ini, hehe mengira bakal deep plum, ternyata malah pink dengan sedikit hints ungu. Warna ini paling cantik dan cocok buat all skin tone.
Berikut swatch warnanya di tangan dan bibir.
Packaging & Applicator
Kemasan produknya cantik banget, terkesan cute dan cewek banget. Desain boxnya menurutku sangat fancy, trus tube nya juga cakep banget kayak lip product khas Korea, seriously bisa dibilang ini lip tint lokal tercantik yang pernah aku punya.
Tiap varian punya warna tube berbeda, tapi desainnya sama. Ada gambar bunga sakura dan bagian bawah botolnya transparan sehingga warnanya bisa diketahui dari luar. Pearl Dream punya tube warna orange, Girlish Red warna pink kemerahan dan Juicy Plum warnanya pastel pink.
Sekarang berbicara tentang aplikatornya. Noera 3in1 Jelly Tint ini punya aplikator tipe flat, pipih memanjang gitu. Aku nggak ada masalah dengan aplikator model seperti ini, but I personally sebenarnya paling suka kalau modelnya reservoir.
Formula
Kalau klaimnya sih mengatakan produk ini ringan, benarkah begitu? Yass! Produk ini punya formula ringan, nggak lengket maupun terasa berminyak, pokoknya bener-bener nyaman. Bikin bibir kering nggak? Ini lumayan lembap kok, but buat kalian pemilik bibir kering yang gampang pecah-pecah wajib hukumnya buat pakai lip balm terlebih dahulu. Aku sendiri selalu pakai lip balm sebelum memakai Noera 3in1 Jelly Tint ini.
Texture & Scent
Sesuai namanya, produk ini punya tekstur kental hampir mirip jelly, tapi ketika diratain dia jadi watery. Menurutku tekstur kayak gini memang cocok sih buat klaimnya yang bisa buat pipi dan mata. Why? Karena lebih enak ketika diblend.
Untuk aromanya tiap varian berbeda-beda. Pearl Dream punya aroma peach, Girlish Red aroma strawberry dan Juicy Plum aromanya blueberry.
Performance
Sekarang mari kita bahas tentang performanya, tahan lama nggak? Trus apakah transferproof? Kalian bisa lihat foto di bawah ini. Setelah 2 jam (aku 1x makan berat, beberapa kali makan ringan dan minum) warnanya nggak sepenuhnya hilang, masih meninggalkan stain dan stainnya itu bagus! Kayak warna pink alami bibir.
Sementara untuk transferproof tergantung sih ini, kalau produk sudah sepenuhnya terserap or ngeset dia nggak bakal transfer kok. Kalau masih basah tentu saja bakal transfer, hehe.
Conclusion
Overall I love Noera 3in1 Jelly Tint ini, bisa dibilang ini adalah lip tint dari lokal brand terbaik yang pernah aku coba. Menurutku kualitasnya nyaris sama dengan Korean lip tint. Oh iya 1 lagi yang membuatku suka dengan produk ini, ketika terserap produknya bener-bener terserap I mean nggak mengering di permukaan bibir, hal ini biasa terjadi ketika aku memakai lip tint merk lain, jadi kayak ada warna yang misah gitu, trus bikin tangan gatal buat kelupasin.
Where to buy?
Noera 3in1 Jelly Tint bisa kalian beli di Shopee noerabeautycare harganya Rp. 55.000/pcs.
Wednesday, February 16, 2022
Cegah Tanda Penuaan Dini dalam 14 Hari dengan I'mperfect Gua Sha Ritual
Bagiku melakukan skincare routine merupakan salah satu bentuk self love. Ini adalah bagian dari "taking care" and yes merawat kulit termasuk di dalamnya. Aku pernah berada di fase di mana aku sudah tidak peduli lagi dengan kulitku, lebih tepatnya sudah capek. Ini terjadi karena ekspektasi yang berlebihan terhadap suatu produk. Mendambakan kulit cerah, mulus, glowing bahkan tampilan glass skin ala cewek korea yang sebenarnya ini tidak akan pernah bisa aku dapatkan karena faktor gen, perbedaan cuaca, bahkan sebenarnya apa yang aku lihat di social media itu adalah editan, dll. Sekarang aku sudah mengesampingkan aneka klaim yang diberikan sebuah produk, lebih fokus pada merawat kulit karena sebuah keharusan daripada mengejar kesempurnaan, yang penting kulit sehat.
Sekitar 2 tahun belakangan ini banyak local brand baru bermunculan. Ada yang fokus dengan berbagai klaim menjanjikan, ada yang berlomba-lomba pakai kandungan yang sedang ngetrend, ada pula yang mengusung issue tentang environment. Nah, ada 1 brand yang sejak awal mengetahuinya aku langsung tertarik, yups karena karena mereka mempunyai visi kesadaran tentang self love.
Namanya I'mperfect dibaca I am perfect. Brand ini lahir dari kegelisahan akan dampak social media yang cenderung menimbulkan perasaan insecure dan self criticism dalam memandang penampilan diri sendiri.
I'mperfect memiliki tagline "embrace the precious you!" mereka percaya bahwa setiap manusia spesial dan unik, sehingga kita tidak perlu membanding-bandingkan dengan yang lain.
I'mperfect menghadirkan skincare natural berbasis tumbuhan dengan kandungan high-performance active botanicals, sehingga bukan cuma aman dan menyehatkan, tapi juga efektif memberikan hasil yang nyata.
Misi mereka supaya perempuan-perempuan Indonesia bisa merawat dirinya dengan skincare yang bukan cuma memoles di permukaan, tapi juga menutrisi dan menyehatkan sehingga dapat tampil lebih percaya diri.
Selain natural, I'mperfect juga mengusung konsep sustainable & plant-based beauty. Bahan-bahan natural lebih minim limbah, trus semua kemasan produknya ramah lingkungan, mulai dari botolnya, bahkan pengemasan saat pengiriman mereka menggunakan non-plastik.
GUA SHA RITUAL
Gua Sha Ritual adalah paket perawatan kulit pertama mereka. Paket ini berisi Youthful Glow Essence, Youthful Glow Elixir dan Bian Stone Gua Sha. Ini merupakan rangkaian perawatan untuk anti-aging yang menggunakan teknik pijat wajah dan plant-based skincare.
Gua Sha Ritual cocok untuk mereka yang berusia 30 tahunan, tapi bisa juga mulai digunakan di usia 25 tahun. Klaimnya, penggunaan secara rutin Gua Sha Ritual mampu membantu wajah lebih lembab, halus, kenyal, kenyal, kencang dan berseri. Sounds great! Mengingat saat ini aku usiaku sudah berkepala 3, hehe jadi kayaknya paket ini bakal cocok buatku.
Sekarang aku mau bahas produknya 1 per 1.
Youthful Glow Essence
Product's Information
Name : Youthful Glow Essence
Brand : I'mperfect
Origin : Indonesia
Volume : 50ml
Bpom No : NA18210110213
Price : Rp. 385.000
Ini adalah essence wajah yang menurutku bisa dipakai buat skip pemakaian toner dan essence, jadi lebih ringkas menurutku. Biasanya aku gunakan langsung setelah mencuci wajah, ini dengan cepat mengembalikan hidrasi kulit serta membuatnya terasa lebih halus ketika disentuh dan efek lembabnya menurutku sudah sangat pas untuk kulit combination to oily ku.
Kandungan utamanya ada Cucumber water, Aloe vera juice, Centella asiatica leaf extract, Hydrolyzed rice bran, kakadu plum extract, Allantoin, dll. Kalau dilihat dari kandungan utamanya memang produk ini kayaknya lebih ke melembapkan, menghidrasi, menenangkan dan kaya akan antioksidan yang bagus untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat pengaruh buruk radikal bebas.
Dikemas dalam botol pump berbahan kaca berukuran 50ml. Sempat merasa 50ml ini terlalu kecil untuk ukuran essence yang juga merangkap toner, but… setelah cobain ini tuh hemat banget, cukup 3-4 pumps bisa buat wajah dan leher.
Memiliki tekstur cair tapi bukan tipe yang runny, masih ada sedikit kekentalan. Baunya enak, perpaduan lavender dan aku bisa mencium sedikit bau kayak kunyit. Baunya itu khas kayak skincare natural or organic gitu, I love it karena bau kayak gini tuh lumayan ngasih relaksasi.
Teksturnya ringan, mudah terserap dan ngasih kesegaran buat kulit. Nggak ada kesan lengket maupun berminyak sama sekali.
Meskipun disarankan buat pakai produk dalam Gua Sha Ritual ini di malam hari tapi aku sering pakai Youthful Glow Essence di pagi hari, lagi-lagi ini untuk meringkas skincare routine ku. Biasanya setelahnya tinggal pakai moisturizer & sunscreen, kalau sunscreen ku cukup melembapkan malahan aku bisa skip moisturizer.
Full Ingredients :
Aqua, Cucumis Sativus Water, Aloe Barbadensis Juice, Terminalia Ferdinandiana Fruit Extract, Centella Asiatica Leaf Extract, Hydrolized Rice Bran Proteins, Glycine Soya Proteins, Oxidoreductases, Glycerin, Propanediol, Tremella Fuciformis Extract, Gluconolactone, Calcium Gluconate, Sodium Lactate, Xanthan Gum, Allantoin, Lavandula Angustifolia Oil, Pelargonium Graveolens Oil, Cymbopogon Martini Oil, Polyglyceryl-6 Caprylate, Polyglyceryl-4 Caprate, Polyglyceryl-4 Cocoate, Polyglyceryl-6 Ricinoleate, Sodium Phytate, Benzyl Alcohol, Sorbic Acid, Geraniol, Linalool, Citronellol, Benzyl Benzoate, Citral.
Youthful Glow Elixir
Product's Information
Name : Youthful Glow Elixir
Brand : I'mperfect
Origin : Indonesia
Volume : 20ml
Bpom No : NA18210109230
Price : Rp. 225.000
Ini adalah serum wajah berbahan dasar minyak yang 100% natural. Biasanya kalau produk oil-based gitu bakal sedikit berat, tapi produk ini beda! Dia ringan dan nyaman banget di kulit, ditambah baunya juga enak, aku nyaris nggak mencium bau apek or tengik khas minyak. Baunya tuh sedikit ada hints segernya yang entah aku nggak tahu berasal dari kandungannya yang mana.
Kandungan utamanya ada Squalane, Baobab seed oil, Rubus idaeus seed oil, dll. Berfungsi untuk menutrisi, memperkuat skin barrier dan meremajakan kulit.
Kemasannya berbentuk dropper bottle berbahan kaca. Dengan ukuran 10ml menurutku ini sudah pas untuk sebuah produk oil-based. Kenapa? Biasanya penggunaan produk oil lebih sedikit, yaitu cukup 2-3 tetes saja, trus usia kadang untuk jangka waktu lama kalau nggak segera habis baunya bakal berubah jadi kurang enak juga. Jadi, 10-15ml menurutku sudah cukup.
Teksturnya minyak tapi nggak berat, benar-benar ringan dan nggak begitu licin ketika diratain. Pemakaiannya setelah Youthful Glow Essence di malam hari. Ini lumayan mudah terserap untuk sebuah oil-based product, trus ketika di pagi hari waktu bangun tidur nggak menyebabkan kulit kayak kilang minyak, malahan tampak bagus, kenyal & well hydrated.
Produk ini digunakan setelah Youthful Glow Essence yang kemudian dilanjut dengan melakukan teknik gua sha. Untuk kulitku yang combination to oily produk ini sudah mencakup serum sekaligus moisturizer, aku tidak perlu pelembap tambahan karena ini saja sudah cukup. Bagi kalian pemilik kulit kering mungkin masih harus menambahkan pelembap lagi.
Full Ingredients :
Squalane, Adansonia Digitata Seed Oil, Rubus Idaeus Seed Oil, Simmondsia Chinensis Seed Oil, Helianthus Annuus Seed Oil, Hibiscus Rosa-Sinensis Flower Extract, Prunus Domestica Fruit Extract, Carica Papaya Fruit Extract, Mangifera Indica Fruit Extract, Alpha-Tocopherol, Pelargonium Graveolens Oil, Boswellia Carterii Oil, Citrus Bergamia Oil, Geraniol, Citronellol, Limonene, Benzyl Benzoate, Citral.
Bian Stone Gua Sha
Gua Sha adalah sebuah teknik pengobatan tradisional dari China. Kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia ini adalah kerokan, atau teknik menggosok bagian kulit tertentu secara berulang-ulang. Tidak hanya memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan, tapi teknik ini juga punya berbagai benefits untuk kecantikan.
Teknik gua sha biasanya menggunakan bebatuan yang mana setiap batu memiliki manfaat yang berbeda. Sejauh ini aku pernah cobain 3 gua sha tools berbeda, punya I'mperfect ini adalah yang ke 4. Aku punya jade, white jade, rose quartz dan bian stone.
Bian stone terbentuk ketika sebuah meteor menabrak pegunungan di China pada jaman dahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terkandung lebih dari 40 jenis mineral yang memiliki manfaat untuk kesehatan berkat pancaran ultrasound, gelombang infra merah dan ion negatifnya.
Ngomong-ngomong apa saja sih manfaat Bian Stone Gua Sha buat kecantikan? Membantu penyerapan skincare ke dalam lapisan kulit, memperlancar peredaran darah dan detoksifikasi, mengendurkan ketegangan di wajah dan leher serta membantu mengencangkan kulit.
Bagaimana cara penggunaannya? Kalian bisa lihat gambar di bawah ini.
Penggunaan teknik gua sha ada di step terakhir dari paket ini, yaitu setelah pemakaian Youthful Glow Elixir. Produk oil-based memang lebih direkomendasikan sebelum melakukan gua sha karena ini lebih mempermudah, permukaan kulit yang agak licin membuat proses penggosokan jadi lebih lancar, nggak terasa kesat di kulit.
Please notes, jika kalian sedang berjerawat jangan gunakan gua sha di area yang berjerawat.
Bagaimana hasilnya setelah pemakaian Gua Sha Ritual setelah 14 hari?
Sebelumnya aku mau ngasih tau dulu jenis kulit serta permasalahan kulitku. Aku punya jenis kulit kombinasi yang cenderung berminyak, sensitif (mudah merah dan iritasi) serta acne-prone. Sebelum menggunakan Gua Sha Ritual masalah kulit yang sedang aku hadapi adalah teksturnya yang tidak rata dan kasar akibat bekas jerawat dan pori-pori yang tersumbat. Kebetulan aku lagi nggak ada jerawat, hanya ada bekas lama dan baru. Trus, ada ruam kemerahan di pipi, ini sering terjadi bisa karena aku salah pakai cleanser. Warna kulit tidak merata dan agak kusam. Selain itu, di usiaku yang sudah menginjak 30 tahun ini sudah muncul beberapa tanda penuaan seperti fine lines, garis senyum yang terlihat lebih dalam serta sagging skin yang mengakibatkan pori-pori kulit tampak lebih besar.
Berikut adalah foto before-after penggunaan I'mperfect Gua Sha Ritual selama 14 hari.
Foto di atas aku ambil di tempat dan jam yang sama, yaitu di pagi hari tepat ketika aku bangun tidur, jadi maaf kalau wajahnya nggak karuan dan rambut acak-acakan,hehe. Oh iya di foto after itu cuacanya lagi mendung, jadi terkesan agak berkabut, bukan aku edit supaya blur ya.
Terlihat ketika bangun tidur wajahku jadi nggak kayak kilang minyak, mengindikasikan kalau kulit terhidrasi dengan baik sepanjang malam serta oil & water di kulitku jadi lebih seimbang.
Jidatku yang tadinya bertekstur jadi lebih halus, kulit terlihat lebih fresh & kenyal. Trus bagian smile line yang tadinya ada garis lumayan dalam tampak pudar dan lebih kencang.
Di bawah ini aku sertakan foto lebih detail setiap bagian di wajahku supaya jelas perbedaannya.
Dari dekat kelihatan banget ya aslinya kulitku bagaimana, tapi ini normal dan memang manusia kulitnya kayak gini, ada tekstur dan pori-pori. Terlihat warna kulitku juga lumayan jadi lebih merata ya? Bekas jerawat juga ada beberapa yang memudar.
Conclusions
Overall aku menyukai I'mperfect Gua Sha Ritual ini. Perpaduan skincare berbahan alami dengan teknik gua sha yang tradisional dan juga alami ternyata bekerja cukup efektif walaupun dalam waktu yang terbilang singkat, hanya 14 hari. Beberapa tanda penuaan dini juga mampu teratasi.
Tanpa klaim yang berlebihan produk ini bener-bener menunjukkan hasil. Aku merasa kulitku jadi lebih sehat, kenyal, halus, fresh dan enak dilihat.
Perpaduan ketiganya juga membuat skincare routine terasa lebih menyenangkan dan yang pasti jadi lebih ringkas. Aku bisa skip banyak skincare, kemudian waktuku bisa digunakan untuk melakukan gua sha.
But again, tidak ada produk yang sifatnya sudah pasti cocok untuk semua orang. Jadi, apa yang bagus di aku belum tentu hasilnya bakal sama juga di setiap individu. Untuk mengetahuinya, maka kalian wajib cobain sendiri.
Informasi Pembelian
Paket Gua Sha Ritual ini bisa kalian beli di official Shopee I'mperfect seharga Rp. 685.000. Atau untuk informasi lebih lanjut tentang produk I'mperfect kalian bisa kunjungi Instagram mereka i_mperfect.id
Sunday, January 16, 2022
Review Oasea Oceanus Squalane + Tranexamic Spot Correcting Face Oil Serum, Dual-phase Serum Pertama di Indonesia
2 tahun belakangan ini banyak local brand baru bermunculan. Mereka memiliki konsep dan menawarkan produk yang unik serta "baru" di dunia skincare Indonesia. Salah satunya adalah Oasea Laboratories, ini adalah local brand skincare yang fokus pada pelestarian ekosistem laut. Selama ini mungkin kita sudah banyak denger brand yang mengusung isu pelestarian alam or lingkungan in general, nah Oasea Laboratories ini lebih fokusnya ke ekosistem laut.
Nama Oasea sendiri berasal dari kata Oasis dan the Sea. Merupakan tempat yang menyediakan produk dengan formula dan kemasan yang clean, ethical serta bertanggung jawab untuk masa depan yang lebih bersih untuk kulit maupun planet terutama laut. Keren banget ya konsepnya?
Oasea Laboratories secara resmi diluncurkan pada 27 November 2021 lalu dengan produk perdananya Oasea Oceanus Squalane + Tranexamic Spot Correcting Face Oil Serum. Ini merupakan dual-phase oil serum pertama di Indonesia! Yups, ini adalah local brand pertama yang punya dual-phase serum. Selama ini local brand yang aku temui punya produk dual-phase itu bentuknya kayak toner, essence or face mist, aku lebih sering menemukan yang serum itu dari Korean or Western brand.
Ngomong-ngomong dual-phase itu apa sih?
Dual-phase adalah penggabungan antara water-based & oil-based dalam 1 produk. Gabungan ini membentuk emulsifier sehingga memudahkan suatu produk diserap kulit tanpa rasa greasy. Produk dual-phase terlihat ada 2 lapisan, antara air dan minyak, karena mereka memang tidak bisa menyatu, maka untuk memakainya kita perlu mengocok terlebih dahulu supaya mereka mau bersatu.
Oasea Oceanus Squalane + Tranexamic Spot Correcting Face Oil Serum.
Dari namanya saja kita bisa langsung menerka apa fungsi utama produk ini? Yups, memudarkan noda atau bintik hitam di wajah. Apakah itu saja fungsinya? Tentu tidak! Produk ini juga membantu menghidrasi, melembapkan, mencerahkan, sebagai anti-aging, antioxidant, anti inflamasi serta membuat kulit terlihat glowing. Lengkap banget ya? Klaimnya juga produk ini tidak greasy, mudah terserap serta tidak menyumbat pori-pori.
Halal nggak? Yes Halal, Vegan, Cruelty-free, telah terdaftar BPOM, dermatology approved serta aman untuk ibu hamil dan menyusui. Yang terakhir ini paling penting sih buatku, karena saat ini aku sedang hamil dan tentunya lebih selektif dalam memilih produk.
Main Ingredients
2% Squalane : Kandungan ini berfungsi untuk menjaga kelembaban dan kekencangan kulit. Darimana kandungan Squalane ini biasa didapatkan? Ada 2 sumber yaitu lemak jenuh ikan hiu & asam lemak zaitun. Of course Oasea dual-phase oil serum menggunakan asam lemak zaitun karena ini yang paling sesuai dengan value brand mereka untuk melestarikan ekosistem laut. Tahukah kalian kalau populasi ikan hiu telah menurun secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir? Ini terjadi karena penangkapan berlebihan, polusi laut serta konsumerisme. Pemilihan asam lemak sebagai natural derived Squalane dari asam lemak zaitun menurutku sudah yang paling tepat. Lalu keunggulan asam lemak zaitun dari lemak jenuh ikan hiu?Plant-based Squalane memiliki kemampuan hidrasi yang tinggi dan mampu menjaga kelembaban dalam kulit dengan lebih baik. Ia juga non-comedogenic dan cocok untuk semua jenis kulit (healthline.com).
1,5% Bicowhite® Complex : Membantu mencerahkan kulit serta mencegah berbagai proses pembentukan dark spots.
0,5% Pineapple Ceramide : Membantu mencerahkan serta melembabkan kulit.
0,2% Acai Berry Extract : Bekerja sebagai antioxidant dan anti-wrinkles.
0,1% Tranexamic Acid : Membantu mengurangi jerawat dan dark spots.
Packaging
Seperti yang aku jelasin di atas kalau brand ini kemasannya clean, jadi nggak banyak menimbulkan sampah karena bisa di daur ulang. Pertama dari boxnya terbuat dari ivory paper tanpa coating yang 100% bisa di daur ulang. Kemudian botolnya terbuat dari kaca, ini kalau habis bisa kita gunakan kembali sebagai vas bunga or wadah diffuser. Terakhir droppernya terbuat dari bahan campuran antara kaca dan pencetannya itu entah apa namanya aku kurang tahu, tapi tertara ini juga 100% bisa di daur ulang.
Botolnya berukuran 20ml, bahan kaca doff dengan dropper yang modelnya pencetan bagian atas, jadi bukan tipe yang bahannya karet seperti kebanyakan kemasan serum.
Trus, untuk boxnya karena tanpa coating ini malah enak banget dipegang bagian permukaannya, but bahan kayak gini tuh kadang rontok trus cepet lembek, but it's okay ini yang membuatnya mudah di daur-ulang.
Informasi yang tertera di kemasan juga sangat lengkap, bahkan tertera tentang sustainability facts.
Texture & Scent
Bagian minyaknya berwarna kuning sementara yang air warna putih keruh. Ketika dikocok mereka menyatu menjadi milky white dengan sedikit hints kekuningan.
Teksturnya cair dan bener-bener runny, hampir nggak terasa kalau sebenarnya ini ada minyaknya. Mudah meresap, just like a water, dengan finish kulit terasa halus, well moisturized dan terlihat glowing.
Oasea dual-phase oil serum ini 0% fragrance, jadi bau yang dihasilkan itu berasal dari kandungan di dalamnya & baunya itu unik, seperti daun pisang kering ketika 2 cairan menyatu sempurna, but… aku pernah coba ketika keduanya nggak begitu menyatu, tercium sedikit bau apek khas minyak. Baunya ini nggak nempel terlalu lama kok, apalagi kalau setelahnya kalian layering dengan produk lain yang punya aroma lebih kuat ini bakal menghilang aromanya.
How to Use?
Cara menggunakannya sangat mudah, cukup #ShakeDropGlow (Kocok, teteskan dan tadaaa glowing deh, hehe). Pertama kocok dahulu hingga 2 lapisan menyatu, kemudian teteskan ke telapak tangan or langsung ke wajah, kalau aku prefer ke tangan aja soalnya ini watery banget dan meluncur dengan cepat, lalu aplikasikan ke wajah dengan cara dipijat-pijat, bisa pakai jari or Gua Sha. Kalau pakai Gua Sha lebih enak sih ini supaya peredaran darah lebih lancar trus kulit juga jadi lebih kencang. Cara pakai Gua Sha gimana? Biasanya aku mulai dari pipi dekat hidung tarik ke luar, trus dagu tarik ke atas dan jidat tarik ke atas. Lihat gambar di bawah deh supaya lebih jelas.
Urutan pemakaiannya gimana?
Untuk pagi hari aku lebih suka pakai produk ini sebagai pengganti moisturizer karena menurutku efek lembabnya udah sangat pas untuk kulitku yang combination to oily. Sementara untuk malam hari aku gunakan setelah moisturizer untuk ekstra kelembaban.
Begini urutannya,
Pagi : face wash - toner - Oasea Face Oil Serum - sunscreen.
Malam : cleansing balm - face wash - toner - moisturizer - Oasea Face Oil Serum.
My Experience
Jujur pertama kali cobain Oasea Oceanus Squalane + Tranexamic Spot Correcting Face Oil Serum aku terkejut, why? Ini dual phase yang jelas-jelas ada minyaknya tapi rasanya super ringan bahkan malah ada efek refreshing di kulit. Aku sempat mikir apa jangan-jangan belum menyatu sehingga yang keambil bagian airnya saja. But… pemakaian ke 2, kali ini aku bener-bener pastiin dia menyatu sempurna dan rasanya tetep sama! Ringan + menyegarkan! Nggak ada rasa lengket atau kesan berminyak sama sekali. Ketika diratain ada sedikit rasa licin, tapi kemudian setelah terserap terasa halus di kulit. Finishnya glowing, lebih terlihat seperti healthy glow bukan minyakan yaa!
Untuk digunakan sebelum sunscreen ini bantu banget jadiin sunscreen yang awalnya kesat + sulit diratain jadi mudah diratain, kayak meluncur begitu saja.
Surprisingly ini beneran nggak clogged pores! Beberapa dual-phase produk yang pernah aku coba menyumbat pori-pori yang bikin banyak komedo atau malah jerawatan. Sementara produk ini sejak pemakaian pertama tidak ada clogged pores sama sekali.
Efek lembab serta hidrasinya sangat bagus, bahkan ini bisa aku pakai untuk skincare di pagi hari sehingga nggak banyak skincare yang aku pakai. Cukup sabun pembersih, toner, serum ini dan sunscreen.
So far, aku sudah cobain produk ini selama 7 hari secara rutin pagi dan malam hari, hasil yang bisa aku lihat dan rasakan kulit terasa lebih well moisturized & hydrated, trus juga jadi nggak mudah rewel, I mean kulitku kan sensitif + acne-prone biasanya mudah banget timbul kemerahan or jerawat, nah seminggu belakangan nggak ada masalah sama sekali.
Bagaimana efeknya untuk memudarkan noda? Aku amati ada bekas jerawat kecil yang agak pudar warnanya, sementara noda yang besar dan cukup dalam belum ada perubahan. Aku rasa karena memang aku memakainya baru 7 hari jadi hasilnya belum begitu terlihat untuk noda.
Conclusion
Oasea Oceanus Squalane + Tranexamic Spot Correcting Face Oil Serum memang bukan dual-phase pertama yang aku cobain, tapi aku bisa bilang ini adalah dual-phase pertama yang rasanya super nyaman di kulitku! Seriously kalian yang mungkin punya pengalaman kurang menyenangkan dengan dual-phase or oil products bakal kaget setelah cobain produk ini. Kok bisa yaa dual-phase tapi rasanya ringan dan malah menyegarkan?
Untuk hasilnya overall aku menyukainya, hampir semua manfaat yang tertulis beneran aku rasain, hanya saja untuk noda memang belum begitu terlihat, but it's okay mengingat memang pakainya baru 7 hari.
Untuk informasi lebih details tentang produk ini or Oasea Laboratories kalian bisa kunjungi instagram @oasea.id or langsung ke website Oasea.
Oh iya, setiap 1% hasil penjualan Oasea Oceanus Squalane + Tranexamic Spot Correcting Face Oil Serum akan disumbangkan untuk pelestarian hiu tikus yang ada di pulau Alor melalui NGO, Thresher Shark Indonesia.
Saturday, January 15, 2022
Review Tinka Whitening Glass Skin & Acne Clear Skin Serum, Atasi Jerawat & Jadikan Kulit Glowing!
Apa masalah terbesar kulitmu? Kalau kulitku sih sampai saat ini permasalahannya tetap sama, yaitu jerawat. Trus, kalau jerawatnya sudah sembuh aku harus berusaha dengan keras mengatasi bekasnya. Tidak sampai disitu saja, setelah jerawatan biasanya kulitku bakal agak kusam, dehidrasi & tekstur kulitnya jadi kasar or tidak rata. Lalu, bagaimana mengatasinya? Pertama aku harus fokus sembuhkan jerawatnya, kemudian setelah jerawat membaik aku akan pakai produk yang fungsinya untuk menghidrasi serta mencerahkan. Nah, solusi untuk masalahku tersebut bisa teratasi dengan 2 serum terbaru dari Tinka!
Sebelumnya mari kita kenalan dulu dengan Tinka. Tinka adalah local brand yang diluncurkan sekitar bulan Oktober 2020, masih terbilang baru ya? Produk mereka telah teruji secara klinis dan terdaftar BPOM, jadi sudah terjamin keamanannya. Awalnya mereka punya serangkaian perawatan kulit yang menurutku adalah basic skincare, mulai dari pembersih wajah, toner & pelembap untuk pagi dan malam hari. Jujur, aku kenal Tinka ini dari review teman-teman yang telah lebih dulu mencobanya. Dari banyaknya review yang aku baca rata-rata banyak yang cocok dan menyukainya.
Finally, setelah eyeing cukup lama aku bisa cobain produk terbaru Tinka & tentu aku sangat excited! 2 produk terbaru mereka adalah Whitening Glass Skin Serum dan Acne Clear Skin Serum. Dari namanya saja langsung bisa kita tebak apa fungsi dari 2 produk ini, okay sekarang langsung saja aku mau bahas serumnya 1 per 1 lebih detail.
TINKA WHITENING GLASS SKIN SERUM
Product's Information
Name: Whitening Glass Skin Serum
Brand: Tinka
Origin: Indonesia
Volume: 20ml
PAO: 12 Month
BPOM: NA18211900297
Price: Rp. 119.900
Ini adalah serum yang diformulasikan untuk menyamarkan flek/ noda hitam di wajah seperti bekas jerawat contohnya. Membantu menjaga kelembapan kulit, menjadikannya tetap halus, lembut dan cerah.
Main Ingredients
Niacinamide : Ini membantu mencerahkan kulit, memudarkan flek serta mengurangi kerutan. Pemakaian jangka panjang juga bagus untuk memperbaiki tekstur kulit.
Vitamin B5 : Menjaga kulit tetap halus dan lembut.
Hyaluronic Acid : Menutrisi dan menghidrasi kulit.
Packaging
Dikemas dalam botol dropper berbahan doff berukuran 20ml. Ini menurutku ukuran standard kebanyakan serum local brand yang bakal habis dalam 1-2 bulan. Desain kemasannya menurutku fancy! Warnanya cantik, pink dengan gambar bunga.
Kemasan luarnya box kertas dengan informasi yang tercetak cukup lengkap dan dalam 2 bahasa. Mulai dari kandungan utama, full ingredients, cara penggunaan juga fungsinya.
Oh iya, sayangnya serum ini kemasannya terlalu banyak segel plastik. Jadi box kertasnya itu tersegel plastik trus di dalamnya botol serum disegel plastik lagi. Mungkin ini supaya lebih aman, tapi menurutku salah 1 saja sudah cukup supaya tidak terlalu banyak sampah plastik.
Texture & Scent
Dari luar botol terlihat serum ini warnanya sedikit ada hints kuning, tapi sebenarnya dia bening. Teksturnya kental agak slimy dan terasa licin ketika diratain. Aku suka banget dengan produk dengan tekstur seperti ini karena lebih satisfying ketika diaplikasikan. Meskipun dia licin tapi nggak lengket kok di kulit, kesannya sedikit basah trus pas udah terserap bikin kulit glowing. Ini bener-bener definisi glowing yaa, bukan berminyak.
Sementara untuk baunya, aku mencium kayak bau bunga tapi nggak tahu bunga apa itu? Trus ada sedikit hints manis. Baunya ini nggak nempel, jadi bakal hilang & sama sekali nggak ganggu.
How to Use?
Tinka Whitening Glass Skin Serum ini bisa digunakan pagi maupun malam hari. Urutannya setelah pemakaian toner, kemudian dilanjutkan dengan pelembap & sunscreen di pagi hari. Gunakan 2-3 tetes untuk seluruh wajah & leher, oleskan secara merata kemudian tepuk-tepuk lembut hingga terserap.
TINKA ACNE CLEAR SKIN SERUM
Product's Information
Name: Acne Clear Skin Serum
Brand: Tinka
Origin: Indonesia
Volume: 20ml
PAO: 12 Month
BPOM: NA18200108694
Price: Rp. 119.900
Serum yang diperkaya dengan perpaduan bahan aktif untuk membantu merawat jerawat & menenangkan kulit. Selain itu serum ini juga menjaga kelembapan kulit serta menjadikannya lebih halus dan lembut.
Main Ingredients
Salicylic Acid (BHA) : Membersihkan pori-pori dan mengangkat sel kulit mati.
Centella Asiatica : Menenangkan kulit serta mengurangi inflamasi dan mencegah iritasi.
Allantoin : Menenangkan dan menghaluskan kulit.
Packaging
Packagingnya sama persis dengan Tinka Whitening Glass Skin Serum, hanya saja beda warna. Acne Clear Skin Serum ini warnanya biru. Selain itu secara keseluruhan sama kok, jadi nggak akan aku bahas lagi.
Texture & Scent
Memiliki tekstur kental yang sekilas mirip dengan Glass Skin Serum, bedanya Acne Clear Skin Serum ini lebih cepat terserap trus nggak ngasih kesan glowing di kulit. Terasa ringan, nggak lengket & nggak greasy, bener-bener nyaman buat kulitku yang combination to oily dan aku rasa all skin types juga bakal nyaman pakai ini.
Baunya juga agak mirip, hanya saja ini lebih dominan bau bunga dan nggak ada hints manis.
How to Use?
Karena Tinka Acne Clear Skin Serum ini mengandung BHA, jadi aku memakainya di malam hari saja. Penggunaannya di slot serum yang kemudian aku tambahkan serum lain lagi yang punya fungsi hydrating, kenapa begitu? Kulitku tuh sensitif, jadi kalo pakai produk yang ada kandungan exfo harus kasih ekstra hydrating setelahnya buat menghindari iritasi.
Penggunaannya cukup 2-3 tetes untuk seluruh wajah & leher, usapkan dengan lembut kemudian tunggu hingga meresap & lanjut layering dengan skincare lain.
MY EXPERIENCE
Sebelum cobain 2 serum Tinka kebetulan lagi ada bakal jerawat. Ini masih bakal ya, jadi kulitnya agak benjol, merah & terasa nyeri. Saat itu memang aku lagi nggak ada jerawat aktif. Aku langsung cobain Tinka Acne Clear Skin Serum di malam hari and surprisingly selang beberapa jam pemakaian rasa nyerinya berkurang, baru terasa kalau dipegang saja.
Keesokan paginya, rasa nyeri sudah bener-bener hilang tapi kulit masih merah dan agak benjol. Pikirku ini bakal ada 2 kemungkinan, jerawat jadi mateng atau ini jerawatnya nggak jadi keluar? Malam harinya aku gunakan lagi Acne Clear Skin Serum & besok paginya dengan mengejutkan kulit udah rata, tapi masih sedikit merah. Aku raba juga udah nggak ada yang mengeras.
Pemakaian 3 malam Tinka Acne Clear Skin Serum bakal jerawat nggak jadi muncul, bener-bener hilang nggak berbekas. Padahal ini kalau aku diamkan bisa semingguan nyeri dan bengkaknya.
Lanjut aku tambahkan Tinka Whitening Glass Skin Serum di skincare routine ku. Sebelum pakai serum ini permasalahan kulitku adalah warna tidak merata, agak dehidrasi, kusam, banyak bekas jerawat (kebanyakan bekas lama) & tekstur kulit kasar.
Jujur pertama pakai serum ini tuh aku agak khawatir kalau dia bakal pilling ketika aku layer dengan produk lain mengingat finishnya yang bikin kulit glowing, tapi ternyata aku salah! Ini nggak pilling sama sekali, bahkan aku pakai buat base makeup juga bagus, bikin kulit super halus!
Tinka Whitening Glass Skin Serum ini aku pakai dengan rutin selama 2 minggu di pagi dan malam hari. Efek hidrasinya bagus & nggak ada reaksi buruk di kulitku yang gampang berjerawat.
Tinka Whitening Glass Skin Serum & Acne Clear Skin Serum bisa dilayering nggak sih? Bisa! Melihat kandungan keduanya nggak ada yg kontra kalau dipakai bersamaan. Biasanya tiap malam aku pakai keduanya, baru di pagi hari pakai yang Whitening Glass Skin Serum saja.
Lalu kenapa 3 hari pertama aku pakai Acne Clear Skin Serum saja? Aku nggak bisa pakai lebih dari 1 produk baru secara bersamaan, buat tes bagaimana performanya & kalau ada reaksi burum bisa langsung ketahuan siapa penyebabnya.
Bagaimana hasilnya setelah pemakaian 2 serum secara rutin? Nggak ada jerawat baru, kulit terasa lebih sehat, water and oil balanced alias terhidrasi dengan baik. Pori-pori lebih bersih sehingga membuat tampilannya lebih kecil, warna kulit jadi agak rata dan sedikit cerah, beberapa bekas jerawat juga memudar. Trus teksturnya terlihat lebih halus nggak sih kalau kalian lihat dari foto before-after?
CONCLUSIONS
Overall Tinka Whitening Glass Skin Serum & Acne Clear Skin Serum ini worth to try! Kalian bisa coba keduanya or pilih yang sesuai permasalahan kulit kalian saat ini. Aku pribadi sangat menyukai Whitening Glass Skin Serumnya, soalnya ini tuh finishnya bagus banget dan multifungsi bisa aku jadiin base makeup. Sementara untuk Acne Clear Serumnya menurutku cukup bagus, hanya saja aku belum bisa lihat performanya untuk atasi jerawat yang agak parah kayak cystic acne.
But, sekali lagi aku nggak bosan buat ingetin kalau produk bakal tetep cocok-cocokan, apa yang hasilnya bagus di aku bukan berarti di kalian juga bakal bagus. Jenis kulit, permasalahan kulit & alergi dengan kandungan tertentu bisa sangat mempengaruhi hasilnya.
WHERE TO BUY?
Produk Tinka bisa kalian dapatkan di Shopee, atau untuk informasi lebih lanjut bisa cek Instagram mereka.
Wednesday, January 12, 2022
Review Scarlett Brightening Shower Scrub Varian Terbaru! Jolly, Freshy & Charming
Finally, Scarlett meluncurkan 3 varian baru untuk Brightening Shower Scrub mereka, yaitu Jolly, Freshy & Charming. Sebelumnya aku telah mencoba ketiga lotion varian ini and I really love it! Apalagi yang Jolly, my fav! Sekarang jadi makin lengkap deh ada Brightening Shower Scrub nya.
Buat kalian yang mungkin belum tahu atau baru mau coba-coba produk dari Scarlett aku mau jelasin dikit nih tentang Brightening Shower Scrub, ini apaan sih kok warna dan teksturnya tampak menggemaskan?
Scarlett Brightening Shower Scrub adalah sabun mandi bertekstur gel dengan butiran scrub lembut warna merah dan biru di dalamnya, ini nih yang membuatnya makin menggemaskan! Tidak hanya teksturnya yang cantik, tapi produk ini juga punya bau yang enak, inspired by International best selling perfume, apa saja itu? Nanti aku jelasin 1 per 1.
Apakah itu saja kelebihannya? Tekstur cantik dan wangi? Nggak dong! Produk ini punya beberapa kandungan utama yang bagus untuk merawat kulit, yaitu :
Glutathione : Membantu mencerahkan dan meratakan warna kulit. Meningkatkan kelembapan serta elastisitas kulit. Melindungi dari radikal bebas. Mengandung antioksidan yang menjadikan kulit lebih sehat, kuat dan glowing.
Vitamin E : Mengurangi peradangan, membantu pembentukan kolagen, meningkatkan kelembapan dan elastisitas kulit, mempercepat proses regenerasi, mencegah kerusakan kulit.
Collagen : Meningkatkan elastisitas kulit, melembapkan, memperlambat penuaan dan mengurangi kerutan.
So, selain teksturnya yang cantik dan wangi produk ini juga membantu merawat kulit, supaya tetap sehat, bersih dan cerah. Trus, Scarlett Brightening Shower Scrub ini juga aman untuk semua jenis kulit, bahkan untuk ibu hamil & menyusui. Buat anak-anak boleh nggak? Minimal 13 tahun ya baru boleh pakai.
Butiran scrub warna-warni apakah cuma untuk mempercantik saja? Ini fungsinya untuk mengangkat sel kulit mati dengan lembut sehingga tidak menimbulkan iritasi.
Sekarang kita bahas kemasannya. Dikemas dalam botol bulky kemasan 300ml, ini cukup besar & dengan tutup model flip top. Oh iya, ada sedikit perbedaan dengan varian lama yang aku coba sekitar 1 tahun yang lalu, sekarang di bagian atas tutupnya ada embossed tulisan scarlett, jadi embossed nya nggak di bagian badan botolnya saja.
Dibagian botolnya dilengkapi dengan stiker hologram yang ada kodenya buat cek keaslian produk. Supaya pasti daper yang asli jangan lupa beli di distributor resmi mereka ya!
Nah, sekarang yuk bahas lebih lanjut tentang varian baru mereka, bagaimana baunya? Ketahanan aromanya? Efeknya setelah pakai gimana?
Scarlett Brightening Shower Scrub - Jolly
Wanginya terinspirasi dari perfume YSL Black Opium, perpaduan aroma coffee, jasmine, cedar wood & vanilla. Menurutku ini wanginya manis tapi punya sentuhan mewah yang membuatnya terkesan elegan.
Teksturnya gel agak cair dengan busa lembut yang cukup banyak. Butiran scrubnya tidak terlalu banyak sehingga nyaris nggak terasa ketika kita gosokkan ke kulit.
Setelah dibilas kulit masih terasa lembap, nggak kesat dan wanginya lumayan tahan lama. Aku pakai di sore hari hingga malam menjelang tidur masih tercium baunya.
Scarlett Brightening Shower Scrub - Freshy
Terinspirasi oleh perfume best seller Jo Malone - English Pear & Freesia. Memiliki perpaduan aroma Patchouli, Melon, English Pear & Freesia. Menurutku ini baunya terkesan dewasa dan elegan, dominan aroma bunga yang pada awalnya aku merasa itu hampir mirip aroma mawar.
Warnanya kuning pucat yang ketika dituangkan dia nyaris tak berwarna. Teksturnya gel agak cair, sedikit lebih cair dibanding Jolly. Untuk butiran scrubnya sama, masih nggak begitu terasa dan nggak melukai kulit.
Wanginya semerbak ketika dibusakan dan diaplikasikan ke badan, tapi sayang sesaat setelah dibilas wanginya mudah hilang, bahkan kurang dari 1 jam. Sementara untuk efek lembap setelah pemakaian efeknya masih sama seperti Jolly.
Scarlett Brightening Shower Scrub - Charming
Terinspirasi aroma Baccarat Rouge 540, perpaduan Jasmine, Saffron, Cedar Wood & Ambergris. Jujur sebenarnya aku kurang suka aroma Baccarat Rouge 540 itu sendiri, why? Dia terlalu pasaran, aku kemana-mana selalu nyium aroma ini hehe. Aromanya tipe woody ada sedikit warm spicy & fresh.
Warnanya ungu kebiruan dan aku merasa ini scrubnya kayak paling banyak diantara 2 varian lainnya tadi sehingga membuat teksturnya juga jadi lebih kental.
Wanginya kuat banget, bahkan sampai keesokan harinya masih tercium. Sayang, varian ini terasa kesat setelah dibilas, dan nggak ngasih kelembapan setelahnya, jadi aku harus langsung kasih body lotion, sementara 2 varian tadi aku nggak harus kasih lotion pun masih lembap.
The Results & Conclusions
Aku telah memakai 3 varian terbaru Scarlett Brightening Shower Scrub selama kurang lebih 2 minggu secara bergantian. Aku rasa untuk hasil mencerahkan mereka bertiga sama, yang membedakan adalah baunya, ketahanan bau dan efek lembap setelahnya.
Diantara 3 varian aku paling suka bau Jolly. Soal bau ini tentu preferensi orang berbeda-beda ya, sementara aku memang suka bau yang manis dan ada sedikit sentuhan elegan.
Berikut aku bikin tabel perbedaan ketiganya.
Foto di bawah adalah before-after penggunaan Scarlett Brightening Shower Scrub selama 2 minggu. Foto aku ambil di tempat & jam yang sama, hanya saja cuaca berbeda sehingga mempengaruhi skin tone ku jadi agak kuning afternya. But, lihat dengan saksama, di bagian pergelangan tangan yang tadinya belang jadi agak pudar sehingga warnanya terlihat lebih merata.
Where to buy?
Dapatkan produk Scarlett yang asli dengan order melalui whatsapp (0877-0035-3000), line (@scarlett_whitening), dm instgram @scarlett_whitening, ataupun shopee (Scarlett_whitening) PILIH SALAH SATU SAJA.
Semua produk Scarlett harganya sama, yaitu Rp. 75.000 tetapi ada paket hemat Rp. 300.000 dapet 5 produk dengan box exclusive + free gift.
Thursday, January 6, 2022
Review Pinkflash Lasting Matte Lip Cream Brick Brown Collection
Siapa penggemar warna Brick Brown? Jika kalian adalah salah satunya maka wajib banget lirik koleksi warna terbaru dari Pinkflash Lasting Matte Lip Cream ini. Koleksi warna Brick Brown mereka ada 3 pilihan, karena bingung mau yang mana dan mengingat harganya sangat terjangkau tentu aku putuskan untuk membeli semuanya, hehe.
Ngomong-ngomong, awal tahun lalu ketika produk Pinkflash baru saja memasuki pasaran Indonesia aku sudah pernah mereview beberapa produknya sekaligus. Waktu itu konsep review ku adalah BUY or BUY? Ternyata dari beberapa produk yang aku coba kebanyakan hasilnya adalah BUY! Tentu ini membuatku super excited buat cobain produk-produk baru Pinkflash dan nggak nyangka kalau sekarang merk ini jadi rame banget di Indonesia, trus makin banyak juga produk mereka! Bahkan untuk lip products aja mereka ada beberapa macam yang jujur ini bikin aku agak bingung.
Aku jadi ingat, lip products mereka sempat viral karena ada pengguna yang nggak cocok, reaksinya cukup mengerikan sehingga bermunculan berita tentang produk Pinkflash sebenarnya aman apa nggak sih? Aku sudah baca artikelnya dan ternyata hal tersebut (reaksi buruk) terjadi karena alergi. Sebetulnya ini sesuatu yang biasa, I mean nggak harus karena Pinkflash kalian bisa aja ngalamin alergi. Aku sendiri alergi dengan matte lipstick Wardah, yes seriously Wardah loh ini brand yang cukup besar dan sudah pasti aman terdaftar BPOM. Apakah aku nyalahin Wardah? No, karena ya emang aku aja yang alergi dengan formulanya sehingga mengakibatkan gatal bahkan sampai kayak bentol-bentol gitu. Orang lain yang nggak ada alergi ya aman-aman saja pakai. Di sini aku nggak belain Pinkflash yaa, tapi cuma mau meluruskan dan berbagi pengalaman, lagian aku juga nggak dibayar, semua produk Pinkflash yang aku review 100% aku beli sendiri.
Pinkflash Lasting Matte Lip Cream
Kok jadi bahas alergi terlalu panjang? Oke sekarang kita balik bahas di Brick Brown Collection yang cantik ini.
Packaging
Dari segi kemasan nggak ada perubahan yang berarti, kecuali bagian tutup yang ada motifnya (tapi nggak semua gini, hanya warna or edisi tertentu kayaknya). Trus, ada 1 lagi yang menurutku perubahan kecil yang bagus, apa tuh? Sebelumnya aku merasa kecewa karena mereka tuh nggak nyantumin kode shade di bagian bawah botol, tapi cuma di bagian plastik segel, sehingga ketika segel dibuka yaudah ilang deh. Sekarang ada! Ditempel stiker bagian bawahnya.
Aplikator juga masih sama, model reservoir. Dari berbagai bentuk aplikator aku suka banget dengan model ini karena ujungnya lancip trus bagian tengahnya berlubang, nah lubangnya ini kayak menyimpan cadangan lip cream, jadi pas kita ratain terasa kurang bisa agak ditekan bagian tengahnya.
Swatches
Sekarang kita bahas tiap warnanya. Sekilas dari luar kemasan tampak sama ya? Lalu ketika aku coba swatch di tangan juga kayak nggak terlalu ada perbedaannya. Apalagi kalau kita coba tanya orang awam yang nggak pernah mainan lip products dia bakal jawab sama aja nggak ada bedanya. Mari kita amati lebih dekat!
BB01 menurutku ini warna Brick Brown dengan hints orange dan terkesan warm. BB02 dia lebih menonjol warna merahnya dengan kesan neutral. Sementara BB03 ini mirip BB02 hanya saja dia lebih cool. Jadi, 3 warna ini tuh bisa disesuaikan dengan undertone kalian.
Sekarang lihat swatches di bibir. Kelihatan nggak bedanya? Aku merasa BB01 yang paling cocok buatku karena aku memiliki warm undertone.
Formula
Gimana dengan formulanya? Masih sama saja atau ada bedanya? Menurutku ini beda! Beda dan lebih baik dari yang sebelumnya! Sebelumnya ketika cairan sudah kering waktu kita tutup bibir kerasa ada yang agak lengket. Nah, sekarang nggak! Ketika sudah kering terasa lembut dan agak velvety, nggak lengket trus juga lumayan ringan. Jadi ini matte lip cream yang finishnya agak velvety + lembut gitu jatuhnya.
Texture & Scent
Untuk tekstur dan baunya sih masih sama yaa, tipe liquid kental dan baunya kayak perpaduan milky + caramel, pokoknya gourmand gitu lah baunya, I love it! Dari segi pigmentasi juga ini bagus! Cukup 1x sapuan sudah bisa menutup warna bibir dengan sempurna.
Performance
Bagaimana dengan ketahanannya? Kalian bisa lihat foto di bawah. Dalam waktu 4 jam aku sudah minum & makan berat berkali-kali, hasilnya warna nggak sepenuhnya hilang. Transfer proof nggak? Nggak, but no problem! Produk harga segitu minta transfer proof?
Bikin bibir kering nggak? Nggak, asalkan pakai pelembap bibir sebelumnya. Tips nih kalau kalian pakai lip balm terlebih dahulu pastikan aplikasikan produk ini ketika sudah tidak ada bagian yang glossy or berminyak. Gimana ya jelasinnya? Haha, intinya jangan langsung aplikasikan, soalnya ini bikin produk jadi lebih lama kering & pigmentasinya jadi agak berkurang.
Conclusion
Overall, aku cukup puas dengan produk ini & pastinya bakal beli lagi warna lain. Aku juga sudah beli beberapa produk Pinkflash lainnya, nanti bakal aku review 1 per 1 kalau nggak mager sih, hehe.
Where to buy?
Produk ini aku beli di Shopee dengan harga sekitar Rp. 12.000/pcs.
Friday, December 24, 2021
Finally, I Bought My First Camera! SONY A6400
Bukan, ini bukan sebuah postingan review kamera tapi nggak tahu juga kelak mungkin bakal aku review? Ini hanya sebuah chit-chat nggak penting tentang bagaimana akhirnya aku bisa beli kamera? Lantas, kalau nggak penting kenapa tulisan ini harus di post di blog? Karena blog ini juga yang bantu aku bisa beli kamera, hehe.
Ketika memulai blogging sedikitpun aku tidak pernah berfikir bakal sejauh ini. Oke, bagi sebagian orang pencapaianku memang belum seberapa, tapi bagiku ini adalah hal besar dan aku menikmati setiap prosesnya. I started my blog in 2017, saat itu aku hanya bermodal Handphone Xiaomi Redmi 3X. Aku gunakan hp ini untuk memotret dan blogging, yups aku blogging hanya bermodal hp, susah sih kalau mau atur tema dll, tapi mau gimana lagi? hanya itu yang aku punya dan daripada nunggu punya kamera or laptop maka yourwilddaisy.com kemungkinan hingga detik ini nggak bakal ada.
Sekalipun untuk bermimpi aku nggak berani bayangin kalau bakal bisa beli kamera. Jujur, keadaan ekonomi keluargaku sangat terpuruk di tahun 2017, Bapak sakit kanker dan aku harus kehilangan pekerjaan karena 2x seminggu mengantar Beliau untuk kemoterapi Kediri-Surabaya. Dulu aku jualan online, tapi akhirnya terbengkalai dan kehabisan modal. Modal sudah habis kemudian Bapakku meninggal. Keluargaku benar-benar berada di titik terendah, apa yang bisa dijual ya dijual supaya bisa makan. Sementara aku mengalami depresi cukup berat, lalu mulai membaik setelah aku melakukan apa yang aku sukai, yaitu menulis dan mencoba produk baru. Aku sudah pernah ceritakan ini di postingan anniversary yourwilddaisy.com ke 3 kalau nggak salah.
Tahun demi tahun berlalu dan semuanya semakin membaik. Kondisi kesehatan mentalku mulai sembuh dan secara finansial sudah bisa hidup normal selayaknya orang-orang. Ada beberapa sumber pendapatan yang bisa membantuku bertahan hidup hingga sekarang. Pertama dari Adsense blog ini, komisi affiliates Charis dan Sponsorship untuk review di blog maupun instagram. Nggak banyak, tapi bisa buat makan, jajan, biaya perawatan blog, upgrade peralatan serta beli properti foto.
Tahun 2020 aku menyadari kalau aku benar-benar butuh kamera, meskipun selama ini sering dapet compliment kalau fotoku dengan hp saja sudah bagus, but… aku nggak mau berhenti or jalan di tempat saja, aku harus upgrade jadi lebih profesional, ciyeehh. Aku bertekad harus bisa beli kamera di tahun 2021.
Awal 2021 aku sudah mengincar kamera dari Fujifilm, yaitu X-A7. Kenapa aku pengen kamera ini? Harga sekitar 7jutaan dan dari review yang aku baca ini cocok buat yang pemula, secara aku belum pernah pegang kamera. Trus, makin lama kok aku mikir bakal lebih fokus ke foto saja? Kayaknya X-T200 bagus deh, harganya beda 2jutaan. Yaudah aku tambah lagi tabunganku hingga seharga X-T200 dan pas tabungan tercapai lagi-lagi aku galau, mikir kalau X-T20 jauh lebih bagus meskipun keluaran lama, harga juga beda 2jutaan. Oke, aku nabung lagi.
12 juta terkumpul, harusnya aku langsung beli aja kan? Nggak, tiba-tiba aku berubah pikiran. Bukankah uang segini bisa dapet kamera Sony? Jadi, sebenere sejak awal aku pengen banget Sony, tapi budget nggak sampai akhirnya pindah haluan ke Fujifilm. Menurutku di Fujifilm tuh pilihannya banyak dan beda harganya nggak jauh. Misal nih di range under 10 juta ada banyak tipe buat dipertimbangkan. Sementara Sony loncat harganya tuh jauh, misal dari 7 juta trus seri atasnya udah 12 juta.
Bulan Juni 2021 tabunganku terkumpul 15 juta dan aku berencana untuk beli Sony A6400 di bulan juli. Takdir berkata lain, bulan juli aku positif Covid. Bukankah perawatan dan obatnya gratis? Yups tapi vitamin mahal dan makanan bergizi buat pemulihan itu harus biaya sendiri kan? Tabungan kamera terpakai deh, but no problem yang penting aku sehat.
Setelah negatif Covid aku positif hamil. Bisa dibilang ini kayak anugerah, karena rencana tahun ini mau program hamil ternyata sama Tuhan malah dikasih duluan.
Sempat terlintas di pikiranku kalau aku nggak usah beli kamera aja deh, mengingat kondisiku yang lagi hamil aku nggak bisa mengejar kekurangan tabungan buat beli. Tak disangka malah banyak job datang dan secara ajaib mendadak Charis Shop ku rame, akhirnya terkumpul juga uang buat beli kamera bahkan lebih.
Uang sudah ada, apakah aku langsung beli? Lagi-lagi ada masalah, toko official tempat aku mau beli kehabisan stock. Kenapa nggak beli di tempat lain? Kurang terpercaya dan harganya jauh lebih mahal.
Akhirnya waktu event 12.12 kemarin ada stock tapi untuk body only, yang mana akhirnya aku beli lensa terpisah. Harganya murah banget menurutku hanya 11,8 jutaan dan aku dapet tambahan voucher diskon 500 ribu. Sementara lensanya aku dapet di harga 1,5 juta beli di toko terpisah. Ngeselinnya tuh lensa hitam yang aku pesen habis, akhirnya dikirim silver yang jadinya agak aneh karena body kameraku hitam.
Yeayy! Akhirnya aku bisa beli kamera. Aku bener-bener nggak nyangka kalau akhirnya bisa pegang kameraku sendiri. Aku sangat bersyukur bisa berada di titik sekarang ini dan semoga kedepannya bisa makin baik. Untuk kalian semua yang sekarang sedang berjuang atau di titik terendah ingat jangan berhenti berusaha dan bermimpi karena itu membuat kalian tetap hidup. Aku sempat takut bermimpi tapi pada akhirnya aku lanjutkan mimpiku. Tidak ada yang tidak mungkin kalau belum dicoba, believe in yourself and be proud of who you are!
Oh iya, aku beli kamera di eMart by Shopee dan lensanya di shopee juga nama tokonya djipro.
Must Read!
Review Noera Lip Mousse, Bibir Cantik dan Lembap dengan Warna yang Tahan Lama
Tahukah kalian kalau saat ini soft & blurr lips sedang menjadi trend? Tampilan bibir seperti ini bisa kalian dapatkan menggunakan produk...
Hey there!